Tidak Mudah Menjadi Mama Muda (TM3)

Tidak Mudah Menjadi Mama Muda (TM3)
Episode 60 # TM3


__ADS_3

Sudah beberapa hari ini Sisil tidak masuk kerja.Ketidak hadirannya ditempat kerja ternyata membuat gundah gulana Andra.Andra berniat untuk menghubunginya tetapi dia gengi karena dia sudah memutuskan Sisil.


Diapun mencoba scroll handphonenya melihat sosmed nya Sisil.Namun sayang,Sisil sudah memblokir semua sosmed milik Andra.


"Huffttt!"Andra yang menarik nafasnya dalam-dalam dan menyandarkan punggungnya di kursi putarnya.


Sementara itu,


Dirumah Nicko,Ratih dan Hendrik sedang duduk diluar teras bersama Indah,Nicko dan Suci.


"Jadi apa tujuan pak Hendrik bersama ibu Ratih datang kemari?"Tanya Nicko selalu kepala keluarga.


Ratih dan Hendrikpun saling bertatapan muka sebelum menjawab pertanyaan Nicko.Dan Suci hanya duduk terdiam sembari memangku Zain yang kini sudah mulai aktif.


"Mbak... Suci,hiks.."Ucap Ratih yang bersimpuh di kaki Suci.


Perbuatan ibu Ratih itu sontak membuat Nicko,Indah dan Suci sendiri merasa terkejut.


"Ratih?Apa yang kamu lakukan?Tolong berdiri."Kata Suci yang terkejut.


"Enggak mbak,sebelum mbak memaafkan aku dan mas Hendrik,aku akan terus bersimpuh dibawah kaki mbak Suci.Hiks.. Hiks..."Ucap Ratih yang sendu.

__ADS_1


"Sudahlah Ratih yang berlalu biarlah berlalu.Aku sudah memaafkan mu tolong berdirilah,aku tidak ingin kamu bersimpuh dibawah kakiku tetapi bersimpuh lah kepada Tuhanmu."Ucap Suci sembari memangku ponakannya itu.


Ratih pun kembali ketempat duduknya disamping Hendrik suaminya.Entah mengapa hati Suci sedikit sakit melihat kedua orang yang telah menyakitinya dan menghianatinya kini sedang berada di hadapannya.


"Apa tujuan kalian datang kesini?"Tanya Suci.


"Sisil mbak!Sudah hampir 4 hari Sisil dirawat dirumah sakit,dia demam tinggi.Dia terus mengigau menyebut namanya Andra,aku datang kesini meminta tolong ke mbak Suci agar Andra mau menjenguk Sisil."


"Sisil sakit Tan?"Tanya Indah terkaget.


"Iya nak Indah,dia terus menyebut nama Andra."Ucap ibu Ratih dengan sendu.


"Suci,saya juga mohon maaf atas a..."


"Sudah lah,jangan pernah diungkit lagi.Nanti saya akan meminta Andra untuk menemui Sisil.Permisi!"Potong Sisil dan bergegas meninggalkan teras depan lalu memilih untuk masuk ke dalam rumah.


Semua orang yang duduk di teras itu juga terkejut melihat Suci yang meninggalkan obrolan.


"Pak Hendrik dan ibu Ratih mohon maaf atas sikap kakak ipar saya.Sayang coba lihat kakak kamu dulu."Ujar Nicko kepada kedua orang tua Sisil sembari memberikan interuksi untuk Indah.


"Iya mas.Saya permisi dulu Om dan Tante,"Pamit Indah.

__ADS_1


Hendrik dan Ratihpun mengangguk sembari tersenyum yang melihat Indah berjalan memasuki rumahnya.


Indah melihat kakaknya Suci yang terduduk di meja makan sembari memegangi Zain yang duduk diatas meja makan yang sibuk menggigit biskuit bayi.


Dinda menarik kursi yang berada di meja makan dan duduk disampingnya Suci.


"Mbak.."Ucap Indah.


"Hmmmm"Suci mendehem.


"Mbak kasian Sisil dia sedang sakit.Bujuklah Andra untuk menengoknya."


"Nanti mbak coba ngomong sama Andra."Jawab Suci yang tak menghiraukan keberadaan Indah yang berada disampingnya.


Indah sangat memahami betul perasaan Suci kakaknya saat ini.


Indah mencoba tidak untuk ikut campur terlalu dalam mengenai hubungan keponakannya dengan sahabatnya sendiri yaitu Sisil.


Namun Indah juga tidak segan untuk memberikan sarannya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2