Tidak Mudah Menjadi Mama Muda (TM3)

Tidak Mudah Menjadi Mama Muda (TM3)
Episode 9# TM3


__ADS_3

Jam kantor sudah pulangan,Indah bergegas merapikan meja kerjanya.Setelah mematikan komputernya dia berjalan menuju tangga ke lantai dasar.


Bosnya Mochi Ichida sudah pergi duluan dari jam 2 siang tadi untuk meeting.


Setelah sampai di warung,


Ada kak Siti dan suaminya Didi yang sedang menunggui jualannya.


"Tumben... Mereka berdua duduk nungguin pelanggan.Kemana Erika?"Batin Indah yang mulai melangkah ke dalam warung.


"Assalamualaikum... "Sapa Indah ke Kak Siti dan Didi.


"Waalaikum salam.Indah selepas ini ganti baju terus bantuin jualan ya.. Erika entah kabur kemana."Kata Kak Siti.


"Kamu kan sudah kerja kalau bisa tiap bulan kamu juga setor uang sewa dan uang makan."Tambah Didi.


"Apa kak?"Ulang Indah terkejut.


"Uang sewa rumah dan uang makan."Ulang Indah lagi.


"Iya.. Kamu kan sudah kerja.Jadi kamu wajib membayar.Kamu tau sendiri warung sudah sepi Erika enggak bisa di andalin.Kalau juaĺan,uang jualan nya malah dikasihkan cowoknya itu."Gerutu kak Siti yang sambil. memijit pelipisnya.


Indah hanya diam mengangguk tertunduk.


"Satu lagi,coba kamu itu kalau cari pacar mbok yo jangan Nicko."Ucap Didi dan Indah pun langsung mendongakkan kepala.


"Nicko itu cuman kurir cargo kesana-kesini.Heleh berapa sih gajinya itu!"Kata Didi yang ucapannya membuat Indah sakit.


"Enggk apa-apa cuman kurir cargo kak.Alhamdulillah dia punya kerjaan biar gaji kecil tetap dia bisa bersyukur!Dari pada dia bekerja di kantor besar tapi apa gunanya dia masih minta-minta uang sama perempuan."Sindiran telak buat Didi dan Siti.


Didi dan Sitipun menatap Indah dengan tatapan tidak kesal.Indah yang merasa ucapannya menyakiti hati Siti dan Didipun langsung berlalu meninggalkan mereka.


"Songong jadi orang!"Pekik Didi.


"Pokoknya Siti ya... Kamu harus minta uang jatah ke Indah.Enak betul numpang makan tidur gratis.Ini bukan penampungan."Kata Didi ke Siti geram.


"Iya mas lagian Indah baru masuk kerja!"Jawab Siti.


Indah yang mendengar percakapan mereka dari balik horden hanya bisa mengelus-ngelus dadanya dan menggelengkan kepala.


Diapun bergegas ganti baju dan siap-siap untuk berjualan nasi goreng dan mie goreng.


"Bismillah,, Ya.. Allah padahal aku capek sekali hari ini.Bangun subuh bersih-bersih memasak jualan mereka,setelah kerjapun aku harus kerja.Berilah kekuatan untukku."Batin Indah dan bersiap-siap.

__ADS_1


"Indah,kami mau pergi dulu.Jaga warung nasi ya.."Pesan Siti dan pergi dengan suaminya Didi.


"Iya..."Balas Indah dengan senyum.


...**************** ...


Sementara itu Erika sedang asik berbelanja dengan Om Wawan sugar dadynya.Dia berbelanja barang-barang brandednya.Setelah puas berbelanja dengan Om Wawan,Om Wawan pun mengajaknya ke hotel.


Om Wawan adalah salah satu manager perusahaan yang bergerak di salah satu bidang kontraktor.Dia mengenal Erika ketika dia makan siang di warung Erika.Semenjak itu mereka saling tukar nomor handphone.


Bisa dibilang Om Wawan pria paruh baya yang kesepian,karena anak dan istrinya jauh diluar pulau.


Dikamar hotel,


Erikapun sudah duduk dipinggiran ranjang.Dia sibuk membongkar hasil belanjaannya.


"Gimana?Sudah puas hari ini?"Tanya Om Wawan sambil mengecup kening Erika.


"Aku puuuuuuaaasss sekali,"Jawab Erika manja sambil mengalungkan tangannya ke leher Om Wawan.


"Kalau begitu puasin Om juga dong,"Kata Om Wawan dengan mengedipkan mata genitnya.


"Hmmmm... Tambahin dulu uang jajan untuk Erika."Kata Erika manja dan mengulas senyumnya.


Erika pun langsung meraup uang lembaran merah itu dan di taruhnya di atas meja nakas.


Dengan genit Om Wawanpun langsung memeluk Erika dari belakang.Dengan nafsu dia menghujani Erika dengan cumbuan-cumbuan mesra.


Erikapun membalikkan tubuhnya dia merespon kelakuan nakal sugar dadynya itu.


Baju stelan kantor yang rapi kini sudah terlucuti semua.Begitupun dengan Erika yang menanggalkan bajunya.Entah sejak kapan mereka berdua sudah tak berbaju itu.


Om Wawanpun merebahkan tubuh Erika di ranjang.Erika memang sangat ahli dalam memuaskan Om Wawan,tentunya ini bukan pertama kali mereka melakukannya.


Bahkan orang yang pertama kali mengecup madu nya adalah Om Wawan.Semenjak itu pergaulan Erika semakin liar.


Kak Siti dan Didi hanya masa bodo dengan Om Wawan.Mereka pura-pura buta tuli dengan hubungan Erika.Karena mereka sedikit menikmati jerihpayah Erika.


Beda halnya dengan Okta,pria yang digadang sudah beristri itu hanya bisa mengeruk pundi-pundi ke uangan Erika.


Setelah memadu kasih,Erika dan Om Wawan duduk bersandar dipinggiran ranjang tanpa berbusana.Sedangkan Erika menarik selimut untuk menutupi tubuhnya dan Om Wawan.


"1 jam lagi Om mau meeting,kamu mau pulanh atau tidur disini?"Kata Om Wawan sambil menyibak anakan rambut Erika.

__ADS_1


"Erika cek out besok aja ya Om.Erika sedang males dengan kak Siti."Jawab Erika.


"Ok.Gimana hubungan kamu dengan Okta?"Tanya Om Wawan.


"Ya.. Enggak semanis dengan hubungan kita."Jawab Erika sambil nyium pipi sugar dadynya.


"Ya jelas lah,dia enggak seperkass Om."Kata Om Wawan dan menyibak selimutnya dan menurunkan kedua kaki hendak mengambil celananya dilantai.


Sementara Erika kembali ke posisi tidur miring.Setelah selesai mengenakan baju kantornya dia mengecup kening Erika dan berlalu pergi.


"Dasar !!Ganjen..."Kata Erika.


Sementara itu Indah berjuang sendirian menggoreng nasi dan membuatkan minum untuk pembelinya.


Nickopun datang tepat waktu dan membantu Indah.Setelah semua selesai.. Indahpun membereskan meja dan nyuci piring di wastafel.


Nickopun menghampiri Indah,


"Kemana semua orang-orang yang dirumah ini?"Tanya Nicko.


"Kak Siti dan suaminya pergi entah kemana.Begitupula dengan Erika aku enggak tau dia dimana.!"Jawab Indah sambil nyuci piring.


"Kamu Enggak capekkah?"Tanya Nicko yang melihat Indah sedikit lelah.


"Yah.. Mau bagaimana lagi,kita numpang ya harus sadar diri."Jawab Indah.


"Sabar ya."Kata Nicko yang menguatkan Indah dan Indahpun mengulas senyumnya.


"Jam 12 malam,aku bantu tutup warung ya.Setelah itu kamu beres-beres dan Istirahat karena kamu besok kerja."


"Terimakasih ya."Kata Indah dan Nicko pun tersenyum.


Indahpun di bantu Nicko untuk menutup warungnya.Nicko sangat kasihan melihat kekasihnya di perlakukan seperti itu oleh keluarga Erika.


Sedangkan Erika yang diberi tanggung jawabpun tidak tau menahu.Dia hanya memikirkan dirinya sendiri tanpa memperhatikan Indah.


"Terimakasih ya.. Sudah bantuin aku."Ucap Indah.


"Ini ada nasi goreng spesial dari aku.Dimakan ya.😊😊"Ucap Indah dan Nickopun menerimanya sambil senyum.


"Makasih.Aku pulang ya."Kata Nicko dan tiba-tiba mencium pipi Indah serta lari ke luar.


Indahpun merasa kaget atas apa yang dilakukan oleh Nicko.Sembari menutup pintu Indah senyum-senyum sendiri dan memegangi pipinya.

__ADS_1


__ADS_2