Tidak Mudah Menjadi Mama Muda (TM3)

Tidak Mudah Menjadi Mama Muda (TM3)
Episode 42 # TM3


__ADS_3

Indah pun dibawa ke ruang periksa.Nicko dan Andra menunggu di luar ruangan.


"Suami dari ibu Indah?Kata seorang perawat.


"Iya sus.. Saya Nicko!"Jawab Nicko.


"Mari pak ikut saya ke dalam ruang periksa."Intruksi perawat dan Nicko mengangguk.


Setelah pamit sebentar sama Andra,Nicko berjalan menuju ruang periksa.Nicko melihat istrinya sudah siuman dan duduk di kursi pasien.


"Silahkan duduk pak Nicko."Titah dokter Tania.


Nickopun duduk disamping isterinya.


"Istri saya sakit apa dok?"Tanya Nicko yang panik.


Dokter Tania pun tersenyum.


"Selamat ya pak.Istri anda sedang hamil."Jawab dokter Tania.


"Hamil dok?Ini serius dok?"


"Sayang kamu hamil?"Kata Nicko dengan mata yang berbinar-binar.


"Iya mas.. Indah hamil"Jawab Indah sembari mengulas senyumnya.


"Berhubung sebelumnya Ibu Indah memiliki riwayat ke guguran sangat di sarankan di awal kehamilannya untuk dijaga ya bapak Nicko.Kesehatannya,moodnya jangan capek-capek ya bu Indah."


"Baik dokter.."


"Ini saya berikan vitamin ya bu Indah jangan lupa untuk diminum."


"Terimakasih dok.. Kalau begitu kami pamit dulu."Ucap Nicko dan dokter Tania mengangguk.


Ketika di ruang Tunggu..


"Bullek...."Kata Andra yang langsung memeluk Indah.


"Andra??Astaga.. Bullek kangen sekali sama Andra."Kata Indah sembari melepas pelukan Andra.


"Andra minta maaf bullek.. Andra .. "Kata nya yang terpotong.


"Ya sudah.. Kita pulang ya.. Ayok Mas."Kata Indah Nicko pun menggandeng Indah dan Andra berjalan dibelakang Indah.


5 Menit kemudian Indah Nicko dan Andra sampai dirumah.


"Indah...."


"Sisil??


Indah dan sisilpun saling berpelukan.


"Kok tumben datang kemari?"Tanya Indah sambil melepas pelukannya.


"Ayook masuk ke dalam rumah dulu."Ajak Indah sembari menggandeng Sisil.


"Sayang.. Mas antar paket dulu ya."Ucap Nicko sambil mengecup kening istrinya.


"Ayok Sisil Andra.."Kata Nicko sebelum berlalu pergi.

__ADS_1


"Iya kak..."Jawab ke duanya.


Diruang tamu..


"Bullek duduk yahh.. Biar Andra yang bikin minum."Ucap Andra sembari menuju ke dapur.


"Cerita dong.. Kok tumben kamu kerumah?"Tanya Indah dengan raut wajah yang bahagia bisa bertemu dengan teman seperjuangannya di ichida company.


"Tuh.. Ponakanmu kangen kamu katanya."Jawab Sisil sembari menunjuk Andra yang datang membawa minuman dan duduk disamping Sisil.


"Helech.. Tumben kangen,wong dia pergi dari rumah kok."Jawab Indah sembari mengerucutkan bibirnya.


"Sekarang mana tau aku Sil dia tinggal dimana?"Tambah Indah lagi.


"Dia loh kos di daerah kos-kosan ku Indah."Jawab Sisil.


"Helech pantesan... Kemari bawa kamu."Sahut Indah.


"He.. He.. Ayangku bullekk!!"Jawab Andra.


"Ayang???Hooo Ya ampun.. Kalian sudah jadian?"Kata Indah terkejut.


"Bagaimana kamu Sisil bisa jadian sama Andra ini?Si berondong.."


"Ihh.. Bullek.. Jangan gitu dong.."Gerutu Andra dan membuat Sisil dan Indah tertawa ngekeh.


"Oh ya.. Indah kamu sekarang sukses ya.."Kata Sisil yang memuji Indah.


"Alhamdulillah Sil.. Besar kecilnya sangat kami syukuri."Jawab Indah yang merendah.


"Kamu sakit apa Indah?Tadi kami kesini kamu sedang pingsan dan suami kamu membawa kamu kerumah sakit bersama Andra."Tanya Sisil lagi.


"Alhamdulillah Sisil aku positif hamil."Jawab Indah dengan raut wajah yang berbahagia.


"Jadi bullek hamil?"Kata Andra lagi dan Indah mengagguk iya.


"Awas saja ya kalau suami bullek enggak bertanggung jawab lagi."Ucap Andra dan Sisilpun menyikut lengan Andra.


"Insa Allah Andra mas Nicko sudah berubah.Andra bantu doa ya..."Ucap Indah sembari mengulas senyimnya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Senja pun sudah tiba.. Nickopun sudah tiba dirumah.Setelah bersih-bersih badannya dia pun pergi menuju dapur menghampiri istrinya.


"Kamu masak apa?Wangi sekali masakannya."Tanya Nicko sembari memeluk erat istrinya dari belakang.


"Ayam kecap mas.. Enggak tau Indah ke pingin makan sekali ayam kecap."Jawab Indah sembari mematikan kompornya.


Nickopun membalikkan tubuh Indah.Lalu dia mengecup mesra bibir istrinya itu.


"Jangan capek-capek ya.."Ucap Nicko sembari mengusap perut datar nya sang istri.


"Anak papah.. Sehat-sehat ya.."Bisik Nicko sembari mengusap perut istri.


Entah kenapa air mata Nicko terjatuh.


"Mas..??Are you okay??"Tanya Indah sembari kedua tangannya memegang kedua pipi kanan kirinya suaminya.


"Mas hanya teringat sama anak pertama kita sayang.. Mas sedih sekali.Mas menyesal.. Mas bodoh.."Ucapnya lagi sambil menghapus air matanya dengan lengannya.

__ADS_1


"Jangan sedih lagi mas.. Tuhan masih sayang sama kita .Kita masih diberi kesempatan diberi titipan lagi.Yang terpenting mas sudah berubah.Mas jangan mengulanginya lagi."Ucap Indah lagi.


"Maafin mas ya sayang.. Mas berjanji akan berubah"Jawab Nicko.


"Iya mas.. Ayook kita makan dulu."Kata Indah sembari menitah Nicko suaminya ke meja makan.


Nicko pun duduk di meja makan.Indah menyendokan nasi beserta lauknya di piring suaminya.


"Suapin mas ya... Aaaa"Kata Nicko sambil membuka mulutnya.


Indahpun menyuapi suaminya yang di mode manja tersebut.


"Bagaimana mas enak rasanya?"Tanya Indah sambil mengusap bibir suaminya dengan tangannya.


"Deliciussss..."Jawab Nicko.


"Vitamin dari dokter Tania sudah di minum?"Tanya Nicko.


"Belum mas nanti Indah minum."


"Kok belum diminum?Nanti lupa,"Kata Nicko sambil beranjak berdiri mengambil vitamin di meja nakas kamarnya.


"Hmmmmm... Alhamdulillah mas,sekarang kamu sudah mulai perhatian sama aku dan anakmu."Gumam Indah sembari mengusap perut datarnya.


Setelah Indah meminum vitaminnya.Nicko membuat kan susu untuk ibu hamil.


Belum sampai Indah meminumnya,Indah sudah memuntahkannya.Dia pun bergegas menuju ke wastafel.Nicko pun panik dengan keadaan sang istri.


"Hoek.. Hoek.. Hoek.."


Indah memuntahkan semua isi yang ada diperutnya.


"Sayang.. Kamu kenapa?"


Nicko panik melihat sang istri lemas pucat menyandarkan tubuhnya di dinding.


"Kamu kenapa?Sayang?"Tanya Nicko.


"Mas.. Mas itu susu apa?"Tanya Indah lemas.


"Susu untuk ibu hamil sayang.Memangnya kenapa?"Tanya Nicko lagi.


"Eneg mas.. Itu rasa vanila ya.Indah maunya rasa coklat."Jawab Indah manja.


"Yah.. Mas belinya 5 kotak lagi tadi."


"Mas kok enggak ngasih tau Indah dulu sih?"


"Mas belikan dulu ya.. Tunggu sebentar."


Indahpun menarik tangan suaminya.


"Sudah malam mas.Indah mau tidur ngantuk."Kata Indah sembari menguap.


"Terus malam ini anakku enggak minum susu dong."


"Besok saja ya mas... Mas belinya."


"Hmmmm Ya sudah ayo kita tidur.."Kata Nicko sambil meraih pinggang istrinya dan berjalan menuju tempat tidur.

__ADS_1


Moment yang sangat pernah Indah nantikan sejak dulu.Dulu Nicko pernah mengabaikannya ketika Indah hamil anak pertamanya.Di masa itu Indah benar-benar harus berjuang sendirian.Mencari nafkah menjadi tulang punggung juga.


Buah kesabaran Indah berujung manis.


__ADS_2