
Atas saran dari Mochi,Andra menghampiri Sisil dan mengajaknya ke suatu tempat.Dia mengajak Sisil ke taman Temat pertama kali dia mengungkapkan cinta kepada gadis yang dicintainya itu.
Mereka berdua duduk di bangku kursi dengan memasang wajah yang saling canggung tidak seperti biasa yang selalu bahagia.
Andra meraih tangan Sisil dan menggenggamnya.Sisilpun menatap Andra.
"Aku minta maaf,kalau aku ada salah sama kamu.Aku mau mengakhiri hubungan kita."Ucap Andra.
deg....
Sisil terkejut mendengar ucapan Andra dan menarik tangannya yang digenggam erat.
"Apa?Mengakhiri?"Ulang Sisil dengan mata yang berkaca-kaca.
Andra hanya bisa mengangguk terdiam.
"Aku pikir kamu akan memperjuangkan cinta kita Andra,tapi aku salah ,kamu lebih memilih untuk menyerah."Ucap Sisil dengan lirih sambil menyeka air matanya.
"Maaf Sil,apapun akan ku perjuangkan untuk kamu.Tapi kalau sudah menyangkut ibu.Ibu yang sudah mati-matian mengandung,melahirkan dan merawat ku hingga aku sebesar ini,aku lebih baik mundur."Jawab Andra lirih.
Sisil menyeka air matanya lagi yang jatuh hingga membasahi pipi,ketika dia mendengar Jawaban dari Andra.
"Its Okay... Aku paham kok dan aku akan belajar menerima semuanya.Kita memang enggak cocok karena aku adalah anak dari seorang pelakor.Fine...."
Setelah berucap Sisilpun bergegas pergi meninggalkan Andra yang masih terduduk di bangku taman sembari mengacak rambutnya.
"Ahkkkk......"Teriak Andra.
__ADS_1
Sementara Sisil sudah berada didalam mobil taxi online nya sembari melihati luar jalanan yang macet oleh hiruk-pikuk kesibukan kota dari dalam kaca mobil.
Dia menyenderkan kepalanya di sudut kaca jendela mobil sambil menopang dagu dengan tangannya.
"Aku enggak percaya Andra kamu enggak mau memperjuangkan cinta kita,padahal aku yakin pasti kamu bisa melakukannya."Batinnya sembari mengusap air mata dengan lengannya.
Sementara itu,sang driver taxi online hanya bisa memperhatikan customernya melalui kaca spion dalam mobilnya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hallo readers mbeb kuh.. Jangan lupa tinggalin Like Koment and Votenya ya.😁😁😁
Kepo in juga nih Karya Author HENI INDAH SARI yang lain:
1.Valentain Terakhir Bahagia
Terimakasih yang sudah mampir,,
UP NEXT
Tanpa terasa driver taxi online Sisil sudah menghentikan kendaraan karena sudah sampai dititik tujuan.
Setelah turun dari mobil,Sisil melangkahkan kakinya dengan begitu cepat sembari mengusap air matanya.
Dia berjalan menuju ke arah kamar tanpa menyapa orang tua nya yang sedang duduk diruang tamu.
Brakkkk
__ADS_1
Begitu nyaring Sisil membanting pintu kamar sehingga membuat terkejut Ayah dan Ibunya.
"Astagfirullah... Ada apa dengan Sisil Bu?"Tanya Hendrik ayah tirinya.
"Ibu juga enggak tau ayah,"Jawab Ratih ibu Sisil.
"Coba Bu di tanyakan ada apa?Apa ada masalah dikantor?Karena mengingat dia pulang saat ini masih jam kantor."
Saran dari Hendrik pun akhirnya diikuti oleh ibunya Sisil.
Ibu Ratihpun melangkahkan kakinya berjalan menuju kamar Sisil.
Sisilpun masih menangis Sendu di ranjang dengan tengkurap sembari salah satu tangannya memeluk guling.
Tok.. Tok..
"Sisil... Ini ibu nak,ibu boleh masuk kedalam sebentar?"Tanya ibu Ratih dari arah sebrang.
Sisil hanya terdiam sambil menangis Sendu dan mengabaikan panggilan ibunya.
Tok... Tok...
"Sisil...?Ibu boleh masuk sebentar nak?Ibu mau bicara dengan Sisil."
"Sisil butuh waktu sendiri Bu."Teriak Sisil dari dalam kamar.
Ratihpun terdiam sejenak didepan kamar anaknya.Setelah berpikir panjang,Ratih pun menjauh dari kamar anak gadisnya.
__ADS_1