
Ruang divisi kurir...
Setelah manager Deny memberi tau tata cara kerja dan sistematika kurir,untuk pertama kalinya Indah mengantarkan pesanan di sebuah hotel.
"Indah.. Tes ya,ini ada pesanan di SweetHanny hotel,nanti Indah yang antar sama Tiara ya."Ucap manager Deny.
"Ayok.. Mbak Indah,kita prepair dulu kita cek kendaraan perlengkapan surat-suratnya dan bahan bakarnya sebelum mengantar pesanan jangan lupa juga kita cek ulang pesanan nya."Titah Tiara.
Indahpun mengangguk paham dan kemudian mengikuti petunjuk Tiara.
Dirasa semua pesanan sudah ready Indah yang didampingi Tiara pun starting motornya mereka berdua pergi ke alamat tujuan.
SweetHanny hotel..
Mereka berdua menuju ke lantai 5.
"501.. 502.. 5...."Ucap Tiara yang sembari melihati angka kamar hotel
"Itu Tiara 505..."Tunjuk Indah di koridor hotel paling akhir.
"Oh.. Iya betul kak,ayok kak.. Kesana"Tiara pun menggeret Sisil menuju kamar 505.
"Ehhhh...."Kata Indah yang tangannya diseret Tiara.
Rooms 505
Tok... Tok...Tok...
"Excuse me... Delivery service..."Kata Tiara.
"Excuse me... Delivery service..."Seru Tiara lagi.
Pintu itu pun dibuka....
"What....??Indah..."Seru Erika.
"Erika?"Kata Indah yang terkejut.
"Ehm.. Maaf ada pesanan untuk ibu Erika!"Sela Tiara yang mencairkan suasana.
"Iya.. Saya sendiri.Berapa semua totalnya?"Tanya Erika.
"150 bu..."Jawab Tiara.
"Wait ya..."Kata Erika yang mengambil orderan makanannya yang bersda ditangan Indah dan mäsuk kedalam kamar lagi.
Tidak sampai 15 menit Erika keluar dari kamar.
"Ini uang orderan ku.. Dan ini tips buat kalian"
Brakkkkk
Erika yang membanting pintu pintu kamarnya.
"Setan..!!!!!!"Seru Tiara Emosi.
"Aishhh... Jangan gitu ahh biarkan saja dia seperti itu."Indah yang menenangkan Tiara.
"Ihh.. Kesal aku kak..."Jawab Tiara dan Indahpun menenangkan Tiara dengan merangkulnya.
Merekapun berjalan meninggalkan rooms 505 dan kembali ke restaurant Fastfood dimana tempat Indah dan Tiara mengais Rezekinya.
Hari ini orderan nya cukup banyak Indah sudah bisa dilepas untuk menjadi kurir sendiri.
__ADS_1
"Kak.. Tolong ya antaran terakhir ini.Aku lagi sakit perut minta tolong boleh..?"Tanya Tiara.
"Oh.. Iya Tiara enggak apa-apa.Ehmm.. Mana orderan dan alamatnya?"Tanya Indah lagi.
"Ini kak.. Tolong ya..Aku permisi dulu."Kata Tiara dan Indahpun senyum sembari menggeleng-gelengkan kepalanya.
Indah sangat terkejut ketika melihat nama dan alamat yang akan dia tuju.
"Mochi Ichida...?"Gumam Indah.
"Indah tolong server yang baik ya.. Tadi bapak nya pesan tolong diantar ke lantai 2 diruangan sekertarisnya."Kata manager Deny yang datang tiba-tiba.
"Sekertaris???Apa yang memesan sekertaris narunya ya?"Batin Indah.
"Ok.. pak..."Jawab Indah dan berlalu melewati manager Deny.
...****************...
Indah pun mengemudikan motor sportnya dengan pelan.15 menit kemudian dia sampai ditujuan.Dia menyandarkan motornya diparkiran dekat post security.
"Mbak Indah...??"Sapa pak Mamang security.
"Pak Mamang?Bagaimana kabarnya pak?"Tanya Indah.
"Baik mbak sehat.."
"Alhamdulillah pak,kalau begitu Indah masuk dulu ya pak!"Pamit Indah.
"Silahkan mbak!"
Indah pun berlalu pergi meninggalkan pak Mamang.Dia mulai memasuki gedung dan dia juga enggak melihat Sisil receptionist diruangannya.Indahpun berlalu lanjut mulai menaiki lantai 2 pelan-pelan.
"Kok berat ya.. Langkahku mau mengetuk ruangan itu..Bekas ruanganku sendiri."Batin Indah.
Dengan semangat Indah mengetuk pintu ruang sekertaris itu.
Tok.. Tok.. Tok..
Ceklek...
Indah membuka pintu sekertaris itu.
Mochipun mengalihkan pandangannya ke arah Indah yang sejatinya memang dia tunggu dari pagi.Dia memang harus bersabar karena orderan Indah cukup ramai siang ini.
"Sisil memang kerjanya bagus..."Batin Mochi.
"S-Selamat siang pak.Mau antar pesanan bapak!"Kata Indah yang tertunduk.
Mochipun berdiri dari tempat duduknya dia berjalan dengan gaya coolnya sembari memasukkan tangan kanannya dikantong.
"Terimakasih..."Kata Mochi yang mengambil orderannya ditangan Indah yang dipegangnya.
"Ya... Tuhan.. Jagalah imanku.. Tatapan itu.Tatapan tajamnya saat pertama aku mengenalnya."Batin Indah sembari menunduk.
Mochi mengangkat dagu Indah sedikit agar bisa menatap wajah Indah.
"Kenapa kamu enggak mau menatapku Indah?"
"Kenapa kamu selalu menundukan kepala mu Indah?Apa jangan-jangan kamu merasakan apa yang aku rasakan Indah.?"
"Kamu enggak tau kah isinya hatiku ini?"
"Maaf pak tugas saya sudah selesai permisi."Indah yang berniat pergi tangannya di cekal Mochi hingga kedua nya saling bertatapan.
__ADS_1
Indahpun mengibaskan tangan Mochi dengan keras.
"Pak.. Saya sudah menikah.Indah mau minta tolong lupain Indah!Kita jalani hidup kita masing-masing.Masih banyak diluar sana yang lebih baik dari pada saya."
"Apa kamu bahagia menikah dengan dia?"Tanya ulang Mochi sembari menatap tajam Indah dan Indah hanya terdiam menahan buliran beningnya yang mau turun.
"Jawab Indah.Apa kamu bahagia?"
"Hiks.. Hiks.."Air mata yang ditahan Indah pun akhirnya jatuh juga.
Mochipun memeluk Indah seerat mungkin namun Indah melepasnya.
"Indah sudah menikah pak!Tolong bapak mengerti,Indah sangat bahagia dengan pernikahan Indah saat ini." Ucap Indah dan berlalu pergi
sembari mengusap air matanya.
Indahpun berjalañ buru-buru menuruni anak tangga.Diapun menuju kamar mandi dilantai dasar.
"Hiks.. Hiks.. Hiks.. Kenapa bapak seperti itu pak?Jalan hidup kita sudah berbeda."Indahpun mengusap air matanya dan membasuh wajahnya.
Saat dia merasa mulai nyaman,diapun segera meninggalkan kantor Mochi.Dia bergegas kembali ke restaurant..
Jam di dinding menunjukan pukul 4:30.Diapun bersiap-siap untuk pulang.Tidak lupa dia juga membawakan Nicko suaminya makanan dari restaurant.
Sampainya dirumah,Indah langsung masuk rumahnya...
"Assalamualaikum mas.. Mas..."Panggil Indah sembari berjalan ke arah dapur.
"Astaga...."Indah tetkejut melihat dapurnya berantakan seperti kapal pecah.
"Cobaan apa lagi ini ya Tuhan..z😭😭"Gumam Indah.
Indahpun berjalan menuju kamarnya untuk mencari suaminya.
"Mas..."Kata Indah yang menghampiri suaminya tertidur pulas.
"Ihhhh... "Kata Indah yang kesal dengan tingkah suaminya.
Indahpun duduk di meja riasnya sembari mengeluarkan uang yang dikantongnya.
"Alhamdulillah.. Tips hari ini😊"Gumam Indah yang nampak bahagia.
"Kamu sudah pulang Indah.."Kata Nicko dan Indah terdiam sembari merapikan uangnya didompet.
Nickopun turun dari ranjang dan menghampiri istrinya yang sibuk menghitung uang.Dia langsung menggendong Indah ala bridal style.
"Mas.... Turunin Indah.Indah capek."Indah yang memberontaknya.
Nickopun melepaskan Indah diranjang.
"Indah.... "Kata Nicko yang mengedipkan mata nakalnya.
"Indah capek mas.. Indah mau mandi."Kata Indah yang merangkak menuju ujung ranjang.
"Ishhhh.. Sini dulu.Aku kangen seharian sama kamu."
"Aku kerja mas bukan main-main."
"Gimana kamu sudah mendapatkan kerja belum?"
"He he he Belum..."
"Mau sampai kapan kamu begitu mas.. "Kata Indah yang turun dari ranjang.
__ADS_1