
Ospek hari 2, hari ini hari sabtu, para mahasiswa baru sudah kumpul di aula seperti kemarin, ospek dimulai pada pukul 07.00.
"gak telat lagi niel ahaha" ucap gabriel saat daniel baru saja tiba pukul 7 kurang lima menit.
"gak setiap hari juga, nanti lagi ahah" jawab daniel setelah duduk bergabung dengan yang lain.
Seorang kating datang membawa mic, diikuti kating-kating lain.
"Selamat pagi semuanya" sapa kating itu. Semua mahasiswa baru menjawabnya, setelah itu, kating sembunyikan jargon seperti yang telah diberi tahu di hari pertama kemarin.
"Oke, kalo kemarin kita kedatangan tamu-tamu besar seperti rektor dan wakil-wakilnya berserta jajarannya, hari ini, kita akan mengetahui sejarah kampus dan juga pkm, apasih itu pkm? pkm adalah program kegiatan mahasiswa yang ada di kampus ini, yang bisa kalian ikuti, kalo gitu langsung aja, pkm yang pertama sekaligus mereka akan memperkenalkan sejarah kampus. Untuk mahasiswa pecinta kampus atau macinka dipersilahkan" kating berbicara panjang.
Mereka melakukan presentasi kurang lebih dengan waktu 30 menit, sedangkan pkm-pkm selanjutnya diberikan waktu sampai 20 menit, hingga saat jam 9.30, para mahasiswa baru diberikan waktu istirahat 30 menit. Saat jam 10 tepat, maba kembali masuk ke dalam aula.
"Udah kenyang?" Tanya kating itu lagi setelah semuanya masuk.
Ada yang menjawab sudah, dan ada yang belum. Kating itu tertawa, tapi dia tahu, pasti sudah jajan walau tidak sempat makan nasi.
"Oke gapapa, setelah ini, kita akan berikan waktu untuk kalian ke kantin lagi" sahut kating itu, beberapa mahasiswa bersorak.
"Jadi, sekarang kita minta kalian untuk mengelilingi kampus, lalu kalian membuat peta kampus di buku tulis kalian masing-masing, tidak ada kelompok, kalian bebas menentukan sendiri mau pergi dengan siapa, mau berdua boleh, mau bareng-bareng se-ruangan ini juga boleh, mau sendiri sekalian healing juga boleh, pokoknya bebas, mau mampir di setiap kantin fakultas juga bisa, asalkan jam 1 siang nanti kalian sudah harus ada di ruangan ini lagi, peta sudah jadi dan harus lengkap. Disini ada 8 gedung disertai beberapa parkiran, taman, cafe, semua nya harus lengkap yang ada di kampus ini. Oiya sekalian diperjelas 1 gedung itu ada fakultas apa saja didalamnya. "Kalian paham?" Kating itu menjelaskan panjang lebar.
Semuanya menjawab paham.
"Oke, kalo gitu silahkan keluar" ucap kating itu lagi.
Dalam beberapa menit, aula itu sudah kosong.
Gabriel, calvin, zayeen dan daniel mengelilingi kampus berempat.
Saat di dalam salah satu gedung, calvin melihat keiza, teman geng motornya, tapi ia pura-pura tidak melihat dan tidak menegurnya sama sekali, sedangkan keiza tidak menyadari adanya calvin. Keiza masuk di kampus yang sama dengan calvin dan andika, keiza mengambil jurusan hukum.
Calvin takut jika identitasnya sebagai geng motor diketahui oleh gabriel, begitu juga oleh anggota satria kenanga yang lain, takut dikira calvin adalah seorang penghianat. Padahal sebenarnya tidak, calvin adalah seorang yang peduli pada hubungan pertemanannya.
Gedung yang terakhir mereka kunjungi adalah gedung yang terdekat dengan gedung FK, yaitu gedung b, yang terdiri dari fakultas psikologi, kesehatan masyarakat dan farmasi.
"Wildan" sapa gabriel yang melihat wildan sedang berjalan sendiri ke lorong.
"Eh gab, vin" sapa wildan pada calvin dan gabriel.
"Mereka berdua?" Tanya wildan yang melihat zayeen dan daniel.
"Kenalin, zayeen sama daniel" jawab gabriel.
Mereka saling berjabat tangan dan berkenalan satu sama lain.
"Kalian ngapain ke sini?" Tanya wildan.
"Suruh bikin peta, ribet banget emang" jawab gabriel.
"Kalo bikin peta doang mah gak perlu masuk juga bisa kali" jawab wildan.
"Juga fakultas-fakultas yang ada di dalamnya" tambah calvin.
"Owalah pantes ahah, kantin yuk" ajak wildan.
"Yuk" calvin langsung menjawab.
"Anak ayam gua kalo diajak ke kantin paling cepet, tapi ayo dah" sahut gabriel juga menyetujui.
Kemudian mereka semua berjalan ke arah kantin.
"Doyan makan vin? Tapi kok badan lo kecil-kecil aja vin ahaha" daniel ikut berbicara.
"Lah enak dong, makan banyak gak gemuk-gemuk ahaha" balas calvin.
"Cacing di perutnya banyak ya vin ahaha" sambung gabriel.
Mereka sampai di kantin dan duduk di sebuah meja.
"Mau makan apa?" Tanya wildan.
"Vin biasanya cepet pengen mesen apa" ucap gabriel.
"Terserah, lagi gak pengen apa-apa, yang penting makan" jawab calvin.
__ADS_1
"Ayam bakar dah gua, sama teh tawar" daniel yang memesan pertama kali.
"Gua juga" sahut zayeen, lalu calvin dan gabriel.
"Satu pesen, kebelakangnya sama semua ahaha, yaudah gua pesen dulu" ucap wildan lalu pergi.
Tak lama wildan kembali.
"Jadi vin, yakin gak mau gabung? Motor lo bagus juga itu ahaha" wildan menawarkan lagi.
"Enggak makasih" lagi-lagi calvin menolak.
"Gabung apaan?" Tanya zayeen.
"Geng motor" jawab wildan.
"Kita balapan malam ini lawan gua mau?" Calvin berbicara lagi.
"Mau banget" jawab gabriel.
"Eh jangan malam ini deh, gua gak bisa ahah" calvin setelah berpikir ulang, ia ingat setelah ini ia harus ke markasnya untuk melanjutkan rencananya.
"Terus kapan?" Tanya gabriel.
"Nanti gua kabarin" jawab calvin.
"Sibuk banget apa lo" balas gabriel.
Calvin tidak membalas lagi.
"Zayeen, daniel, mau ikut? Malming biasanya kita muterin kota, terus sambil berbagi gitulah" tanya wildan pada Zayeen dan daniel.
Zayeen dan daniel saling bertatapan.
"Zayeen nya gak punya motor nih, punya nya mobil sport pajero dia ahaha" jawab calvin.
"Gak, gua gak mau gabung, apaan sih lo niel" jawab zayeen.
"Gak harus gabung, ikut kita berbagi aja juga boleh" ucap wildan lagi
"Menyalurkan bantuan, kalian kalo punya rezeki lebih juga boleh sumbangkan ke kita, nanti kita salurkan ke yang membutuhkan, kemarin uang yang masuk kata ray ada berapa gab?" Tanya wildan pada gabriel.
"5 juta 300 ratus 20 ribu itu jumlah kemarin, hari belum tau" sebut gabriel.
"Gua kita geng motor itu...." Daniel ingin berbicara.
"Buruk, liar, anak malam yang sukanya kebutan-kebutan di jalan" wildan menyela omongan daniel.
"Gak semua nya kali" tambah wildan.
"Yaudah gua ikut dong, penasaran, tapi gua dibonceng lo aja ya dan" sahut daniel.
"boleh" jawab wildan.
"Ayo zay ikut" daniel mengajak zayeen.
"Yaudah iya, tapi jemput gua dong di rumah" zayeen menyetujui.
"Lo sama gua aja zay, nanti malam gua yang jemput" sahut gabriel.
"Oke, nanti gua share lock" jawab zayeen.
Makanan mereka sampai,
"Terima masih" ucap zayeen.
Pelayan senyum dan kembali.
"Emang lo sibuk ngapain dah vin?" Tanya gabriel.
"Hmm, ada ahaha" jawab calvin.
Kemudian calvin memakan makanannya, begitu juga yang lain...
"Udah yuk, balik ke aula" calvin berbicara selesai minum.
__ADS_1
"Gua solat dulu, kalian duluan gapapa" balas zayeen.
"Gua juga solat dulu lah zay" tambah daniel.
"Gua juga ikut" tambah wildan.
"Gua tunggu sini" ucap gabriel.
"Gua juga" tambah calvin.
"Yaudah gua nitip buku tulis nih ya" zayeen sebelum meninggalkan calvin dan gabriel.
"Gua juga" daniel juga menitipkan buku tulisnya.
Mereka bertiga pergi ke Mushola yang tidak jauh dari kantin itu.
"Vin, kata lo gak bisa balap, tapi tadi lo ngajakin balap" ucap gabriel pada calvin.
"Sebenernya bisa ahaha tapi malu aja gua" jawab calvin.
"Ngapain malu, santai aja" balas gabriel.
"Lo gak gabung, tapi main ke markas, kumpul sama kita juga gapapa" gabriel memberi tahu.
"Yaudah nanti kapan-kapan gua main ke markas lo" jawab calvin.
"Oke, dengan senang hati" jawab gabriel.
Setelah beberapa saat, zayeen, daniel dan wildan kembali.
"Ayo balik ke aula" ajak daniel.
"Ayo" jawab calvin kemudian berdiri, begitu juga gabriel.
"Oiya tadi jadi berapa dan?" Tanya daniel.
"Gak usah, anggap aja perkenalan perkenalan pertama kita ahaha" jawab wildan.
"Kayanya gua gak baru kenal lo dan" sahut gabriel.
"Banyak ngomong, udah sana kalian pergi" jawab wildan kemudian berdiri.
"Mau kemana lo?" Tanya gabriel lagi.
"Gabung lah sama yang lain" jawab wildan.
"Yaudah makasih dan, kita duluan" ucap zayeen.
"Oke" jawab wildan.
Mereka ber 4 pergi, sedangkan wildan pindah duduk bergabung dengan teman-teman lainnya.
Setelah di aula pada pukul 13.00, kating itu masuk lagi.
"Siang semuanya,...." Kating itu seperti biasanya, berbicara panjang lebar, membunyikan jargon, lalu meminta beberapa mahasiswa maju, untuk menjawab setiap pertanyaannya.
Setelah itu, pukul 14.10, mereka diperbolehkan pulang.
"Kalian setelah ini mau kemana?" Tanya gabriel setelah keluar dari aula.
"Pulang" zayeen dan daniel menjawab bersamaan.
"Lo vin?" Tanya gabriel pada calvin yang belum menjawab pertanyaannya.
"Ke rumah temen" jawab calvin.
"Jarang pulang lo ya" tanya gabriel.
"Mayan" jawab calvin.
Padahal gabriel sendiri juga sama dengan calvin yang jarang pulang ke rumahnya, mereka seringkali menitipkan pakaiannya di markas masing-masing.
Saat di parkiran, zayeen dan daniel ke arah parkiran mobil, sedangkan calvin dan gabriel ke arah parkiran motor.
"Dah, sampai ketemu di hari senin guys" ucap daniel.
__ADS_1
"Dah" dijawab oleh 3 lainnya.