To The Night Street

To The Night Street
jadian


__ADS_3

hari senin pagi...


"vin" sapa gabriel ketika calvin sampai kelas.


"kenapa?" jawab calvin setelah duduk di kursinya.


"telpon vino lagi" ucap gabriel lagi.


"jam segini sekolah dia, tar aja sore atau jam istirahat" jawab calvin.


"dia masih SMA?" tanya gabriel.


"iya" jawab calvin.


"lo kakak kelasnya dulu?" tanya lagi gabriel.


"gak penting banget pertanyaan lo, tapi iya" jawab calvin lagi.


"kalian lagi ngomongin apa sih?" tanya daniel.


"lo gak bakal ngerti ahaha" sahut gabriel.


dosen memasuki kelas, hingga mereka selesai kelas di hari itu jam 11 siang.


"vin, malam ini ikut gua yuk" ucap gabriel setelah dosen keluar kelas.


"kemana?" tanya calvin.


"muter-muter aja, dari pada gabut kan lo" sahut gabriel.


"yaudah gua ikut" jawab calvin.


"sama geng an lo?" tanya calvin lagi.


"iya" jawab gabriel.


"daniel, zayeen, mau ikut gak?" tanya gabriel yang membuat daniel dan zayeen menengok ke arah belakang.


"ikut ngapain?" tanya zayeen.


"keliling aja, nanti malam" jawab gabriel.


"enggak, besok masih kuliah, kalo libur gapapa dah" jawab zayeen.


"sama gua juga enggak" jawab daniel.


"yaudah, ayo ah kantin" jawab gabriel kemudian berdiri.


"ayo, gua juga laper" calvin ikut berdiri.


"lo mah laper 24 jam vin ahaha" sahut daniel ikut berdiri.


"ayo" sahut zayeen kemudian mereka berempat melangkah keluar.


saat mereka sampai di kantin, calvin melihat andika dengan seorang perempuan di sebuah meja.


"gua kesana dulu ya, nanti gua kesini lagi" ucap calvin saat daniel, gabriel dan zayeen duduk di sebuah meja, kemudian melangkah mendekati andika.


"andika" panggil calvin.


"lo ngapain di sini?" tanya calvin kemudian duduk di samping andika.


"lah lo sendiri ngapain disini?" andika malah bertanya balik.


"lah ini kan gedung FK, harus nya gua yang nanya, gedung lo kan disebelah" jawab calvin.


"ahaha, oiya ini kenalin mila" jawab andika kemudian mengenalkan mila.

__ADS_1


"anjayy, pacar nya andika ya? kenalin, gua calvin" tanya calvin pada mila.


"belum, salam kenal, mila" jawab mila.


"dik, tembak sekarang dik, jangan nahan, dia bilang belum tuh" calvin menepuk bahu andika sambil tertawa.


"lo tau gak? dika suka sama lo ahaha" calvin memandang mila.


"vin lo mah, diem dulu kek" andika menyenggol calvin pelan.


"emang kalo gua diem lo bakal nembak dia?" tanya calvin mengangkat alisnya, andika tidak menjawab apapun beberapa saat.


"oke gini aja, biar gua jadi penghulu perpacaran kalian, biar semesta tau bahwa kalian saling mencintai" ucap calvin lalu menggeser bangku menjadi duduk di ujung meja, hingga andika dan mila menjadi di samping kanan dan kirinya.


"jangan malu-malu in gua lo dik, jawab sejujur-jujurnya" ucap calvin.


"pertama, dari pihak pria, saudara andika, apakah anda mencintai mila?" calvin berbicara dengan nada suara seakan-akan menjadi MC di sebuah acara. tangannya sambil meminta berjabat tangan dengan andika.


andika diam beberapa saat, calvin melihat andika tajam.


"iya" jawab andika sambil menjabat tangan calvin sesaat dan langsung melepasnya lagi, calvin tersenyum lebar.


"pihak kedua, saudari mila, apakah anda mencintai andika juga?" tanya calvin menatap mila, masih dengan nada suara yang sama, sambil tangannya meminta berjabat tangan dengannya.


saat mila ingin menjabat tangan calvin, calvin langsung menarik tangan dika yang sedang ada di atas meja, hingga yang mila pegang adalah tangan dika bukan calvin.


"jangan pegang tangan gua, nanti gua ada yang cemburu" ucap calvin kemudian tersenyum.


mila langsung melepas pegangannya pada andika karena malu, dia tersenyum malu.


"dari pihak ketiga sebagai saksi, saya sendiri calvin apakah sah?" calvin berbicara pada diri sendiri.


"sangat sah" sambungnya lagi sambil mengangguk.


"oke, babay, selamat berpacaran, gua pergi dulu, ahaha" calvin berdiri mengembalikan bangku ke samping andika dan melangkah pergi.


"vin disini aja" sahut andika yang membuat langkah calvin berhenti, kepalanya menengok ke arah dika lalu bicara


"ada andika, dia sama siapa?" tanya gabriel ketika calvin duduk bergabung.


"pacar barunya" jawab calvin.


"ini punya gua?" tanya calvin ada semangkuk mie ayam diatas meja yang masih utuh.


"punya setan, setannya duduk depan gua" sahut gabriel, yang duduk didepannya adalah calvin.


"kurang ajar, makasih udah di pesenin" ucap calvin lalu memakan makanannya.


"abis ini langsung ke markas gua aja vin" gabriel berbicara.


"hmm, boleh?" tanya calvin.


"boleh" jawab gabriel.


"tapi gak enak ah gua, malu ahaha" jawab calvin


"sejak kapan lo punya malu?" tanya gabriel.


"sih anjir ahah" calvin menanggapi.


"oh iya gab, tapi kan gua lagi bawa mobil" calvin memberi tahu.


"motor lo lagi kemana?" tanya gabriel.


"check up, gua tinggal di bengkel" jawab calvin.


"apa enggk gini aja, gua pulang dulu, ngambil motor, abis itu gua kesini lagi" jawab calvin.

__ADS_1


"yaudah" gabriel menyetujui.


"abis ini kalian kemana?" tanya calvin pada daniel dan zayeen.


"mau jalan sama della" jawab daniel


"pacaran lo niel sama dia?" tanya zayeen.


"enggak, temenan aja" jawab daniel.


"jangan ngasih harapan niel" sahut gabriel.


"lah emang jalan doang salah? ahah" balas daniel.


"raja gombal bebas" sahut zayeen.


"kalo dia suka sama lo beneran gimana?" sahut calvin.


"ya, gua mah biasa aja, jalan bisa sama siapa aja kan?" sahut daniel.


"iyain aja iyain" sahut zayeen.


"tak patut pun" sahut gabriel.


"lo sendiri kemana zay?" tanya calvin.


"pulang ahaha, tar jam 3 jemput adek gua" jawab zayeen.


"di rumah ngapain?" tanya gabriel.


"baca buku, makan, ngemil, dengerin musik, rebahan ahaha" jawab zayeen lagi.


"kaum rebahan anjir ahaha" sahut calvin.


"baca buku, pinter kan dia" sahut daniel.


"iya, jawab pertanyaan dosen mulu dia, bener mulu lagi" sahut gabriel.


"gua sebenernya juga bisa, tapi males ngomong, ahaha" sahut calvin kemudian tertawa.


"dalam mimpi lo jawabnya" sahut gabriel.


"ahaha udah yuk ah, balik" ucap calvin setelah menghabiskan minumnya.


"tunggu bentar, makanan nya belum turun ini" jawab daniel yang baru selesai makan, sambil mengaduk-aduk minumannya dengan sedotan.


"hai daniel" seorang perempuan sapa daniel, dia datang dengan 4 orang temanynya.


"hai" jawab daniel singkat.


"kenalin, aku miya dari anak kedokteran 2, kelas sebelah kamu" perempuan itu memperkenalkan dirinya.


"hai, miya, salam kenal, gua daniel" jawab daniel.


"boleh minta nomor teleponnya?" tanya miya, yang lain nya hanya memperhatikan mereka.


"boleh, 08xxxxxxx" daniel langsung memberikannya, miya mengetik di hp nya.


"makasih, save back ya" ucap miya lalu pergi, juga ke 4 temannya.


"anjir daniel, maen kasih-kasih bae, di hack lu" jawab sahut gabriel.


"yarin, tinggal ganti nomor ahaha" jawab daniel.


"dah yuk, balik" jawab calvin.


"ayo" sahut gabriel

__ADS_1


"yuk" sahut zayeen juga, lalu berdiri, diikuti yang lainnya.


mereka ke arah tujuan masing-masing.


__ADS_2