
note* mengandung kata-kata kasar.
hari senin, sepulang kuliah, calvin ke markas nya bersama andika.
"nando, malam minggu ngapain aja?" tanya calvin.
"ngejalanin rencana" jawab nando.
"ceritain tolong" calvin menyuruhnya.
"jadi, awalnya kita berpisah tuh di beberapa titik, ngegabut doang sih ini sambil ngeliatin jalanan, nah pas jam 11 kita berkumpul lagi di jalan yang biasa cakra lewatin pas pulang, terus kita serang" nando bercerita.
"atas perintah siapa?" tanya calvin.
"radit"
"si radit anjing" ucap calvin.
"sabar vin" sahut dika.
"oiya, btw selamat bergabung ya" calvin berjabat tangan dengan nando.
"lo udahan kenal?" tanya calvin ke andika.
"udah, kenal paling dulu gua mah sama leo, ya gak?" jawab andika senyum ke nando.
"iyaya gak heran gua" jawab calvin.
"farhan, danes" calvin juga bersalaman dengan farhan dan danes.
"danes sama farhan masuk ke mana?" tanya calvin.
"perhubungan" sahut danes.
"keanggotan" sahut farhan.
"mantap, tapi percaya gak? divisi penyerangan dan ahli strategi itu paling asik dibanding divisi lain" ucap calvin.
"jangan percaya, ketua nya aja begini ngilang mulu ahaha" sahut dika lalu tertawa.
"eh bacot ahaha, vino mana vino" calvin mencari vino tapi sedang tidak ada "yah gak ada lagi orangnya".
"btw kalian masih sekolah?" tanya calvin.
"iya, kelas 2 SMA" jawab nando.
"sama kaya vino dan Jordan berarti ya, dan aksa 3 SMA, udah kenal kan" ucap calvin.
"iya udah" mereka ber 3 menjawab.
tak lama, jordan, vino dan aksa sampai di markas.
"eh vin udah sehat?" sapa vino.
"udah dong, dari mana aja kalian?" tanya calvin pada vino, jordan dan aksa.
"dari rumah" jawab aksa.
tak lama keiza datang.
"eh keiza" sapa calvin.
"vin sehat?" tanya keiza calvin mengangguk.
"za gua mau nanya, malam minggu kalian ngejalanin rencana, sedangkan rencana sebelumnya belum full gua kasih, siapa yang nerusin?" tanya calvin.
"ya radit" jawab keiza.
"kenapa kalian gak kasih tau gua dulu kalo mau dijalanin?" tanya calvin santai.
"radit bilang gak usah" jawab keiza.
"kenapa? gua ketua penyerangan disini, gua harus tau apa yang dilakukan tentang ini" ucap calvin.
"biar gak salah paham, mending lo tanya radit langsung aja tar" jawab keiza.
setelah itu mereka hanya mengobrol, bercanda bersama, hingga pukul 7 kurang, radit ke markas.
__ADS_1
"dit, gua pengen ngomong sama lo berdua" calvin berdiri baru saja radit datang, calvin masuk ke dalam kamar, radit mengikuti dan menutup pintu.
"apaan" tanya radit.
"gua bilang tunda, kenapa lo tetap lakuin?" tanya calvin.
"bukannya lo bilangnya terserah di telpon kemarin" radit mengingatkan dengan tenang.
"aarrrgg, ya itu gua hanya ingin mempercepat dit karena gua pengen istirahat saat itu" jawab calvin.
"calvin, ada yang pengen gua kasih tau ke lo, malam sabtu, setelah kita pulang dari rumah lo, kita semua ke markas, saat vino dan jordan di jalan pulang, lagi-lagi cakra berulah, black flower berniat menyerang mereka, untungnya mereka lolos, dan lo tau? vino bilang dia belajar dari cara ngendarain lo" radit bercerita. calvin berpikir mungkin vino mengikuti cara berkendaranya saat mengacaukan rencana black spider dan black flower saat itu yang terus menghindari mereka.
"bahkan udah 2x penyerangan mereka ke lo aja kita belum bales, mereka makin ngelunjak, makanya kenapa gua mempercepat penyerangan" tambah radit.
"kenapa lo gak kasih tau ke gua tentang ini? vino anggota gua" tanya lagi calvin.
"vin, lo lagi sakit, gua gak mau nambahin beban lo, gua gak mau nambah pikiran lo, gua mau lo cepet sembuh" jawab radit tegas.
"cakra sekarang koma dan dalam keadaan kritis" calvin memberi tahu.
"tahu dari mana lo?" tanya radit.
"gabriel".
"jangan lo berpikir gua menggunakan benda tajam, gua gak gunain itu sama sekali, kalo lo gak percaya, lo bisa tanya ke anggota kita yang lain" ucap radit.
tanpa membalas apapun, calvin kembali keluar duduk bergabung di teras lagi, radit mengikuti.
"kalian ngapain? lama juga" tanya danes.
"ngomongin kalian anggota baru, enaknya diapain, biasanya sih kalo ada anggota baru enaknya dikerjain ahaha" jawab calvin lalu tertawa.
"anggota-anggota gua nih jangan diapa-apain" sahut leo.
"berani lo sama divisi gua?" tanya calvin.
"tbl, tbl, takut benget lho, tapi lo juga masuk anggota bego" jawab leo.
"ahaha, btw sejak kapan ada lo, kayanya tadi gak ada" tanya calvin pada leo.
"baru gua, lo kelamaan di dalam" sahut leo.
"nyawa nya belum balik semua sama otaknya belum rapet ahaha" sahut radit lalu tertawa.
"ahaha, eh gak ada makanan nih?" tanya calvin "eh iya padahal banyak banget noh makanan di rumah gua, gua lupa bawa lagi, yang dari kalian itu sama silent night".
"silent night juga jenguk lo?" tanya keiza.
"iya, malam minggu dan hari minggunya karina ke rumah gua" jawab calvin.
"ke rumah lo, ngambil makanan doang ahaha, malu-malu in" sahut aksa.
"yaudah nih 25 ribu pertama" radit meletakkan uangnya di meja.
"ungu-ungu nih" sahut vino ikut meletakkan uangnya. itu 10rb.
yang lain juga meletakkan uang nya di meja dengan jumlah yang berbeda-beda.
dan calvin juga ikut meletakkan uangnya.
"apaan nih 2000 anjir ahahah, malu sama anggota ahahah" ucap radit mengambil uang 2000 an itu dan tertawa keras, dan meletakkan lagi.
"eh masih mending gua ngasih ya, dari pada enggak ahaha" sahut calvin lalu tertawa.
"padahal dia yang nanyain makanan tadi ahaha" mikel juga ikut tertawa.
"yaudah nih gua tambahin lagi" radit mengeluarkan uang 10 rb lagi.
"anjayy… ketua yang baik ahaha" ucap calvin.
"nah yang beli lo vin ahaha" sahut andika lalu tertawa.
"kalian tega? gua baru sembuh ini ahaha" calvin juga tertawa, keiza mulai yang mengambil uang di atas meja dan menghitungnya.
"tega lah harus ahaha dendam" sahut norik.
"ajaran siapa sih ini ahaha" tanya calvin tertawa.
__ADS_1
"ajaran lu kan ahaha" jawab lagi norik, calvin hanya tertawa.
"ada berapa orang disini?" tanya calvin.
"ada 18" jordan setelah menghitung.
"ada berapa za uangnya?" tanya calvin.
"315" keiza menjawab selesai menghitung.
"beli apa nih?" tanya calvin.
"mau nasi atau cemilan aja?" tanya radit.
"nasi padang ceban enak sih kayanya" sahut andika. ceban \=10 ribu.
"boleh tuh, lagi laper banget gua, abis sakit butuh asupan banyak" sahut calvin.
"10x18, 180, terus sisanya?" tanya keiza.
"minuman sama gorengan kali ya" sahut danes.
"boleh tuh" sahut keiza.
"yaudah ayo, keiza" ajak calvin.
"lah masa berdua doang, bawa nya susah nanti" ucap keiza.
"yaudah gini aja, gua sama keiza beli nasi padang, 2 orang lagi beli gorengan, 2 orang lagi minuman boba yang goceng an tuh" ucap calvin, goceng \= 5 ribu.
"yaudah sini gua yang beli minumannya" sahut nando.
"sama jordan ya 5x18, 90 nih uangnya" keiza memberi uangnya pada nando. nando dan jordan berdiri lalu pergi.
"pegang vin" keiza memberi calvin 180 "nih sisanya 45 buat gorengan, siapa yang mau beli?" tanya keiza.
"gua sini" sahut aksa, keiza memberi uangnya.
"nih gua tambahin 5 ribu lagi biar 50" andika menambahkan "ayok sama gua sa".
andika dan aksa langsung berangkat.
"ayo za" ajak calvin, tanpa menjawab keiza berdiri
"lo sini aja vin istirahat, biar gua yang jalan, mana uangnya?" radit menarik tangan calvin yang baru saja ingin berdiri, calvin memberi uangnya.
"ayo za, sama gua aja" ajak radit berjalan ke motornya, keiza mengikuti.
"peduli banget radit sama lo vin" ucap vino.
"ke kalian juga sama kan?" tanya calvin.
"iya sih, keren banget emang radit" sahut norik.
"vino ngikutin cara berkendara gua lo ya untuk menghindari mereka" calvin berbicara melihat vino.
"lo tau dari mana?" tanya vino.
"radit bercerita, gak perlu gua ajarin ya cuma ngerasain langsung bisa, keren" puji calvin.
"ya spot jantung dulu" sahut vino, calvin tersenyum.
"btw radit udah cerita ke lo vin semuanya?" tanya mikel.
"tentang penyerangan black flower ke jordan dan vino kan? sama penyerangan ke cakra?" tanya calvin memastikan.
"iya" jawab mikel singkat, calvin mengangguk.
"vin, gua liat kemarin radit jalan sama cewek, tapi gak terlalu jelas sih, soalnya pake helm" leo memberi tahu.
"lah terus? apa hubungannya sama gua?" tanya calvin.
"dari belakang mirip kaya cewek lo sih, eh tapi gua cuma liat sekilas ya, gua juga gak tau itu radit apa bukan soalnya lagi gak pake jaket satria kenanga, atau bisa juga gua salah liat" leo menjelaskan.
"ohh… mungkin, setau gua juga cewek gua punya kakak cowok namanya fadlan" calvin memberi tahu.
"oh gitu, iya kali salah liat gua, liat ceweknya juga gak terlalu jelas gua, mungkin juga bukan" jawab lagi leo.
__ADS_1
"iya" calvin singkat.
setelah cukup lama mereka menunggu, yang tadi keluar akhirnya kembali, mereka makan bersama malam itu.