
"vin geng motor gua ada anggota baru" ucap gabriel di kantin setelah selesai kelas.
"siapa?" tanya calvin melirik gabriel dan memasukkan sesuap makanan ke mulutnya.
"ikut gua ke markas aja tar" gabriel mengajak calvin.
"oke" calvin menyetujui.
selesai kelas saat itu jam 2, saat jam 3 calvin dan gabriel ke markas silent night.
di depan bangunan markas ada beberapa anggota, gabriel dan calvin berjabat tangan dengan mereka semua sebelum kahirnya masuk ke ruang depan, disana ada wildan, kenzie, dan ersya, juga 2 orang lainnya.
"saron, lo ngapain disini?" tanya calvin yang melihat saron ada disana, gabriel dan calvin duduk bersama mereka.
"lah lo sendiri ngapain disini?" saron bertanya balik.
"maen aja" jawab calvin.
"jadi saron sama edwin ini mau gabung ke silent night vin" sahut wildan santai.
"mau gabung juga gak?" tanya saron melihat calvin tersenyum.
"hah?, enggak makasih" jawab calvin.
"lah gua kira lo emang anggota silent night sering bareng sama mereka" sahut edwin.
calvin hanya menggeleng.
"anak ayam gua dia ahaha, makanya suka ikutin gua ahaha" sahut gabriel merangkul calvin dan tertawa kecil.
"lah katanya kemarin lo gak mau pindah" tanya calvin lagi.
"iya tadinya gak mau tapi karena gua dikeluarin sama andra, yaudah gua gabung disini dan wildan menerima kita" jelas andra.
"siapa aja yang dikeluarin?" tanya kenzie.
"gua, edwin sama rehan, tapi rehan memilih untuk berhenti dari geng motor" jawab saron.
"lo dikeluarin kenapa apa?" tanya calvin lagi.
"jadi semalam geng gua dan black flower berencana untuk menyerang satria kenanga, tapi rencana kita berantakan hanya karena 1 motor dari mereka yang terus berhasil lolos, terus pas kita lagi kumpul, ada 4 orang satria kenanga lewat, kita cegat dan mereka berhenti, saat baru saja kita ingin menyerang mereka, beberapa diantara lagi datang, terjadi pertempuran besar disana, tak lama ada yang datang lagi, mereka menyerang dari luar pertarungan, mereka nyerang dari belakang, hingga saat itu beberapa anggota kita ada yang jatuh dan terpukul karena itu. anggota lainnya membantu, tapi yang gua lihat adalah kekompakan dari anggota satria kenanga yang terus saling membantu yang menjadikan mereka kuat. hingga akhirnya ada 1 orang dari anggota gua yang terluka parah, perkelahian berhenti, satria kenanga menawarkan untuk memanggil ambulan, tapi cakra malah menyerang mereka lagi yang menyebabkan perkelahian kembali terjadi hingga akhirnya geng motor gua dan geng motor black flower semuanya jatuh dan hanya tersisa pertarungan 1 vs 1 antara andra dengan 1 anggota satria kenanga, saat itu juga ada 1 anggota satria kenanga yang mendekat ke gua, edwin dan rehan, gua pikir dia akan menyerang kita, tapi tidak, dia kembali. tak lama andra jatuh juga, orang yang melawan andra tadi mendekat ke gua melihat kita dengan tatapan tajam, tangannya ke batang pohon, lalu kembali, setelah itu mereka pergi" saron bercerita.
"gua, edwin dan rehan dikeluarkan setelah itu karena kita gak membantu penyerangan ke satria kenanga, seperti saran dari lo vin, tapi kita malah dianggap sebagai pengkhianat dan berteman dengan satria kenanga" tambah lagi saron.
"emang calvin nyaranin apa?" tanya gabriel.
"dia bilang kalo satria kenanga gak akan menyerang mereka yang tidak berurusan dengan mereka, sebenarnya emang kita duluan yang ingin menyerang mereka, mungkin 2 orang yang di 1 motornya itu memberi tahu teman-temannya" jawab saron.
"atau sengaja menghancurkan rencana kalian dan membuat rencana baru, makanya penyerangan mereka terstruktur" sahut kenzie.
"pinter juga lo ken" pikir calvin dalam hati.
__ADS_1
"vin kok lo tau mereka tidak akan menyerang yang tidak berurusan dengan mereka?" tanya edwin melihat calvin.
"karena mereka tidak akan menggangu kalian jika kalian tidak menganggu mereka, wildan, satria kenanga pernah ganggu lo lagi?" tanya calvin.
"enggak" wildan menggeleng. calvin melihat edwin memberi tanda seperti itu pergerakannya.
"oiya, terus yang lo bilang tadi yang terluka parah gimana?" tanya wildan.
"2 masuk rumah sakit, yang 1 sadar, yang 1 lagi belum sadar dan dalam keadaan kritis" edwin yang menjawab.
"lucu juga ya, kalian yang ingin menyerang, kalian yang menang jumlah, tapi kocar-kacir menghadapi mereka" sahut kenzie, wildan menyenggolnya.
"maaf, gua gak bermaksud buat kalian sedih atau apa eheh" sahut kenzie lagi tersenyum ke saron dan edwin.
"ahli strategi mereka cerdas juga ya" sahut gabriel.
"dan" panggil kenzie ke wildan, wildan melihatnya "jangan pernah nyuruh gua buat nyerang satria kenanga ahahaa"
"udah lo diem-diem aja, gua tau lo kurang kerjaan ahaha" sahut wildan.
"ketua penyerangan silent night doang nih yang kurang kerjaan ahah" sahut gabriel.
"liat dong ketua kita, kereennn…" sahut kenzie dan bertepuk tangan kecil.
trenoddd... suara nada dering hp tiba-tiba terdengar, wildan mengeluarkan hp dari sakunya.
"siapa dan?" tanya kenzie.
"hai wildan, gua keiza dari satria kenanga, jadi mau meet up?" keiza langsung to the point.
"maaf, bisa ulang gak" ucap wildan lalu memegang hp nya ke tengah, mungkin biar bisa terdengar oleh yang lain, calvin juga mendengar itu.
"hai wildan" panggil keiza jadi berbicara sedikit-sedikit.
"hai, ini siapa?" jawab wildan.
"gua keiza dari satria kenanga" keiza.
"ya, ada apa?" tanya wildan.
"jadi mau meet up?" tanya keiza, wildan melirik kenzie dan gabriel secara bergantian.
"ohh gak jadi, yaudah" keiza sudah berbicara lagi.
"eh kita belum jawab, oke-oke kapan dan dimana?" sahut wildan.
"ketua perhubungan gua gini amat, bisa gak sih gak ngelawak" ucap calvin dalam hatinya.
"malam ini jam 8, di saung harapan" jawab keiza.
"oke, perwakilan atau gimana?" tanya wildan lagi.
__ADS_1
"bebas, tapi jangan semua anggota lo ajak, nanti kepenuhan ahaha" sahut keiza lalu tertawa.
"oke gampang" jawab wildan.
"yaudah, salam kenal, salam malam, salam dari geng motor" sahut keiza lalu menutup telponnya.
"salam apa dah itu maksudnya?" sahut kenzie bertanya.
"gak ngerti gua juga ahahaa" sahut Wildan lalu tertawa, calvin hanya tersenyum mendengar itu.
"vin, nanti ikut yuk" ajak gabriel.
"enggak mau" jawab calvin.
"kan satria kenanga temen lo juga" sahut kenzie.
"ahaha enggak, kalian aja" sahut calvin.
"gua pengen kenalan sama ketua penyerangan mereka dah" sahut kenzie.
"kenapa emangnya?" tanya Calvin.
"strateginya keren, gua pengen belajar aja gitu, nanya-nanya, gua juga kepo orangnya gimana" sahut gabriel.
"ohh" calvin singkat.
"sebenernya yang lo maksud ada di depan lo ken, ngapain lo cari-cari ahaha" calvin dalam hati.
"vin ikutt" gabriel mengajak lagi.
"enggak" Calvin jawab singkat.
"biasanya mau aja lo, tapi kalo ketemu satria kenanga kenapa enggak?" tanya gabriel.
"takut diserang ahaha" jawab calvin lalu tertawa.
wildan mengangkat salah satu alisnya ke calvin.
"bercanda dan ahaha, mereka gak jahat kok, tapi gua gak mau urus campur urusan kalian" jawab calvin.
"udah ah gua mau balik" calvin mengambil kunci motornya di meja.
"balik kemana?" tanya saron.
"rumah temen gua" jawab calvin lalu berdiri.
"jeremy?" tanya saron.
"temen gua yang lain lagi, dah ya gua duluan" calvin kemudian berjabat dengan mereka satu-satu.
"hati-hati vin" ucap gabriel dan beberapa lainnya.
__ADS_1
calvin keluar, dia ke markas satria kenanga.