
keesokkan paginya di rumah jeremy.
"tumben calvin masih tidur, biasanya udah bangun dia" ucap saron yang baru saja membuka mata, menunjukkan pukul 07.35
"yarin aja, lagi capek kali dia" balas jeremy yang sedang mengeringkan rambutnya dengan handuk, sepertinya baru saja selesai mandi.
"mau sarapan apa? nanti gua pesenin nih" tanya jeremy yang duduk di bawah depan tv.
"bubur ayam aja, kayanya enak" jawab saron, lalu duduk.
jeremy mengambil hp nya dan memesan secara online, tiba-tiba tubuh calvin seperti memberontak dan langsung duduk membuka mata dengan napas terengah-engah, juga berkeringat.
"lo kenapa vin?" tanya saron.
calvin menundukkan kepala dengan tangan mewadahinya.
"pasti abis mimpi lo vin" ucap jeremy lalu meletakkan hp nya.
calvin tidak langsung menjawab, dia merentangkan tubuhnya lagi.
"vin, kok muka lo pucet" ucap saron yang melihat wajah calvin pucet lalu memegang keningnya.
"panas oy, keringet dingin juga lagi" ucap nya setelah menyentuh kening calvin.
"pusing gua, ada obat mual gak? gua pengen muntah" ucap calvin.
"hmm, gak ada, kita ke rumah sakit aja" jawab jeremy, dia melihat calvin.
"gak usah, teh manis anget aja, tolong" balas calvin.
"oke, bentar" jawab jeremy, lalu keluar kamarnya.
"lo abis mimpi apaan vin?" tanya saron.
"bukan apa-apa" jawab calvin.
"bukan apa-apa, tapi lo bangun sampe kaget begitu" balas saron.
"mimpi gua terlalu tragis, udahlah" jawab lagi calvin.
"apaan tuh? penasaran gua" tanya saron penasaran. calvin hanya menggeleng.
"nih vin" jeremy kembali dengan tehnya. calvin duduk dan menerima teh itu lalu meminumnya.
"makasih jer" ucap calvin setelah meminum sedikit teh itu.
"iya sama-sama" jawab jeremy, kembali duduk dan melihat hp nya.
"eh ron, tolong ambilin buburnya udah sampe" ucap lagi jeremy.
"kenapa gak lo sekalian turun tadi" ucap saron lalu langsung keluar tanpa menunggu jawaban jeremy, tak lama ia kembali membawa 3 box Styrofoam, meletakkannya di lantai.
"sini vin, makan bareng" ajak jeremy sambil mengambil 1 box dari plastik.
"duluan" jawab calvin yang masih duduk bersandar di ujung kasur.
"udah enakan? kalo belum abis ini kita ke rumah sakit" ucap lagi jeremy.
"mayan" jawab calvin.
trenoddd.... hp calvin berbunyi dari atas meja kecil, calvin mengambilnya, itu panggilan dari karina.
"hai sayang" karina.
"hai sayang, kenapa?" calvin.
"anjir, calvin udah punya pacar" sahut jeremy yang mendengar itu.
"hmm kita jadi jalan hari ini?" karina.
"siangan dikit ya" calvin.
__ADS_1
"oke, nanti kalo kamu pengen jalan kabarin aku ya" karina.
"iya" calvin lalu menutup telponnya.
"sejak kapan lo pacaran vin?" tanya jeremy.
"baru seminggu" jawab calvin, lalu turun duduk bergabung bersama saron dan jeremy.
"abis telponnya sama pacarnya langsung sehat gak tuh ahaha" sahut saron lalu tertawa.
calvin mengambil box yang tersisa 1 dalam plastik.
"hmm rasanya hambar" ucap calvin saat memakan sesuap bubur.
"kaya muka lo" tambahnya dengan mendekatkan wajahnya ke wajah saron juga menatapnya.
"kurang ajar, gua ganteng begini" sahut saron, lalu meneruskan makannya sambil menonton tv, begitu juga Calvin dan jeremy.
saat mereka tenang, hp saron berbunyi, dari edwin. calvin yang berada di samping saron, berusaha mendengarkan apa yang temannya saron ucapkan dalam telpon, tapi tetap bersikap seperti biasa.
"halo win, kenapa?" saron.
"malam ini ikut?" edwin.
"ngapain? kemana?" saron.
"cari anggota satria kenanga" edwin.
"udah gua bilang ke andra kan, gua gak mau berurusan lagi sama satria kenanga" saron.
"ya walaupun begitu, mereka gak akan tau lo juga gak ikutan" edwin.
"iya emang, tapi setidaknya ngurangin jumlah dari geng kita yang ikut kan" saron.
"yaudah kalo begitu" edwin lalu menutup telpon.
"malam ini ada penyerangan lagi ke geng gua? ah gila capek banget gua kalo setiap hari begini" ucap calvin dalam hatinya sambil menikmati buburnya.
"jam 9 gua ada kelas, kalian kalo mau disini gapapa sekalian jagain rumah ahaha" ucap jeremy.
"gua mau jalan sama cewek gua" ucap calvin.
"lah gua gimana? sendiri disini gitu?" tanya saron.
"gak ada kelas ron?" tanya jeremy.
"jumat libur, kalo ke markas pasti kosong karena pada keluar, hadehh" jawab saron.
"sini aja vin, temenin gua" tambah saron.
"oh gak bisa, gua udah janji ahaha" jawab calvin, lalu tertawa kecil.
"yaudah sih sendiri aja disini, jam 11 gua balik" ucap jeremy.
"yaudah" jawab saron.
selesai makan, jeremy bersiap untuk ke kampus.
"gua duluan ya" ucap jeremy setelah rapi.
"iya, hati-hati" jawab calvin dan saron, lalu jeremy keluar.
"vin" panggil saron, setelah jeremy keluar.
"lo keluarnya jam 11 aja, tunggu jeremy pulang" ucap saron.
"gak" jawab calvin singkat.
tak lama saron selesai makan, lalu calvin, mereka membuang sampah pada tempatnya.
"gua mau mandi dulu" ucap calvin setelah minum, lalu berdiri, melangkah ke arah kamar mandi.
__ADS_1
setelah cukup lama, calvin keluar kamar mandi sudah rapi dan mengacak-acak rambutnya dengan handuk untuk mengeringkannya, lalu memakai parfum jeremy yang ada di rak lemari.
"gua keluar dulu ron" ucap calvin setelah rapi.
"iya, hati-hati" jawab saron, lalu calvin keluar dan menutup pintu kamar kembali.
sampai di dekat motornya, calvin menelpon karina, mengabarkan ia dalam perjalanan ke rumahnya, setelah itu langsung menaiki motornya ke rumah karina.
"mau kemana?" tanya calvin pada karina ketika mereka sudah bertemu di depan gerbang rumah karina.
"hmm, menurut kamu enaknya kemana?" tanya karina.
"kamu maunya kemana?" calvin bertanya balik lagi.
"kita main di Timezone aja yuk" sahut karina.
"boleh, ayok naik" jawab calvin, karina duduk di motor belakang calvin dan memakai helmnya.
"kamu sebenernya sibuk apa sih? chat aku gak pernah di bales, kalo telpon baru diangkat" ucap karina saat di motor.
"maaf, aku jarang buka hp" jawab calvin.
"bales chat aku setidaknya gitu" balas karina.
"iya, kalo inget" jawab calvin.
"ihh... kok inget sih, harus inget" balas karina lagi, gemes dengan jawaban calvin.
"iya-iya aku usahain" jawab calvin.
"lagi enakan juga telpon dari pada chat" tambah calvin.
"iya, tapi tetap aja aku pengen chatan sama kamu" jawab karina.
"iya-iya nanti aku balesin" jawab calvin.
"kamu gak potong rambut? rambut kamu udah panjang banget ini" tanya karina.
"kamu mau temenin aku?" tanya calvin.
"boleh, kalo kamu mau" jawab karina.
"yaudah abis ini, anterin aku ke tukang tukur" balas calvin.
"oke" karina menyetujui.
"oiya karina" panggil lagi calvin.
"tapi hari ini aku gak bisa lama-lama ya, paling sampe maghrib" ucap calvin.
"kenapa?" tanya karina.
"ada tugas deadline malam ini jam 12 dan aku baru ngerjain sedikit" calvin memberi tahu.
"owalah gitu, yaudah, perlu aku bantuin?" tanya karina.
"emang kamu ngerti?" tanya calvin.
"di google banyak calvin, apa aja ada ehehe" jawab karina.
"ahahah, gak usah, aku aja yang kerjain" jawab calvin, tak lama mereka sampai di sebuah mall.
mereka bermain sampai waktu makan siang, mereka makan siang terlebih dahulu, lalu meneruskan permainan mereka lagi sebentar untuk menghabiskan saldo yang ada, menukarkan tiket dengan boneka untuk karina, setelah itu, mereka karaoke an berdua. sampai jam 5 lewat, calvin kembali mengantar karina pulang.
"calvin makasih buat hari ini" ucap karina setelah turun dari motor, menatap calvin yang juga membuka helm.
"sama-sama" jawab calvin.
"kalo gitu aku duluan" ucap lagi calvin kemudian memakai helmnya lagi.
"iya, hati-hati, semangat ngerjain tugasnya" sahut karina, calvin mengangguk lalu menjalankan motornya menuju markas.
__ADS_1