
"rencana dilakukan malam ini, kumpul di angkringan tempat biasa jam 9" itu pesan teks yang dikirim ke grub satria kenanga oleh calvin pagi ini sebelum jalan dengan karina.
sepulang jalan dengan karina calvin berhenti depan gang markas, ia ke markas jalan kaki, mengambil jaket nya lalu keluar lagi. markas sudah kosong, pasti sudah kumpul di angkringan tempat biasa. ia meneruskan perjalanan ke angkringan, jaket ia gantungkan di depan, belum dipakainya.
saat perjalanan menuju angkringan calvin melihat beberapa titik perkumpulan geng motor black spider dan black flower.
"cerdas, tapi plagiat dan kurang inovatif" calvin dalam hati.
tak lama calvin sampai di angkringan.
"vin kok lo bawa cewek?" tanya leo saat calvin datang. di belakang karina calvin meletakkan jarinya di bibirnya untuk diam saja, jangan sampai karina tau apa yang mau mereka lakukan.
"gua jalan dulu bentar, kalian jagain karina" calvin sambil membuka sweater lalu memakai jaket satria kenanga membuat slayer dan diturunkan lagi sampai lehernya, hanya untuk siap-siap jika nanti dibutuhkan.
"beb tunggu sini bentar, nanti aku kesini lagi, kalian juga jangan kemana-mana, jagain karina" ucap calvin kembali ke motornya dan menggunakan helmnya lagi.
"sendiri vin?" tanya radit, calvin mengangguk. ia langsung pergi ke jalan. calvin mencari titik-titik perkumpulan mereka lagi dan mengingat letak-letaknya.
ada 1 kelompok yang mengejarnya, calvin mempercepat lajunya hingga ia melewati jalan raya yang masih ramai, dia berhenti di pinggir jalan sejenak, calvin melihat ke pinggir-pinggir jalan, ada 3 orang duduk disana.
"hmm, kurang pintar, baru jam segini" calvin dalam hati lagi sambil melihat jam tangannya pukul 9.35 malam. calvin memerhatikan arah jalan, melanjutkan perjalanannya melewati jalan besar dan mengambil jalan memutar untuk kembali ke angkringan hingga kembali cukup lama.
"karina ayo kita pulang" calvin ketika sampai di angkringan.
"iya" karina berdiri, calvin melepas jaket satria kenanga dengan sweater nya lagi.
"kok kamu tuker-tuker jaket mulu sih?" tanya karina.
"gapapa, buat gaya aja ahaha" jawab calvin lalu tertawa, ia kembali ke motornya, karina mengikuti, calvin mengantar karina pulang.
tak lama calvin kembali dan duduk bergabung.
"mereka ada di beberapa titik" calvin memberi tahu setelah kembali.
"terus gimana?" tanya leo.
"tetap pada rencana yang sama, hanya saja vino, jordan, aksa kalian yang menghabisi 1 orang itu, radit, jangan lupa tarik satu dari mereka" jawab calvin.
"dan kalian, terus berdekatan" tambah calvin pada vino, jordan dan aksa.
"jangan saling berpencar, saling backup, lihat teman sekitar, jika ada yang butuh bantuan kalian bantu dan tinggalkan pertarungan kalian sendiri" tambah calvin.
__ADS_1
"7 yang ikut gua siapa aja?" tanya calvin, beberapa anggota angkat tangan, calvin menghitung.
"oke, semuanya tunggu aba-aba dari gua, sekarang santai aja dulu kita tunggu jam 12.
"kalo gitu kenapa gak kumpul jam 10 aja gitu?" tanya jordan.
"untuk melihat pergerakan mereka" jawab calvin
"ohh" jordan mengangguk mengerti. calvin membuka sweater dan menggantinya lagi dengan jaket satria kenanga, juga menggunakan slayernya lagi.
"bang, kopi susu satu" sahut calvin ke penjual angkringan. tak lama penjual angkringan memberikan itu pada calvin. mereka hanya mengobrol dan bercanda setelah itu. calvin melihat jam tangannya lagi jam 11 kurang 10 menit.
"hmm, dit lo gak bawa benda tajam kan?" tanya calvin berbisik di kuping radit.
"enggak vin" jawab radit melihat calvin, calvin menghabiskan kopi nya.
"vino ikut gua yok" ucap calvin.
"kemana?" tanya vino.
"nantang nyali, come on" jawab calvin dengan nada seakan-akan ingin bersenang-senang, lalu melangkah ke motornya, vino juga melangkah ke motornya.
"lo ngapain?" tanya calvin yang melihat vino menaiki motornya.
"iya sini sama gua" ajak calvin untuk memboncengi vino. vino duduk di belakang calvin.
"hati-hati vin, no" sahut leo.
"vino doang yang suruh hati-hati nih" sahut calvin.
"vin dan no" jelas leo. calvin hanya tersenyum lalu memakai helmnya begitu juga vino.
calvin menjalankan motornya lagi pelan.
"vin hati-hati, jangan gila, jangan nyari mati" vino mengingatkan calvin saat baru saja berjalan, nadanya terkesan panik.
"pegangan" sahut calvin.
jalan searah, calvin berjalan di jalur kanan, tiba-tiba saja ada yang ingin menghadang calvin, ia langsung berpindah jalur ke kiri dan meningkatkan sedikit kecepatannya.
"vin, kita dikejar" ucap vino.
__ADS_1
"bagus" jawab calvin.
calvin keluar jalan raya, tak lama berbelok lagi melewati jalan besar yang sepi, ada yang ingin menghadangnya, lagi-lagi calvin menghindar dan meningkatkan kecepatannya, di depannya ada lagi sekelompok dari black flower dan black spider yang sudah menutup jalannya, sedangkan di belakang sudah ada yang mengejar.
"vin ,vin vin, lo gak bakal nabrak mereka kan" vino panik, saat calvin berkecepatan semakin tinggi.
"saat ingin mendekat ke mereka calvin ngerem mendadak, langsung balik arah dan menancap gas lagi menyelip dari yang sedang mengejarnya.
"sial" terdengar salah satu suara diantara mereka di telinga calvin dan vino. vino hanya diam.
calvin berjalan lagi pada kelompok lain di jalan yang berbeda, lagi-lagi saat ingin dihadang calvin terus menghindar sampai di 3 jalan berbeda, ia kembali ke sebuah jalan raya besar, melihat apakah masih ada 3 orang di tempat sebelumnya, calvin melihat mereka menaiki motornya masing-masing. calvin kembali ke angkringan melewati jalan sebelumnya, dan melihat ada yang sedang mengumpul dipinggir jalan, calvin mempercepat lajunya melewati itu dan kembali ke angkringan.
"anjing, jantungan gua naik motor sama calvin" ucap vino turun dari motor.
"biar lo berani" calvin menepuk bahu vino, mereka duduk bergabung dengan yang lain.
"abis ngapain emang?" tanya keiza.
"ngancurin rencana mereka" seru vino.
"eh kok lo tau?" tanya calvin pada vino.
"iyalah, lo muter-muter di jalan, nemuin semua titik, jalan pelan terus ngebut, sampe dikejar beberapa kali terus dihadang juga, gimana gua gak panik anjir" vino dengan suara masih sedikit gemetar.
"tenangin diri lo dulu" ucap calvin santai.
"mabok alami ya no" sahut dika.
"iya anjir bener-bener nantang nyali, baru tau gua ketua penyerangan kita segila ini" jawab vino.
"baru tau lo calvin gila" sahut radit.
"mau minum? atau makan?" tanya calvin pada vino yang sedang di depan penjual makanan.
"gak nafsu" jawab vino.
"oke, btw kalo lo masih takut begini, rencana kita batalin" sahut calvin setelah mengambil sebotol air mineral.
"eh enggak bisa, gua gak mau yang udah diperjuangkan tadi malah sia-sia" sahut vino.
calvin tersenyum lalu melihat jam tangannya.
__ADS_1
"oke, masih ada waktu 15 menit sebelum berangkat" calvin memberi tahu, lalu meminum air nya.