
setelah dari gereja yang berangkat dari rumah andika, calvin pulang ke rumahnya, saat memasuki ruang tamu disana sedang ada wildan dan ayahnya, pak andre.
"pa" panggil calvin.
"pas banget kamu pulang, sini" panggil papanya, calvin mendekat dan bersalaman dengan pak andre.
"untuk besok kamu ikut papa ya" ucap papanya setelah calvin duduk.
"besok kan calvin kuli.... ah pa" ucap calvin saat di kata kuliah ia baru ingat jika ia sedang libur.
"bukanya kamu masih libur?" tanya papanya.
"iya pa masih, calvin lupa" jawabnya.
"yaudah, besok kamu ikut papa ke kantor ya" ucap papanya lagi.
"iya pa" calvin berpikir untuk melakukan permintaan papanya sekali-sekali saja, lagi pula hanya untuk esok.
"kalo gitu calvin istirahat dulu ya pa" ucap calvin lagi, tangan kirinya menyentuh papanya.
"iya" jawab papanya singkat,
"pak andre, dan, saya izin undur diri" mereka menganggukkan kepala, calvin berdiri dan pergi melangkah, saat ingin melangkah lebih jauh lagi tiba-tiba saja datang dua orang.
"siang, vin" salam dari radit dari luar pintu masuk, calvin kembali ke arah pintu dan membukanya.
"radit, keiza, ngapain tiba-tiba kesini?" tanya calvin.
"lo harus liat vin" ucap radit, keiza yang baru saja membuka mulut ingin melanjutkan percakapan radit, calvin langsung berbicara.
"masuk dulu, jangan di pintu" ajak calvin, mereka masuk, calvin menutup pintu.
radit dan keiza bersalaman dengan papa calvin.
"dan, kok lo disini?" tanya radit setelah bersalaman dengan pak andre.
"nanti gua jelasin, ayo kamar gua langsung" calvin yang menjawabnya, ia langsung melangkah masuk lalu menaiki tangga menuju kamarnya, radit dan keiza mengikuti.
saat semua dikamar calvin, calvin menutup pintu dan duduk di atas kasur.
"ada apa kalian tiba-tiba kesini?" tanya nya.
"hp lo mati apa?" tanya radit.
"iya, lupa charge semalam, terus tadi pagi mati" jawabnya lalu mengeluarkan hp nya dan menchargernya.
"baru di charge gak tuh" sahut keiza, sedang calvin kembali duduk di atas kasur, keiza dan radit duduk di atas sofa.
"emang ada apa?" tanya lagi calvin.
__ADS_1
"jangan ilang-ilang mulu sih vin, lo sejak kuliah sejak deket sama silent night jadi suka ilang-ilangan, ingat posisi lo, saat dibutuhin lo malah gak ada" radit tegas.
"iya, gua akuin gua salah, gua minta maaf, gua akan banyakin waktu buat kalian lagi, emang ada apa?" jawab calvin.
"farhan sama vino diserang silent night tadi malam" radit memberi tahu.
"hah?" calvin bingung bercampur kaget "serius kalian? setelah kita lakuin itu?".
"iya vin, gak lama lo pulang sama dika, beberapa lainnya juga pulang, tapi vino sama farhan kena serang silent night" keiza yang menjawabnya.
"kenapa baru ngabarin sekarang?" tanya calvin.
"vino dan farhan sempet gk sadarkan diri, hingga dibawa ke rumah sakit sama orang gak dikenal, mereka baru ngabarin tadi pagi" keiza memberi tahu.
"wildan lagi di bawah itu, langsung serang dia aja yuk, ahaha" balas calvin lalu tertawa.
"vin serius" sahut radit.
"emang wildan ada urusan apa dah itu?" tanya keiza.
"bisnis, gak usah diperpanjang soal ini" jawab calvin.
"terus masalah tadi gimana?" tanya radit.
"bentar" calvin mendekat ke meja dimana ia mencharger hp nya, ia menyalakan hp nya yang tadinya mati.
"kalian jangan ngomong apa-apa dulu ya" calvin memperingati, setelah hp nya nyala, ia menelpon gabriel.
"iya kenapa vin?" gabriel dalam telpon, calvin memperbesar suara telponnya agar radit dan keiza juga bisa mendengar.
"wildan ada?" tanya calvin.
"dari kemarin sore dia lagi pulang dulu ke rumahnya vin, katanya ada urusan, kenapa?". mereka bertiga saling bertatapan saat gabriel mengatakan itu.
"gapapa nanya aja, eh iya tadi malam adain ride night?" tanya calvin basa-basi.
"iya, terus pas pulang-pulang markas udah gak enak banget, kotor parah, kerjaan satria kenanga nih pasti" ucap gabriel "eh maaf vin, gua gak bermaksud buat..".
"iya gapapa, kalo gitu udah dulu ya, gua masih ada urusan lagi, maaf soal markas lo, jd gak enak gua dengernya" calvin.
"iya gapapa, oke udah dulu ya" gabriel yang langsung mematikan telponnya.
"kalian denger sendiri kan? wildan udah pulang dari kemarin sore" ucap calvin yang kembali meletakkan hp nya.
"dia masih punya anggota vin, masih ada kenzie juga ketua penyerangan mereka" sahut radit, calvin mengambil napas dalam juga diam sejenak seperti berpikir, tapi tak lama ia malah menguap, ia menutupnya dengan telapak tangannya.
"uhhh, ketua tempur gua ngantuk, yaudah tidur dulu aja, santai dulu" sahut radit.
"iya, tapi kalo besok maaf banget ya, gua juga belum bisa, paling selasa" calvin memberi tahu.
__ADS_1
"mau ngapain?" tanya keiza.
"gua udah janji sama papa gua, besok gua ikut dia ke kantor" calvin memberi tahu.
"bakal ada wildan juga?" tanya radit.
"kayanya iya, soalnya ayahnya wildan lagi ajuin kerjasama" calvin memberi tahu.
"yaudah selasa markas ya" ucap radit.
"iyaaa...." lagi-lagi calvin menguap juga ditutup telapak tangannya seperti sebelumnya.
"ngantuk banget kayanya lo vin" sahut keiza.
"gua tidur dulu, kalian terserah mau ngapain dulu" calvin menjatuhkan tubuhnya diatas kasur menghadap kanan, memeluk guling lalu memejamkan matanya.
******
"selamat pagi calvin" ucap radit saat melihat calvin yang baru saja ingin membuka matanya, ia melihat jam dinding, sekarang jam 5 kurang 10 menit.
%yang tadinya hanya ada keiza dan radit di kamarnya, sekarang wildan juga disana.
"udah selesai dan?" tanya calvin yang sedang berusaha membuka mata sepenuhnya sambil mengumpulkan nyawanya.
"udah, tinggal besok doang, terus gua di minta sama papa lo buat main dulu sini" jawab wildan.
"oh yaudah".
"untung aja calvin lagi tidur disini, kalo lagi di markas pasti udah diisengin nih ahaha" keiza ikut berbicara.
"kalian pada gak ada akhlak, orang lagi tidur digangguin" jawab calvin.
"lo yang mulai woi, makanya pada dendam sama lo ahaha" balas keiza lagi.
"iya gua salah mulu di mata kalian" Calvin dengan nada pasrah.
"ngomongin apa aja kalian tadi?" tanya calvin.
"ngomongin lo" sahut radit.
"jadi gua punya banyak fans ya" jawab calvin.
"siap menghujat nih" sahut keiza.
"hujat dong abang" calvin dengan nada menantang juga bercanda.
"ultah udah lewat sih lo, coba belum, gua ceburin laut lo, mana pas banget lagi sakit lagi hari itu, malah kita yang di prank dengan tiba-tiba menghilang" keiza mengingat kejadian di hari calvin ultah, tapi malah diculik oleh geng black flower dan black spider.
"udah ah, gak usah diinget-inget lagi, bikin gua kesel lagi dengernya, orangnya juga udah gak ada" jawab calvin.
__ADS_1
"iya" singkat keiza.