
note: mengandung kata kasar
"vin ujian gimana aman?" tanya radit pada calvin yang baru saja bergabung.
"aman" jawab calvin.
"rencana ke cakra?" tanya keiza.
"nanti dulu yak" jawab calvin.
"silent night ngajak ketemuan" tambah calvin.
"nanti dulu" jawab radit.
"lo ngikutin jawaban gua?" tanya calvin.
"enggak, masalahnya adalah cakra dan andra tadi gua liat lagi kumpul, gak tau lagi apa" jelas radit.
"jawaban lo enggak kenapa?" tanya radit.
"menunggu waktu yang tepat, gua juga lagi pusing, gua mau pulang dulu" ucap calvin lalu masuk mengambil pakaian kotornya untuk di bawa ke laundry.
setelah ke laundry, ia pulang ke rumahnya, di perjalanan pulang, benar apa yang dibicarakan radit, black spider dan black flower sedang mengadakan pertemuan.
"ma, pa" sapa calvin melihat orang tuanya di ruang keluarga.
"hei sayang, sini duduk" mama calvin mengajaknya duduk bersama.
"kelly" panggil mama calvin, tak lama datang seorang pembantu rumah tangga.
"tolong kamu siapin makan malam ya untuk calvin" perintah mama calvin.
"baik bu" jawab kelly lalu kembali ke arah dapur.
"sayang, kok muka kamu kusut gitu?" tanya papa calvin.
"stres kali dia kuliah, baru juga semester satu" sahut Harold dengan tatapan masih ke tv.
"austin mana ma?" tanya Calvin, mengabaikan perkataan harrold, padahal calvin hanya butuh waktu untuk beristisrahat.
"lah tadi disini, mana pa?" mama calvin sambil austin.
"baaaaa!!!" austin mengagetkan calvin dari arah belakang, calvin menengok dengan santai, tidak kaget sama sekali.
"abang gak asik" ucap austin lalu duduk samping harrold. calvin berdiri dan duduk di samping austin.
"keluar yu, kita jalan-jalan malam" ajak calvin pada austin.
"ikut..." sahut harrold.
"gua ngajak austin bukan lo" jawab calvin.
"ayokk" austin menerimanya.
"calvin, harrold sekalian ajak" mama menasehati pelan.
"iya ma, calvin bercanda doang kok tadi" jawab calvin.
"naik motor ya" Ucap lagi calvin.
"asik, bosen naik mobil mulu" austin menyetujui.
"yaudah bentar, abang naro tas dulu" ucap calvin lalu pergi menaiki tangga untuk ke kamarnya, ia juga mengganti jaket satria kenanga dengan sweater, lalu turun lagi kebawah.
"ayok" ajak calvin setelah menuruni tangga.
"bu makanan sudah siap" kelly tiba-tiba datang.
"calvin kamu makan dulu ya, nanti baru keluar" ucap mama Calvin pelan.
"taro dulu aja, ayok austin, harrold" ucap calvin, austin dan harrold mendekat ke calvin, calvin menggandeng tangan austin.
"kok naek motor papa sih bang, naik motor abang aja" ucap austin ketika calvin menyiapkan motor bebek milik papanya.
"yaudah ayok" calvin berpindah ke motornya yang ada di samping motor sebelumnya.
"bang ngebut ya biar kaya pembalap gitu" ucap austin lagi setelah duduk di depan calvin, sedangkan harrold di belakang.
calvin menjalankan motornya ke sebuah mall.
"main timezone atau nonton?" tanya calvin.
"timezone" sahut austin. calvin berjalan mengarah ke Timezone, menaiki eskalator.
__ADS_1
"calvin" suara karina saat sampai di atas.
"karina, kamu disini?" tanya calvin kaget melihat karina ada disana.
"ini siapa?" tanya calvin yang melihat karina bersama laki-laki lain.
"kenalin fadlan, kakak aku" jawab karina, lalu calvin dan fadlan saling berkenalan.
"ini siapa?" tanya karina.
"kenalin, ini harrold adik aku yang pertama, dan ini austin adik aku yang paling kecil" jawab calvin.
"ihh lucu" karina membungkuk melihat dan mencubit pipi austin.
"ini pacar kakak?" tanya harrold, karina hanya tersenyum.
"ih gak pernah cerita, aku bilangin mama" harrold mengeluarkan hp nya. calvin ingin mencapai tangan harrold, tapi ia sudah menjauh.
"aku duluan ya" ucap calvin senyum lalu mengejar harrold bersama austin.
"udah aku bilangin" ucap harrold lalu membesarkan suara telponnya, calvin menjewer telinga harrold pelan.
"anak papa udah ngerti cewek sekarang" suara papa dalam telpon.
"ma, aku di jewer sama abang" harrold mengadu.
"calvin" mamanya memperingati.
"norak ma harrold, udah ah" ucap calvin, lalu melangkah mengajak austin, tak lama harrold mengejar setelah mematikan telponnya.
calvin dan dua saudaranya bersenang-senang malam itu. mereka makan malam di mall itu juga.
"makanan yang gimana?" tanya harrold.
"gampang, tinggal makan lagi tar" jawab calvin.
selesai makan mereka pulang.
"kelly, tolong bawain makanan aku ke kamar" calvin bersuara sedikit kencang agar terdengar selly dari ruang keluarga.
tak lama kelly membawa sepiring makanan dan segelas minuman melewati mereka lalu naik ke lantai 2.
"ma, pa, calvin ke atas dulu" ucap calvin setelah kelly kembali turun.
suara hp calvin berbunyi, gabriel yang menelpon, calvin mengangkatnya.
"hallo gab" calvin.
"vin, gimana meet up satria kenanga, udah di sampaiin?" gabriel.
"udah, katanya nanti dulu" calvin.
"sekarang lo dimana?" tanya gabriel.
"di rumah" calvin.
"balik lagi kesini kapan?" gabriel.
"sabtu sore kayanya" calvin.
"gua cuma mau kasih tau lo jadi incaran cakra diluar anggota satria kenanga dan silent night" gabriel.
"lah, gua salah apa?" calvin.
"entah, gua tau dari kenzie, yang penting lo hati-hati aja, kalo ada apa-apa hubungin gua" gabriel.
"oke, makasih gab" calvin.
"iya sama-sama" gabriel lalu mematikan telponnya.
calvin meletakkan hp nya begitu saja di kasur.
"double incaran ini namanya, sebagai calvin dan sebagai ketua penyerangan satria kenanga" ucap calvin pelan pada diri sendiri.
ia bangun lalu duduk di kursi malas, dan memakan makanannya, setelah itu ia lanjut mengerjakan tugas hingga larut malam, sebelum tidur.
keesokan hari nya, hari jumat, calvin hanya di rumah mencari kenyamanan, kumpul bersama keluarga nya, di hari sabtu sore, calvin berangkat lagi, mengambil pakaian di laundry, ke markas meletakkan pakaiannya, lalu ke rumah jeremy, disana ada saron.
"weh vin, apa kabar?" tanya saron.
"gak gak baik" jawab calvin.
"kenapa lo?" tanya saron.
__ADS_1
"gak, gak baik, berarti ya baik" jelas calvin.
"sih anjir" saron.
"gua ke bawah dulu ya" ucap jeremy lalu keluar, calvin mengangguk.
"oiya vin, kemarin geng gua ketemuan sama black flower, cakra bilang kalo silent night udah bersekutu sama satria kenanga, emang iya?" tanya saron.
"cakra cerita apa lagi selain itu?" calvin bertanya balik.
"udah sih itu aja" jawab saron.
"apa alasan cakra berkata begitu?" tanya calvin lagi.
"dia cuma bilang geng satria kenanga nyerang geng dia, sedangkan silent night enggak" saron memberi tahu.
"gak bener ini ahaha" sahut calvin lalu tertawa.
"gak bener gimana?" tanya saron.
"kita tanya silent night langsung sekarang" ucap calvin mengambil hp nya dan vidcal dengan wildan.
"hallo dan, ken" calvin memunculkan gambar dirinya dan saron dalam vidcal, sedangkan wildan bersama kenzie.
"hai calvin, saron" sapa wildan.
"kalian malam minggu gak jalan? biasanya jalan" tanya calvin.
"udahan kemarin" jawab wildan.
"pindah jadwal ya" ucap saron.
"iya, sekalian kemarin ada kebakaran besar kan, jadi kita kesana, semua bantuan kita langsung serahin ke sana" wildan memberi tahu.
"oiya dan, ken, jadi gini tadi saron bilang, kalo kalian bersekutu sama satria kenanga, karena satria kenanga hanya menyerang black flower tapi tidak ke geng kalian" calvin memberi tahu.
"bulsh*t, black flower duluan yang nyerang kita, terus kebetulan satria kenanga lewat, mereka bantuin kita" kenzie langsung menanggapi.
"terus cakra juga bilang katanya udah gak berteman sama kalian lagi, emangnya karena apa?" tanya saron.
"soal itu, cakra kira kita bersekutu sama satria kenanga, padahal boro-boro ngajak meet up aja susah banget" jawab kenzie.
"kok cakra bisa mengira begitu?" tanya saron lagi.
"karena kita belain calvin, saat calvin di keroyok sama mereka" jelas kenzie.
"lo diapain sama mereka vin?" tanya saron ke calvin.
"sampai diancam pake benda tajam" tambah wildan.
"tapi lo gapapa kan vin?" tanya saron lagi melihat calvin.
"gapapa, untung ada wildan dan teman-temannya" jawab calvin.
"berarti yang diomongin cakra gak sesuai fakta dong" ucap saron.
"dan dikurang-kurangi serta dilebih-lebihkan" tambah kenzie.
"aduh, mana geng motor gua udah bantu cakra buat ngerencanain nyerang satria kenanga lagi" sahut saron.
"serius?" tanya calvin melihat saron.
"tujuh rius" jawab saron.
"saran gua, tarik diri aja ron selagi bisa, dari pada nanti geng an lo juga jadi sasaran satria kenanga, apalagi strategi mereka pinter banget" wildan memberi saran.
"iya, tapi soal strategi kita pake yang hampir, mirip-mirip sama dengan yang calvin kasih tau" ucap lagi saron.
"lo kasih tau mereka?" tanya calvin kaget.
"maaf vin, maaf banget, bukan gua yang kasih tau ke cakra, tapi delmar" ucap saron melihat calvin.
"duh, salah gua, salah gua" ucap calvin sambil memejamkan mata lalu berdiri, mengambil dan memakai sweater nya.
"mau kemana vin?" tanya saron.
"keluar bentar, nanti gua kesini lagi" jawab calvin lalu mengambil hp nya dari tangan saron.
"udah dulu ya guys" ucap calvin di vidcal lalu mematikannya.
di lantai bawah ada jeremy dan beberapa temannya sedang berkumpul.
"jer, gua keluar dulu, nanti balik lagi" ucap calvin.
__ADS_1
"iya, hati-hati vin" sahut jeremy, calvin keluar menuju markas dengan motornya.