To The Night Street

To The Night Street
rencana pertemuan


__ADS_3

keesokan harinya saat di kelas, setelah dosen terakhir keluar, pukul 12.00.


"ke kantin yuk" ajak calvin.


"ayok" sahut daniel lalu berdiri, Calvin, gabriel dan zayeen ikut berdiri, mereka pergi ke kantin.


baru saja duduk di meja kantin, karina menelpon calvin.


"sayang, kamu lagi sibuk gak?" tanya karina.


"hmm, enggak kenapa?" calvin.


"nanti kita jalan yuk" karina.


"hari ini?" calvin.


"iya" karina.


"gak weekend aja gitu?" Calvin.


"weekend aku udah ada rencana sama keluarga, makanya aku ajak kamu hari ini" karina.


"hmm, besok aja gimana?" tanya calvin.


"besok boleh, yaudah besok ya" karina.


"oke" calvin lalu mematikan telponnya.


"siapa vin?" tanya daniel.


"cewek gua" jawab calvin.


"anjir udah punya pacar aja lo, siapa?" sahut Gabriel.


"karina, yang kemarin kalian liat gua lagi sama dia" jawab calvin.


"gua aja kalah lo sama calvin ahaha" sahut daniel.


"ah cewek lo mah dimana-mana niel" sahut zayeen.


"tapi kemarin muka nya gak keliatan vin" ucap gabriel.


"lagian buat apa juga kalian liat-liat mukanya?" tanya calvin.


"gabriel mau nikung vin ahah" sahut daniel.


"awas ada orang ke tiga ahaha" sahut zayeen setelah daniel.


"ngawur aja lo zay, niel" sahut gabriel, calvin tidak menjawab lagi tentang itu.


"btw gak ada yang mau pesen makanan ini?" tanya calvin.


"yaudah gua yang pesen, kalian mau apa?" tanya gabriel.


"bingung gua gab mau makan apa, lo pesenin dah apa aja, minumnya es jeruk" jawab calvin.


"sama kek calvin" sahut zayeen.


"gua juga" daniel juga.


"anjir, kalo begini malah gua yang bingung pesen apa, yaudah apaan aja ya" ucap gabriel lalu pergi memesan makanan.


"nih duit gua" selesai makan, calvin meletakkan uang nya di meja.

__ADS_1


"abis ini lo mau kemana vin?" tanya gabriel yang juga meletakkan uangnya di meja.


"ke rumah jeremy kayanya, udah lama gua gak ke rumah dia" jawab calvin.


"lo sendiri gimana?" tanya calvin.


"katanya wildan sih, black flower ngajak ketemuan, jadi tar malam mau ketemuan sama mereka" jawab gabriel.


"mau ngomongin apa?" tanya calvin. gabriel mengangkat bahu.


"vin semalam anggota satria kenanga gimana?" tanya gabriel.


"bagusnya sih gak ada yang terluka parah" jawab calvin.


"eh vin" panggil gabriel. calvin hanya melihat gabriel.


"satria kenanga mau ada rencana penyerangan lagi gak?" tanya gabriel.


"setau gua sih gak ada" jawab calvin.


"kalo di luar sepengetahuan lo?" tanya gabriel diluar akal sehat.


"yah mana gua tau" jawab calvin ketus.


"ahah iya santai, gak usah ngegas" jawab gabriel lagi.


calvin mengambil hp dan menelpon jeremy.


"jeremy, lo dimana?" calvin.


"kenapa? mau nginep? sini, gua di rumah" jeremy.


"eheh, tau aja lo" calvin.


"yaudah nanti gua kesana" Calvin.


"oke" jeremy, lalu calvin mematikan telponnya.


"vin markas satria kenanga dimana?" tanya gabriel.


"duhh, kalo soal itu maaf, gua udah janji gak bakal kasih tau ke siapa-siapa" jawab calvin.


"yaudah, lo juga jangan kasih tau markas gua dimana ke silent night" balas gabriel.


"iya" jawab calvin.


"vin, ketua satria kenanga siapa?" tanya gabriel lagi, dia dari tadi juga sambil memegang hp nya.


"siapa ya, gua lupa" jawab calvin.


"kalo ketua penyerangan dan ahli strategi?" tanya gabriel lagi.


"gua, percaya gak? ahahaha" jawab calvin lalu tertawa.


"serius vin" ucap gabriel.


"gak tau juga, posisi lo aja gua gak tau" jawab calvin.


"gua? wakil sekaligus koordinator" gabriel memberi tahu.


"ohh" jawab calvin lalu meminum es jeruknya lagi.


"kalian ngomongin apa sih? inget woi ada gua sama zayeen, jangan asik berdua" sahut daniel.

__ADS_1


"maaf, ahaha" sahut gabriel.


setelah itu mereka mengobrol bersama hingga sejam kemudian mereka pulang, ke arah tujuan masing-masing, zayeen dan daniel pulang ke rumahnya, gabriel ke markas, dan calvin ke rumah jeremy.


"hai vin, apa kabar" sapa saron kepada calvin yang baru saja masuk kamar jeremy bersama jeremy setelah menjemputnya dari pintu masuk.


"baik, lo sendiri gimana?" calvin bertanya kembali lalu duduk di lantai beralas karpet seperti biasa.


"luar biasa" jawab saron.


trenodd..... hp saron berbunyi, saron mendekatkan hp ke telinganya. (calvin dan jeremy hanya mendengar apa yang diucapkan saron)


"hallo andra, kenapa?" saron.


"black flower ngajak kita ketemuan di saung abc jam 9" alfandra.


"ngapain?" saron.


"gua juga gak tau, tapi yang gua denger, black flower sempet nyerang satria kenanga, terus di bales sama satria kenanga, tapi malah ada yang kalah dari black flower sendiri" jelas alfandra dalam telpon.


"yaudah kalo lo mau ikut, tapi gua gak mau berurusan lagi sama satria kenanga, kalo di balesin terus mereka gak akan berhenti menyerang" ucap saron.


"yaudah kalo lo gak mau ikut, kalo ikut ketemuan aja gitu?" alfandra.


"enggak, seandainya satria kenanga ada yang tau gua gak ikutan, jadi kalo kalian mau ngapain dan di bales, gua gak kena ahaha, tapi pasti mereka cuma liat dari geng mananya" saron.


"kayanya mau bales dendam lagi nih black flower, mana minta bantuan segala ke silent night sama black spider, tenang ron, gua pastiin lo aman" ucap calvin dalam hatinya.


"nah itu lo tau, mending lo dateng aja dulu" alfandra.


"enggak, gua mau di sini aja, setidaknya mengurangi jumlah dari black spider yang ikutan ahaha" saron.


"gila kalo mereka, 3 geng bersatu, bisa kewalahan geng gua lawan mereka sekaligus" ucap lagi calvin dalam hatinya.


"yaudah" andra lalu mematikan telpon.


"kenapa ron?" tanya jeremy. calvin juga ingin menanyakan itu, tapi ditanyakan jeremy dahulu.


"gak tau, kata andra black flower ngajak ketemuan" jawab saron.


"ketemuan buat?" tanya calvin.


"kurang tau juga sih, gua gak tau pasti tapi kayanya berhubungan sama satria kenanga, gua udah males berurusan sama mereka, makanya gua gak ikut" jawab saron.


"hmm" calvin hanya berdeham lalu memakan chiki yang sudah terbuka.


"vin, bisa maen PS?" tanya saron.


"bisa" jawab calvin.


"lawan gua yuk balap mobil, yang kalah traktir makan malam ini, traktir jeremy juga" ucap saron.


"boleh, siapa takut" calvin dengan percaya diri.


"jeremy, ganti komputer jangan tv" ucap saron pada jeremy.


"iya, mayan makanan gratis ahaha" jawabnya lalu tertawa kecil dan mengganti layar LED dati TV menjadi layar komputer.


saron yang tadinya tengkurap di atas kasur, turun duduk di bawah samping calvin.


calvin yang memenangkan permainan itu, hingga saron yang mentraktir mereka ber-2 malam itu.


mereka bersenang-senang malam itu ber-3, hingga akhirnya mereka tidur.

__ADS_1


__ADS_2