
"makasih calvin buat hari ini" ucap karina setelah turun dari motor calvin.
"sama-sama" jawab calvin.
"oiya ini helmnya" ucap Karina lagi.
"bawa aja, gua duluan" jawab calvin, lalu menjalankan motor nya ke markas.
"vin jangan lupa tar malam" tulisan pesan datang dari gabriel ketika calvin membuka hp nya yang baru saja sampai di markas. calvin hanya membalas "iya", karina juga mengirimkan foto-foto yang tadi, setelah melihat nya, dia meletakkan hp nya di atas meja.
"anjay, siapa itu?" tak disadari, ternyata leo melihat layar hp calvin.
calvin melihat leo, dengan tatapan bertanya-tanya.
"itu cewek siapa? pacar?" tanya leo senyum-senyum.
"bukan" jawab calvin singkat.
"ya kali kalo bukan sedekat itu" balas calvin.
"teman aja" balas calvin lagi.
"pj, pj" sahut mikel.
"pj apaan?" tanya calvin memandang mikel.
"pajak jadian ahaha" jawab mikel.
"baru tau gua, kalo jadian udah kena pajak sekarang ahahah" balas lagi calvin kemudian tertawa kecil.
"gua tau pasti pada laper ini sore-sore ahaha" alvino ikut bicara, lalu tertawa.
"ditt, mana radit, anggota lo pada laper nih dit ahaha" ucap calvin sambil mencari radit kemudian tertawa.
radit yang tadinya duduk di sofa sisi lainnya melangkah mendekat, sambil berjalan dia mengeluarkan dompetnya dan menaruh uang dua lembar berwarna merah di meja, dimana calvin berkumpul.
"eh beneran dong, tuh kan kurang baik apa lagi radit" ucap calvin kemudian tertawa.
"itu beliin apaan kek terserah, buat bareng-bareng ya" ucap radit setelah meletakkan uangnya dan duduk di lantai, depan meja, dia menyempil.
"et, lo duduk atas sini, ngapain di bawah" sahut jordan, yang menggeser memberi celah untuk radit, radit mengisinya.
"sini dah gua yang beli, beli gorengan aja ya" ucap keiza lalu mengambil uang yang ada di atas meja.
"gorengan 200rb pada radang besok ahaha" sahut mikel.
"pinter banget lo kel, ya gak gorengan semua, mending lo ikut gua aja" ajak keiza.
"ayo dah" mikel berdiri juga keiza, mereka berdua ke arah motor lalu keluar.
tak lama norik dan andika datang lalu duduk bergabung.
"calvin lo tau gak?" andika datang-datang langsung mendekati calvin, calvin melihat andika, bahwa dia mendengarkan.
"cewek yang gua suka namanya mila dan dia single, seneng banget gua" andika bercerita.
"ciee… kalian lagi pada fall in love ya ahaha" sahut alvino.
"eh bocil diem aja lo" sahut andika pada alvino.
"lo kenal dari mana?" tanya calvin.
"kan gua satu gedung sama anak psikolog, terus tadi pas gua turun tangga, gua sapa dia, dia jawabin gua, akhirnya gua dapet nomor telponnya" andika bercerita dengan senangnya.
"benar ya, cowok juga bisa alay kalo lagi jatuh cinta" sahut norik, yang baru saja menarik bangku untuk bergabung.
"anjayy, berani juga lo deketin cewek, selamat, dikit lagi juga jadian ini mah" ucap calvin lalu tertawa.
__ADS_1
"doain" jawab andika.
"iya" balas calvin, andika duduk di tangan sofa.
"ini pada diem-diem bae, gak keluar? besok sabtu woi, pada single ya ahaha" ucap dika setelah duduk.
"kaya lo gak single aja anjir, baru kenalan, kalo nanti ditolak gua ketawain lo dik" sahut radit, kemudian tertawa.
"kita lihat nanti, semoga diterima, semoga diterima ahaha" ucap andika lalu tertawa.
setelah beberapa saat mereka mengobrol, keiza dan mikel kembali membawa banyak makanan.
"widih, pas banget gua laper abis dengerin dosen yang ngomong panjang lebar, males banget gua ahaha" ucap andika setelah mereka meletakkan makanannya di atas meja.
andika membuka salah satu box martabak manis, mengambil 1 potongan, diikuti yang lainnya menyerbu makanan yang ada.
"belinya lama, abisnya gak ada 5 menit ahah" sahut keiza, kemudian tertawa.
mereka hanya mengobrol, bercanda dan terkadang sibuk dengan hp masing-masing, keluar masuk markas karena kesibukannya masing-masing, hingga jam 11.10 calvin keluar markas, dia berdiri dan melangkah menuju motor nya.
"mau kemana lo vin?" tanya keiza, calvin berbalik badan.
"balik" jawab calvin kemudian berbalik badan lagi ke motornya dan pergi keluar menuju jalan acid.
sesampainya, sudah ada gabriel, kenzie dan wildan, calvin membuka helm.
"nih kayanya dua orang sama lo mulu ya gab" ucap calvin ketika sampai.
"anak ayam gua juga mereka, sama kaya lo, gua ajak kemana aja mau ahaha" jawab gabriel.
"pertandingan kita doang kan? mereka enggak" tanya calvin.
"iya kita doang, mereka cuma nemenin aja" jawab gabriel.
"kalo menang paling gua rekrut lo jadi anggota gua ahaha" sahut wildan.
"udah yuk mulai, tau kan lintasannya?" tanya gabriel.
calvin mengangguk, dan memakai helmnya.
calvin memutar arah, dan menyamai kedudukan dengan gabriel. mereka siap di posisi.
"biar gua yang itung" ucap kenzie. berdiri di depan mereka.
"satu" kenzie mulai berhitung.
"dua" lanjut kenzie.
"tiga" mereka menjalankan motornya dengan cepat.
gabriel memimpin diawal, saat ditengah perjalanan berhasil di susul oleh calvin, gabriel mendahului calvin lagi setelah belokan, hingga ingin mendekati garis finish, calvin mempercepat motornya lagi dan berhasil menyusul gabriel, hingga lagi-lagi calvin lah pemenangnya. setelah melewati garis finish calvin memelankan jalannya dan muter balik, kembali dimana kenzie dan wildan berada, begitu juga gabriel, calvin dan gabriel membuka helm.
"katanya anak motor, lawan gua kalah ahaha" ucap calvin yang kedua kali setelah lomba melawan gabriel saat menuju taman asoy waktu itu.
"curang lo ya" ucap gabriel.
"curang gimana, kita cuma berdua" jawab calvin.
"iya, gua akuin lo gg" balas gabriel.
"vin, yakin gak mau gabung?" tanya wildan.
"ahaha maaf banget nih dan, gua bener-bener gak bisa" jawab calvin.
"kenapa? udah punya geng motor lain?" tanya kenzie.
"gapapa, gak pengen gabung aja" jawab calvin lagi.
__ADS_1
"yaudahlah, kalo anak ayam gua gak mau jangan dipaksa, eh tapi kalo kita ada lomba nih, lo mau gak wakilin?" tanya gabriel.
"wakilin? kan lo punya anggota" jawab calvin.
"iya punya, cuma buat lawan geng motor lain yang rada ngeselin" jawab gabriel.
"siapa?" tanya calvin.
"satria kenanga, gua akuin sih mereka gg, tapi sombongnya juga banget-banget" kenzie yang menjawabnya kali ini.
"anjir, lawan geng motor gua sendiri, btw kemarin keiza menang, tapi setau gua keiza gak sombong dah, kemarin dia kan yang tanding" pikir calvin.
"satria kenanga?" tanya calvin, dia pura-pura bingung.
"iya, mau gak bantu kita?, nanti lo sama gua yang tanding" sahut gabriel lagi.
"gua belum tau, urusan geng motor kalian kan itu" jawab calvin.
"yaudah kalo gak mau gapapa" jawab gabriel.
"maaf ya, tapi gua gak mau ikut campur urusan kalian" ucap calvin lagi.
"iya gapapa vin, santai" jawab gabriel, kenzie dan wildan mengambil motornya.
tiba-tiba saja vino dari ujung jalan, ingin melewati jalan ini.
"eh itu anggota satria kenanga" ucap gabriel kemudian memakai helmnya lagi, begitu juga wildan dan kenzie. calvin mengikuti.
"kalian mau ngapain?" tanya calvin.
"hanya berbicara dengannya" jawab kenzie lalu menjalankan motornya ingin menyekat jalan vino, vino langsung mempercepat jalannya, kenzie mengejarnya, diikuti gabriel dan wildan, calvin mengikuti mereka, memastikan alvino baik-baik saja.
saat di pertigaan jalan di depan, jalan kanan dan kiri di blok oleh kenzie dan gabriel, belakangnya ada wildan. alvino tetap di motor mencoba untuk tenang, calvin di belakang wildan. mereka langsung melepas helmnya dan mendekat ke alvino.
"turun lo" perintah kenzie, alvino turun, calvin melepas helmnya dan ikut turun dari motor, tapi masih tenang di belakang wildan
"buka helm lo" perintah gabriel, lalu membuka helm dan meletakkannya di atas motor.
"gua mau nanya" ucap wildan yang membuat vino berbalik ke belakang, dia mengarah ke wildan, dan melihat calvin ada di belakangnya, calvin meletakkan jari telunjuknya di depan bibirnya.
"apa benar geng an lo pelaku atas 2 peristiwa kemarin?" tanya wildan tegas.
"bukannya kemarin kalian udah ngomong ke anggota gua yang lain?" tanya vino.
"iya, tapi kita belum mendapatkan jawabannya" jawab wildan.
"karena memang buka geng an gua pelakunya, ngapain kita harus ngaku perbuatan yang bukan kita pelakunya" jawab vino.
gabriel ingin memukul alvino,
"eh gab, ada apaan sih" calvin mendekat, memegang tangan gabriel, alvino jatuh ketanah karena menghindar.
"vin, lo gak usah ikut campur dalam urusan ini" sahut gabriel. kaki calvin menyentuh alvino beberapa kali, menyuruh vino untuk segera pergi.
"yah, tapi ada di depan mata gua, masa ada kekerasan gua diem aja" jawab calvin, masih sambil menendang pelan alvino, menyuruhnya pergi.
alvino mendekati motornya dengan cepat dan langsung menancap gas, membuat sedikit kenzie mundur agar tidak tertabrak ataupun terpepet.
"kan kabur dia" ucap gabriel.
"maaf, emang lo punya masalah apa sama dia?" tanya calvin.
gabriel menarik napas.
"gapapa vin, iya kita gak punya masalah dengan geng motornya, tapi kita hanya coba membantu mencari informasi untuk black spider dan black flower" jelas gabriel.
"lo boleh nyari informasi, tapi gas harus pake kekerasan gab, lo bisa ajak dia ketemuan, bicara baik-baik, dekatin dia, biar dia bisa terbuka juga sama lo, tanya dia baik-baik, gua pulang duluan gab, dan, ken" ucap calvin lalu pergi meninggalkan mereka.
__ADS_1