
alvino, mikel, dan leo akhirnya sampai di jalan ocid, tempat mereka akan mengadakan balap.
"itu temen-temen lo udah pada sampe, siapa yang akan tanding?" tanya gabriel ketika anggota satria kenanga sampai.
"gua sama norik" jawab keiza.
"kalo kalian berdua, terus buat apa tadi kita nungguin temen lo dateng dulu" sahut kenzie.
"ya buat dukung kita lah" sahut norik.
"yaudah, sekarang masuk jalan" ucap alfandra kemudian melangkah ke arah motornya.
keiza dan norik juga memasukkan motornya ke jalan, begitu juga gabriel dan kenzie. sedangkan dari geng black spider yang ikut adalah alfandra dan bastian. dari geng black flower riyan dan ikbal. mereka sudah masuk ke jalan dan menyamai kedudukan.
"biar gua yang aba-aba" sahut wildan.
"bentar" ucap keiza lalu membuka helmnya lagi, ia mengeluarkan hp nya dan menelpon calvin.
percakapan dalam telpon.
"vin, ada strategi?" keiza pelan.
"strategi apaan?" calvin bertanya balik.
"balap" keiza.
"lo kerja sama aja noh sama norik, kompakin" calvin.
"kerja sama gimana?" keiza.
"lo pepetin motor yang pengen masuk kek, halangi mereka buat maju gitu atau kalian cari celah bareng buat masuk kalo tertinggal" calvin.
"oke-oke" keiza lalu menutup telpon.
keiza mendekatkan kepalanya pada norik untuk memberi tahu untuk berkerja sama dengannya.
keiza menggunakan helmnya lagi.
"siap sedia" ucap wildan dari depan pinggir kiri.
"tiga" wildan mulai berhitung mundur.
"dua" ucap wildan lagi.
"satu" sahut wildan yang membuat semuanya maju.
ini adalah lintasan sepanjang 700 meter.
saat ini alfandra memimpin, namun saat jalan berbelok berhasil di susul oleh norik, dia memang jago membelokkan motor walau tetap kecepatan tinggi. keiza di posisi ketiga, dia menahan orang kedua untuk menyusulnya, keiza yang tetap ditengah mencari celah untuk menyusul barisan ke dua alfandra dan samping keiza adalah gabriel.
norik terus menstabilkan kecepatannya dengan menutup jalan motor belakangnya yang ingin mendahuluinya, dan menunggu agar keiza bisa masuk. motor di belakang semuanya juga mengikuti kecepatan norik karena dengan kecepatan yang tidak terlalu cepat, mereka berjalan sangat berdempetan.
saat alfandra ingin masuk, jalan langsung ditutup oleh norik dengan kecepatan yang tinggi dan mengarah ke depan andra, keiza langsung mengambil peluang untuk masuk dan berhasil, norik menjalankan motornya lebih cepat lagi begitu juga keiza, motor di belakang tidak berhenti mengejar, sangat tipis sekali, hingga akhirnya sampai di titik akhir, mereka kembali dimana lomba di mulai.
pertandingan kali ini dimenangkan oleh satria kenanga.
"kerja sama kalian bagus" ucap kenzie setelah membuka helmnya.
"makasih, kalian juga cepat" jawab keiza.
"za, ayo kita balik" sahut norik.
delmar menyusul ke arah andra dan bastian, lalu andra bersuara kencang.
"guys, makasih untuk sekarang, kita duluan" andra berbicara lalu pergi, begitu juga delmar dan bastian.
"vino, mikel, leo, ayok kita balik" panggil keiza.
mereka menghampiri dengan motornya.
__ADS_1
"kita duluan guys" ucap keiza pada anggota black flower dan silent night, lalu menjalankan motornya, mereka ke arah angkringan untuk menyusul yang lainnya
"satria kenanga emang liar banget ya, termasuk cara berkendara mereka" ucap riyan.
"karena mereka sudah sering melakukan balap liar dan ngebut di jalan-jalan kecil" jawab wildan.
"kalian tau dari mana?" tanya cakra yang bergabung dengan motornya.
"kita juga pernah melawan mereka saat mereka di sebuah jalan kecil" jawab wildan.
"sekarang, kita masih belum bisa memastikan mereka pelakunya, kalo gitu kita lanjut ke rencana berikutnya" sahut ikbal.
"kita lakukan besok malam" sahut cakra.
"btw maaf karena mengikutsertakan kalian ke dalam hal ini" tambah cakra ke anggota silent night.
"santai, kita hanya mencoba jadi penengah disini" sahut gabriel.
"besok kita ke markas kalian, meneruskan rencana untuk besok malam" jawab cakra.
"iya, gabriel sama kenzie besok ada kok di markas" jawab wildan.
"gak ada kegiatan? kuliah atau apa?" tanya ikbal.
"di hari jumat mereka gak ada jadwal" wildan memberi tahu.
"oke, besok kita kesana" balas cakra.
"kalo gitu kita duluan" ucap wildan.
"iya hati-hati" jawab cakra.
wildan menjalankan motornya, lalu diikuti gabriel dan kenzie mereka menuju ke markasnya.
sementara alvino, leo, mikel, norik, keiza dan jordan duduk bergabung kembali di warung angkringan, beberapa dari anggota mereka sudah pulang.
"gimana balapnya?" tanya raditya.
"keren" sahut calvin.
"udah yuk, kita balik" sahut andika.
"dika, gua nginep rumah lo boleh?" tanya calvin.
"always terbuka buat lo vin" jawab dika.
"thanks, ayok balik" jawab calvin, lalu berdiri, semuanya juga ikut berdiri.
"kalian ke markas?" tanya pada yang lainnya.
"gua balik kaya biasa" jawab vino.
"gua juga" jordan ikut menjawab.
"gua markas" jawab leo dan radit dengan kata yang sama, yang lain tidak menjawab, mungkin jawabannya sudah diwakilkan.
calvin mengangguk lalu berjalan ke arah parkiran, menunggu dika bersiap, dan menjalankan motornya bersama-sama yang lain walau berbeda tujuan dan arah.
mereka yang berjalan ke markas memutar balik di depan, sedangkan calvin, andika, alvino dan jordan tetap lurus, hingga vino dan jordan berbelok kiri. calvin dan andika masih lurus, dipertengahan jalan ada perkumpulan geng silent night, calvin memelankan jalannya dan memerhatikan mereka, ada gabriel, kenzie dan wildan disana. yang silent night liat kali ini adalah anggota satria kenanga, karena yang mereka lihat dari jaket nya.
setelah melewati mereka, calvin meningkatkan kecepatannya lagi, tak lama sampai di rumah andika.
"vin lo ngapain melanin jalan pas di depan perkumpulan mereka? lo nyari mati?" tanya andika.
calvin menggeleng, lalu turun dari motornya dan melepas helm.
"udah yuk masuk dulu" sahut andika mengajak calvin masuk. mereka masuk dan melangkah ke kamar andika.
calvin duduk di sofa dan menyalakan tv.
__ADS_1
"bentar" ucap andika yang baru saja meletakkan jaketnya di sandaran sofa, kemudian keluar kamar lagi. calvin ikut melepas jaketnya dan meletakkannya di sandaran sofa juga, di bagian lainnya.
"bibi hari ini libur, jadi gak ada yang masak, lo mau makan apa?" tanya andika yang masuk membawa minuman yang diletakkan di meja, lalu duduk di sofa samping calvin.
"biar gua yang pesen" jawab calvin, lalu mengeluarkan hp nya.
"nasi goreng aja ya?" tanya calvin pada andika.
"apa aja yang penting kenyang" jawab andika.
tak lama, calvin meletakkan hp nya di meja.
trenodd… hp calvin berbunyi, calvin mengambilnya lagi, nama karina muncul di layar hp, calvin mengangkatnya.
"hai calvin, apa kabar?" karina.
"baik" calvin.
"kamu masih sekolah, kuliah atau kerja?" karina.
"duduk, nonton tv" calvin.
"kok nonton tv?" karina.
"mana ada orang jam 12 gini, sekolah atau pun kuliah" calvin.
"maksud aku, kegiatan sehari-hari kamu sekarang apa?" karina.
"kuliah" calvin.
"sama dong, aku juga, kamu jurusan apa?" karina.
"kedokteran, lo sendiri?" calvin.
"ihh mantap, kalo aku kimia" karina.
"keren juga" calvin menghargai.
"udah dulu ya, gua ngantuk" calvin, padahal sebenarnya belum ngantuk.
"okedeh, selamat malam calvin" karina.
calvin langsung mematikan telpon dan mengecek pesanan makanannya.
"dika, tolong ambil, pesanannya udah sampe gerbang" calvin malah menyuruh dika mengambil makanan yang dipesannya, dika langsung keluar dan tak lama kembali dengan 2 box makanan.
"thank you" ucap calvin sambil mengambil box itu dari tangan dika. dika duduk lagi samping calvin.
"tadi siapa?" tanya dika lagi.
"karina" jawab calvin.
"anjay, sekarang udah kenal cewek lo" sahut andika, senyum ke arah calvin.
"apaan sih, udah makan sono" sahut calvin, lalu membuka box makanannya.
"udah punya mantan tapi lo?" tanya andika lagi lalu mengambil box makanannya kemudian membukanya.
"udah, 1" jawab calvin lalu menyuap makanannya.
"mantap, eh tapi vin gua kemarin liat anak psikologi, rada tomboi sih tapi gak tau kenapa gua suka sama dia" andika bercerita.
"siapa namanya?" tanya calvin melihat andika.
"nah itu, gua belum tau namanya, gua juga bingung, biar bisa kenalan sama dia gimana caranya ya" ucap andika sambil melihat tv, kaki kiri naik di sofa dan tangan kiri diatasnya memegang box makanan.
"nanti gua bantu cari tau" jawab calvin kembali melihat ke tv, dia duduk sila di sofa dengan box makanannya di atas meja.
"makasih vin" balas dika.
__ADS_1
"sama-sama" balas calvin lagi.
setelah itu mereka menghabiskan makanannya, mengobrol biasa, lalu pergi tidur di jam 2 kurang.