To The Night Street

To The Night Street
makan-makan


__ADS_3

"ini kunci motor lo sa" andika memberikan kunci motor kepada aksa yang sedang duduk kumpul bersama lainnya.


"motor gua kemarin dimana dah?" tanya aksa.


"di rumah temennya calvin" jawab andika.


"yang dateng bareng lo waktu itu bukan vin?" tanya aksa lagi.


"hmm iya" jawab calvin.


"bilang juga makasih ya ke mereka" jawab aksa lagi.


"iya" jawab singkat calvin.


"duhh, kalo dia tau yang bareng sama gua itu silent night berubah pikiran gak ya" pikir calvin.


"vin beli makan, laper nih" ucap radit.


"makanan apaan?" tanya calvin.


"bentar" radit memegang hp nya, lalu masuk pesan dari grub satria kenanga, bahwa yang ingin ditraktir calvin langsung markas, karena tidak semua anggota saat itu sedang di markas, ada pesan tambahan lagi, di tanya nih mau makanan apa sama calvin.


"****** lo dit" ucap calvin setelah membaca itu. radit hanya tertawa.


ada yang menjawab otw, ada yang menjawab rf, solaria, kfc, dan lainnya.


"udahlah, rechese ada ya" ucap calvin.


"sama pizza 1 meter lah, buat penutup" sahut alvino.


"baru tau gua pizza sekarang jadi makanan penutup ya" jawab calvin.


"yaellah, nasi restoran yang semangkuk kecil gak kenyang vin, apalagi lo yang doyan makan pasti tau" ucap leo.


"berasa ulang tahun gua ahaha" ucap calvin.


"nih gua pesen rf paket 20, semuanya level 5.." ucap calvin.


"wehh jangan level 5 juga lah" jordan memotong ucapan calvin.


"level 6?" tanya calvin.


"mana ada" sahut keiza.


"ada, nanti gua yang buat khusus buat jordan" jawab calvin.


"gua level 2 aja" ucap jordan.


"cemen bat lo" jawab calvin.


semuanya yg disana jadi memesan level.


"udah-udah, kalian tulis di grub, level 3 brp, level 4 brp, kalian itung sendiri, kalo udah kasih tau gua, nanti gua pesen" ucap calvin, dia memesan pizza terlebih dahulu.


"eh bentar, aksa lo bisa makan nasi? tenggorokan masih sakit?" tanya calvin pada aksa.


"hmm sebenernya masih, tapi gua pengen juga, gimana ya" jawab aksa.


"gini aja, sekarang lo gua pesenin cream soup dlu, nanti kalo udah enak buat makan, gua beliin rf, jadinya nyusul" ucap calvin.


"gpp vin, udah enakan kok tenggorokan gua, tapi jangan pedes-pedes" jawab aksa.


"yaudah" jawab calvin.


"udah tuh vin" sahut keiza yang sudah menghitung nya.


"5,6,4,3,1, jumlah nya 19 dong, kita ada 20" ucap calvin.


"lo sendiri udah diitung belum?" tanya keiza.


"oiya gua ya ahaha" jawab calvin.

__ADS_1


"pizza tadi gua udah pesen ya, sekarang paket rf minumnya yang pink lava" ucap calvin sambil memesan sesuai jumlah level dari aplikasi di hp nya.


"udah gua pesen, tunggu ya" ucap calvin lalu meletakkan hp nya di meja.


"sa, lo masih inget muka-muka yang nyerang lo gak?" tanya radit.


"enggak, mereka pake masker, gua tau mereka black flower sama silent night dari jaketnya" jawab aksa.


"silent night? kayanya kita gak pernah punya urusan sama mereka" ucap radit.


"minta di kasih pelajaran gak sih?" sahut norik.


"mereka ikut campur aja urusan kita" sahut mikel.


andika dan alvino melihat calvin, karena mereka tau calvin sudah kenal bahkan lumayan dekat dengan mereka.


"vin" panggil radit.


"hmm" jawab calvin.


"buat rencana penyerangan ke silent night" ucap radit.


"duh, gua mundur dulu ya, mau ngerjain tugas udah numpuk, gua mau ke kamar dulu, nanti kalo makanannya udah sampe bilang" ucap calvin lalu masuk ke dalam, dia masuk kamar dan mengambil MacBook nya, dia menaruh macbook nya juga di lemari kamar. dia benar mengerjakan tugas.


"kenapa jadi begini sih, bingung kan gua harus apa" ucap calvin pada diri sendiri sambil membuka macbook nya.


setelah beberapa saat, radit membuka pintu.


"vin, pizza nya udah dateng" radit memberi tahu.


"baru juga buat cover sama kata pengantar gua" jawab calvin.


"deadline-nya malam ini?" tanya radit.


"jumat malam sih ahaha" jawab calvin, menutup macbook nya, menaruhnya lagi di dalam lemari lalu keluar.


mereka memakan pizza sambil menunggu rf nya datang


"suka jalan-jalan malam, muter-muter sama anggotanya" ucap leo.


"jarang balap, makanya kalo balap kalah mulu ahaha" tambah norik.


"terus? udah?" tanya calvin lagi.


"udah sih, lagian mereka juga berurusan sama kita akhir-akhir ini" tambah leo.


"karena mereka sekarang bersekutu dengan black flower dan black spider" ucap jordan.


"eh itu sampe, bantuin woi" calvin yang melihat tukang pengantar makanan sampai di depan gerbang.


beberapa anggota mengambilnya, mereka makan bersama.


"gua keluar dulu, nanti gua kesini lagi" ucap calvin setelah selesai makan, lalu pergi dengan motornya.


saat sedikit jauh dari markasnya, calvin menelpon gabriel.


"gab lo dimana sekarang?" tanya Calvin.


"gua pengen ngomong berdua sama lo, temuin gua di siv sekarang" ucap calvin lalu mematikan telpon dan memasukkan hp nya lagi.


calvin yang sampai di siv lebih dahulu, tak lama gabriel datang sendiri.


"kenapa vin?" tanya gabriel setelah duduk dengan calvin.


"di saat gua jalan sama lo waktu itu, di hari kita nemuin aksa di jalan, ada beberapa anggota lo yang gak ikut kan? mereka kemana?" tanya calvin to the point.


"beberapa bilang mau istirahat, ada keperluan lain, kenapa emang?" tanya gabriel.


"ada yang lagi sama black flower?" tanya calvin.


"hmm, mereka gak bilang mau kemana-mana sih" jawab gabriel.

__ADS_1


"kenapa sih emang?" tanya gabriel.


"aksa cerita kalo yang ngeroyok dia ada 6 orang, 4 dari black flower, 2 dari silent night" calvin memberi tahu.


"aksa udah sadar?" tanya gabriel.


"udah, tadi pagi kayanya lo udah nanya itu dah" jawab calvin.


"duh, gua bener-bener gak tau vin, nanti gua tanya mereka" ucap gabriel.


"terus?" tanya calvin.


"terus gimana?" tanya gabriel.


"gak mau tanggung jawab?" tanya calvin.


dari arah kaca, calvin melihat mikel dengan ceweknya ingin melangkah masuk.


"gab-gab ngumpet kemana kek" ucap calvin panik.


"kenapa emang?" tanya gabriel lalu melihat ke belakang, dia tahu maksud calvin adalah ada anggota satria kenanga yang datang, gabriel melepas jaketnya, diumpetin di kolong meja.


"kamu ke toilet aja ya, aku tunggu sini" ucap mikel kepada ceweknya saat di dekat meja calvin dan gabriel, cewek nya pergi melangkah ke toilet.


"eh vin lo disini?" tanya mikel lalu duduk samping calvin.


"iya, lo sendiri ngapain kesini?" tanya calvin lagi.


"jalan sama cewek gua, terus dia mau ke toilet, jadi gua kesini dulu" jawab mikel.


"ini siapa?" tanya mikel.


"temen sekelas gua, gabriel" calvin memberi tahu.


"mikel" mikel memperkenalkan diri nya lalu berjabat tangan dengan gabriel, gabriel juga menyebut namanya.


"jangan mau temenan sama calvin, nyusahin, suka nyuruh-nyuruh, dimana dia berada harus ada makanan, hidupnya nomaden ahaha" ucap mikel lalu tertawa.


"tapi deket-deket gua mulu lo" jawab calvin.


"ayok sayang" ceweknya mikel kembali.


"gua duluan ya vin, gabriel" ucap mikel lalu pergi.


"ramah juga, gua pikir anggota satria kenanga, sombong-sombong, jutek" ucap gabriel setelah mikel pergi.


"baik kok mereka" jawab calvin.


"lo kenal mereka?" tanya gabriel.


"ya kaya gua kenal ke lo, terus jadi kenal anggota geng motor lo" jawab calvin.


"jadi lo ngajak gua kesini mau ngobrolin masalah aksa?" tanya gabriel.


"iya, gua gak nyangka sama lo, wildan juga pernah bilang katanya cuma membantu tanpa kekerasan, tapi apa" ucap calvin dengan nada sedikit kesal.


"maaf, gua gak tau kalo emang ada anggota gua yang lagi sama black flower terus ngelakuin itu" jawab gabriel.


"mau gua kasih tau?" tanya calvin ketus.


"apa?" tanya gabriel.


"satria kenanga ngincer geng lo, ya gua ngasih tau aja" calvin memberi tahu.


"lo tau rencana mereka?" tanya gabriel lagi, calvin mengangkat bahu.


"cuma itu yang gua tau" ucap calvin.


"gua pergi dulu" ucap gabriel lalu berdiri.


"btw makasih infonya" tambah gabriel kemudian pergi.

__ADS_1


calvin kembali ke markas.


__ADS_2