
sesampainya di rumah jeremy, calvin dan saron memasuki kamar, Calvin langsung rebahan. saron duduk dilantai bersama jeremy.
"vin katanya mau bantu disini" ucap saron tegas.
"sabar, gua istirahat dulu" jawab calvin.
"bantu apaan?" tanya jeremy.
"gapapa, cuma strategi biasa" jawab saron.
"eh gua keluar dulu ya, kalian disini aja gapapa, jagain rumah gua ahaha" ucap jeremy lalu berdiri.
"mau kemana?" tanya calvin.
"kumpul sama teman-teman gua" jawab jeremy.
"oke hati-hati" jawab calvin.
"hati-hati jer" sahut saron.
"iya" jeremy keluar kamar.
"eh boleh pinjem motor kalian?" jeremy kembali masuk.
"nih" saron memberikan kunci motornya.
"makasih" jeremy keluar lagi menutup pintu setelah mengambil kunci motor saron.
"ron" panggil calvin lalu duduk di samping saron dan menatap matanya.
"apaan" jawab saron.
"kalo gua mau terusin lo harus janji dulu" calvin menatap jeremy tajam.
"janji apa?" tanya saron.
"jangan beri tahu atau menjelaskan apapun tentang rencana ini kepada siapapun apalagi cakra" ucap calvin tegas.
"iya gampang" jawab saron.
__ADS_1
"kayanya cakra dendam banget sama satria kenanga" ucap calvin santai, calvin mencoba memancing saron memberikan informasi apapun.
"iya, gak tau tuh kenapa" balas saron.
"tapi lo masih dendam ke satria kenanga? kan lo pernah dikeroyok gitu sama mereka?" tanya lagi calvin.
"kalo gua pribadi udah gak mau berurusan ke satria kenanga, eh tapi tadi kata gabriel lo temennya mereka, kenal sama mereka?" tanya saron menatap calvin.
"iya, kenapa?" tanya calvin.
"gua pengen kenalan dong" jawab saron.
"lo sendiri udah gak dendam ke mereka?" tanya calvin lagi.
"enggak" balas saron.
"tapi gimana sama temen-temen lo?" tanya calvin.
"ya mereka masih gitu sih" jawab saron.
"padahal dari geng lo, cuma lo doang kan yang kena?" tanya calvin.
"tapi vin gimana caranya lo bisa kenal mereka? mereka gimana baik gak?" tanya saron lagi penasaran.
"mereka baik, gua kenal mereka ya sama kaya gua kenal gabriel lalu ke silent night" jawab calvin. saron mengangguk mengerti.
"prinsip mereka begini, lo jangan pernah ganggu mereka, kalo lo sendiri gak mau di usik" calvin memberi tahu.
"tapi kan awalnya... oiyaa geng gua sama black flower duluan ya yang nyerang anggota mereka" saron masih sambil berpikir.
"tapi cakra disini yakin banget kalo geng satria kenanga yang membunuh alvian" tambah saron lagi.
"urusan mereka, kenapa lo jadi ikutan? kan jadinya geng motor lo juga kena" jawab calvin.
"nanti gua coba bilang ke andra, tapi kalo andra nyatain damai, lo mau kan kenalin mereka ke gua?" tanya saron.
"tergantung keadaannya, nanti gua tanya mereka dulu" jawab calvin.
"oke" saron menyetujui.
__ADS_1
"terus ini gimana?" tanya saron membuka kertas itu lagi.
"yaudah yang tadi dibilang kenzie, dari titik sini setelah mendapat kan 1 sasaran kalian pindah ke titik selanjutnya, nah maksud bintang 3 bintang yang keluar jalan, ada 2 orang yang jaga disini untuk mengetahui sasaran ke arah jalan selanjutnya yang mereka lewati, setiap sasaran masuk itu di komunikasikan ke kelompok yang sudah selesai menjalankan tugas sampai 3x sasaran, semua kelompok melakukan double job, setiap kelompok 5 orang, 2 orang jaga di disini, pas kan 22" calvin menjelaskan. dan memberi titik pada orang yang memerhatikan jalan.
"oiya kalian bisa menyerang dengan jumlah 1 sampai 2 orang, jangan yang jumlahnya melebihi kalian, pusat komunikasi ada di 2 orang ini" ucap calvin lagi.
"paham-paham, gila terorganisir banget rencana lo vin" ucap saron.
"ingat janji lo" balas calvin.
"oke-oke" jawab saron mengangkat jempolnya.
tiba-tiba keiza menelpon. calvin mengangkatnya langsung.
"halo za" calvin.
"radit minta penyerangan ke cakra" keiza, calvin sedikit menggeser duduknya menjauh dari saron.
"iya nanti, setelah gua ujian blok hari rabu" calvin.
"oke" keiza lalu menutup telpon. calvin meletakkan hp nya di lantai.
"siapa vin?" tanya saron.
"temen gua" jawab calvin.
"vin, lo belajar rencana gini dari mana?" tanya saron.
"pengalaman" jawab calvin.
"hah? pengalaman apaan?" tanya saron lagi.
"udah gak usah dipikirin, nanti lo pusing sendiri" jawab calvin.
"anterin gua ke rumah temen gua yuk, ngambil motor, nanti kesini lagi" ucap calvin.
"ayok, eh bentar kan motor gua juga lagi dipake sama jeremy" jawab saron.
"oiyaya ahaha, yaudalah" sahut calvin.
__ADS_1