
Calvin menjemput karina kemudian ke angkringan, sesampainya disana beberapa teman-temannya sudah ada, calvin berjabat tangan dengan semuanya.
"Mila mana dik?" Tanya calvin lalu duduk samping dika.
"Ditelen bumi" jawab dika.
"Et baru juga, udah berantem aja" jawab calvin.
"kagak berantem ahaha, lagi jalan dia sama mantannya" jawab dika.
"Lah kok?" Tanya calvin.
"Izin dulu dia tadi sama gua, katanya buat terakhir kali, terus yaudah gua bolehin" jawab andika.
"Anjir, bisa-bisanya lo" seru calvin.
"Yarin biar dia seneng dulu" jawab andika.
"Yah keputusan lo itu sih" balas calvin.
Tak lama radit datang.
"Mana cewek lo dit?" Tanya leo.
"Di langit ahaha" jawab radit lalu duduk bergabung.
"Udah dateng semua belum?" Tanya keiza.
"Tinggal mikel doang nih" sahut norik.
Setelah beberapa saat mikel datang bersama pacarnya.
"Eh maaf ya agak lama" ucap mikel ketika datang
"Kamu nyalahin aku, kamu telat" sahut ceweknya.
"Lah aku gak bilang gitu, aku minta maaf ke mereka" jawab mikel ke pacarnya.
"Guys, jalan yuk jalan" seru mikel senyum ke anggota lainnya sebelum pacarnya bicara lagi.
"Keiza, pimpin jalan, gua di belakang" perintah radit.
Keiza berdiri, semuanya juga bersiap di motornya, keiza berjalan paling depan, terakhir ada calvin dan radit.
"Kamu kok milih di belakang?" Tanya karina saat motor semuanya sudah berjalan.
"Hmm, lebih nyaman aja, lebih tenang kan" jawab calvin.
"Iya sih" sahut karina.
"Paling malam jam berapa kamu pulang?" Tanya calvin.
"Sebelum jam 12 kata papa aku" karina memberi tahu.
"Oke" calvin mengerti.
Setelah cukup lama di jalan, akhirnya mereka sampai di jiexpo.
Mereka berfoto-foto disana, untuk mendokumentasikan momen. Tak lama, silent night sampai ditempat yang sama dari arah jalan yang berbeda. Terlihat beberapa diantara mereka menemui radit lagi.
"Aduh.. ada silent night lagi dik" bisik calvin pada dika, calvin menaikan slayernya, begitu juga anggota yang lain.
"Panik ya..." suara vino menjenggelkan.
"Besok ke pantai yuk, buang nih anak ke laut" sahut calvin.
__ADS_1
"Ayo, bikin kesel orang aja nih bocah" sahut andika.
"Kalian kenapa kok pada tutup muka begitu?" Tanya karina.
"Gapapa,
"Vin, dipanggil radit, mereka pengen ketemu sama ahli strategi katanya" keiza datang menghampiri calvin berbicara bisik di kupingnya.
"Hmm, bilang aja gua lagi pengen bersenang-senang" jawab calvin pelan.
"Ehh btw mereka ngapain kesini?" Tanya calvin.
"Katanya lagi jalan-jalan aja, eh gak sengaja ketemu kita, mereka ngenalin radit, jadi walau kita gak lagi paket jaket, mereka tau kita satria kenanga" jelas keiza.
"Yaudah bilang aja gua lagi pengen bersenang-senang, gak pengen di ganggu" bisik calvin.
Tanpa menjawab apapun Keiza kembali.
"Udah yuk balik, jam 11 kurang 5 menit nih" ucap calvin pada teman di sekitarnya.
"Radit, keiza sama leo masih ngobrol itu sama mereka" jordan memberi tahu.
"Lo samperin radit, bilang kita balik, cewek gua gak boleh kemalaman" ucap calvin pada jordan, jordan melangkah.
"Eh bentar, jangan sebut nama gua depan mereka" tambah calvin setelah menghentikan langkah jordan, jordan meneruskan lamgkahnya.
Jordan membisikan pada radit dari belakang.
Jordan kembali.
"Apa katanya?" Tanya calvin.
"Iya, sebentar" jordan memberi tahu.
"Ayok guys kita lanjut" keiza bersuara keras, dia ke arah motornya, diikuti yang lain.
"Makasih ya" ucap karina turun dari motor.
"Iya sama-sama, aku duluan" jawab calvin, karina mengangguk, calvin langsung melaju dengan kecepatan tinggi, ia ke angkringan tempat sebelumnya kumpul.
Disana sudah ada beberapa temannya, dan ada juga yang belum kembali karena mengantar pacarnya masing-masing untuk pulang.
"Dit lo ngomongin apa aja sama silent night tadi" tanya calvin setelah duduk.
"Tadi katanya mau bersenang-senang, gak lama ngajakin pulang, sekarang nanya" jawab radit.
"Bacot lo ah, apaan?" Tanya lagi calvin.
"Silent night ngasih tau, kalo black spider sama black flower lagi nyari tau dimana markas kita" jawab radit.
"Terus tadi lo nyariin gua buat apa?" Tanya calvin.
"ketua penyerangan dan ahli strategi mereka kenzie, dan mereka juga pengen ngobrol sama lo" radit memberi tahu.
"Ngobrol tentang apa?" Tanya calvin.
"Mana gua tau, lo aja dipanggil gak mau" jawab lagi radit.
"Makanya kalo dipanggil tuh jangan sok sibuk" tambah radit.
"Kan kasian cewek gua, kalo ditinggal sendiri" jawab calvin.
"Baru tau gua lo bucin" sahut radit.
"Terus apa lagi?" Tanya calvin.
__ADS_1
"Mereka nyuruh gua buat selalu hati-hati, gua yang jadi incaran utama mereka" sahut radit.
"Hmm, sebenernya mereka hanya membicarakan garis besar yang mudah di tebak disini, kita juga tau kalo mereka lagi ngincer kita" ucap calvin.
"Dan untuk markas, kita gak tau setelah silent night bertemu dengan kita tadi, apakah dia memberi tahu black flower dan black spider atau tidak tentang keberadaan kita, makanya nya setelah ini jangan ada yang ke markas dulu, kita kosongkan markas malam ini" tambah calvin.
"Iya, bisa aja mereka setelah itu memberi tau sekutunya, dan sekarang kita sedang dimata-matai" sahut radit.
"Makanya kalian juga biasa aja jangan serius gitu" tambah radit dengan nada bicara santai.
Anggota yang tadinya sibuk menyimak, sekarang lebih santai.
"Kita boleh ngobrol serius, tapi terlihat santai disini" ucap radit dengan santai.
"Dika gua nginep rumah lo ya" ucap calvin pada dika.
"Iya" dika memperbolehkan.
"Vino lo biasanya ikut calvin nih nginep rumah dika" sahut radit.
"Enggak, abis ini gua pulang ke rumah" jawab vino.
"Lo sendiri kemana dit abis ini?" Tanya vino.
"Pulang lah ke rumah" jawab radit.
"Jangan ke rumah alvian" calvin bisik pada radit.
"Iya gua tau, enggak" jawab radit.
"Guys gua balik duluan ya" ucap jordan.
"Bareng dan" sahut vino.
"Ayok" ajak jordan.
"Hati-hati dan, no" ucap calvin, juga beberapa yang lain.
mereka berdua ke arah motor. Dan menghilang di jalan aspal.
Satu per satu pamit pulang, hingga terakhir, radit, mikel, norik calvin dan andika, juga pulang.
Dirumah andika, calvin dan andika sambil memakan masakan bibi.
"Kok jadi ribet gini ya urusannya" ucap andika.
"Gua juga bingung dik, sebenernya apa maksud silent night ngasih tau itu ke kita?" Tanya calvin pada diri sendiri.
"Lo kan sering ketemu nih sama wildan, wildan sering ngomongin tentang geng motornya gitu?" Tanya calvin lagi.
"Gak pernah, dia kalo dikampus kaya biasa aja" dika memberi tahu.
"Seandainya nanti mereka tau kalo gua sama lo ternyata anggota satria kenanga, apalagi gua yang ngurus penyeranagan, kira-kira gimana reaksi mereka ya?" Tanya calvin.
"Gua juga gak tau bakal gimana vin, tapi yang pasti mereka pasti kecewa banget, apalagi lo semakin hari, makin deket sama gabriel" jawab andika.
"Lo tau? Gabriel kalo udah kecewa, marah, dia maennya fisik" calvin memberi tahu.
"Yah berarti lo harus siap mental vin kalo lo ketauan" balas andika.
Calvin menarik napas.
"Gua pengen narik diri tapi gabriel kayanya udah percaya banget sama gua, gua juga udah nyaman sih berteman sama dia" ucap calvin.
"Yaudah jalanin dulu aja vin, gimana nya nanti, siap-siap untuk kecewa" jawab andika.
__ADS_1
"Iya" jawab calvin singkat.