
note* mengandung kata-kata kasar.
cukup lama waktu berjalan tidak ada pertempuran antar geng motor terjadi, hingga akhirnya malam hari sebelum malam tahun baru.
"tahun baru kita jalan ke mana nih?" tanya radit.
"ke yogya kuy" ajak danes.
"boleh tuh, yang lain gimana?"
"bandung gak sih?" sahut norik.
"tahun kemarin udah bandung, lagi kalo ke bandung, silent night juga mau kesana" calvin memberi tahu.
"kok lo tau?" tanya mikel.
"mereka ngajak gua, tapi gua bilang, gua gak bisa" jawab calvin.
"kalo gitu kita gabung aja sama silent night, ya gak vin?" tanya radit.
"terserah kalian, gua ngikut aja" sahut calvin.
"papua ahaha" sahut andika.
"naik motor ke papua, gempor lu" sahut leo.
"yaudah yogya aja, kita keliling malioboro, eh aturan kita berangkat sekarang ya, jadi kita malam tahun baru-an disana" ucap farhan.
"enaknya sih gitu, tapi nih ketua penyerangan kalian masih sibuk dengan kuliah nya, baru selesai tadi ya vin praktikum" radit memberi tahu.
"iya" calvin singkat "sebenernya mau berangkat sekarang gapapa sih, tapi udah telat banget kalo baru direncanain sekarang".
"berangkat besok sore aja kali ya" danes memberi pendapat.
"tapi kalo sore sampe sana jam berapa? jam 2 siang aja kali" sahut keiza
"boleh, kita berangkat jam 2 siang aja tikum dimana nih?" sahut radit. tikum \=titik kumpul.
"di saung ABC gimana?" norik memberi pendapat.
"tikum yang sama dengan silent night" calvin memberi tahu.
"yaudah di siv aja kita, depannya kan lumayan luas tuh" aksa memberi saran.
"boleh, di siv jam 2 ya" sahut lagi radit "terus untuk penginapan disana gimana? mau berapa hari?" tanya radit
"yogya? gak usah sewa penginapan, gua ada tempat villa disana, nanti gua minta ayah gua kosongin 1 buat kita" sahut andika.
"asik, mengurangi pengeluaran ya guys" sahut radit.
"persiapin bensin guys sama uang makan" ucap calvin.
"pas banget lagi, lokasi nya di dekat malioboro" andika memberi tahu.
"oke, mantap banget" sahut radit.
keesokkan harinya jam 2, mereka full team ber 23, berkumpul di tikum yang telah ditentukan, tak lama mereka berangkat. saat malam mereka sempat berhenti di sebuah warung makan untuk malam malam sekaligus beristirahat sesaat.
mereka sampai di yogya pukul 2 malam, sesampainya disana, andika mengarahkan ke villa yang dimaksud, dan mengambil 1 kunci yang telah disiapkan.
__ADS_1
"capek woi perjalanan 12 jam, bakar-bakar besok aja lah" ucap leo, dia langsung rebahan di sebuah sofa dalam villa, yang lain juga ada yang duduk, ada yang rebahan, dan ada yang langsung masuk kamar.
"iya besok aja, pegel-pegel badan gua, gua mau tidur dulu" calvin menyetujui dan masuk ke sebuah kamar, di kamar yang ia masuki sudah ada jordan, vino, danes, farhan, nando dan aksa yang sudah berada di atas kasur beramai-ramai, beberapa sudah ada yang tertidur.
"iya… udah tidur duluan kalian" ucap calvin.
"capek juga ya perjalanan 12 jam" sahut vino.
"yaudah kalian istirahat" balas calvin dan keluar lagi, menutup pintu.
"gak jadi vin?" tanya leo, saat calvin keluar.
"bocah semua isinya ahaha" balas calvin dan berjalan menuju kamar lain, di villa ini ada 4 kamar, 1 ruang tengah yang cukup besar, 2 kamar mandi dan 1 dapur.
calvin naik ke kamar yang ada di lantai atas,
calvin memasuki salah satu kamar, disana sudah ada andika dan keiza, calvin langsung meletakkan tasnya di lantai dan merentangkan badannya di kasur.
"vin rusuh banget lo dateng-dateng" ucap keiza.
"ahaha kangen kasur gua, capek banget" balas calvin, calvin mengambil sebuah guling dan tak lama, tertidur pulas.
keesokkan harinya, mereka bebas melakukan apa saja yang penting berkelompok, dan calvin memilih untuk tetap di villa, dan saat malam tiba mereka bakar-bakar di depan villa.
mereka 3 hari 3 malam di villa, mereka sampai kembali jam 7 malam, mereka ke rumah masing-masing, kecuali calvin, radit, keiza dan leo, mereka kembali ke markas, sesampainya di markas, markas mereka sangat berantakan dan dipenuhi sampah, itu tempat di mana biasa mereka memarkirkan motor yang di depan teras.
"siapa yang ngelakuin ini anjing?" radit dengan nada kesal.
"mereka tau dari mana markas kita?" tanya keiza.
"mungkin ada yang pernah mengintai salah satu dari anggota kita, dan mengikutinya hingga masuk ke sini, makanya mereka bisa tau" calvin memberi pendapat.
"keiza buka rekaman CCTV sebelumnya" radit memberi instruksi.
"kita coba masuk dulu" ajak leo, mendekati ke arah teras dan ingin masuk ke dalam.
"macbook gua, mampus gua kalo ilang atau rusak, mau bilang apa gua ke ortu" ucap calvin dan bergegas masuk ke dalam.
radit, leo dan keiza juga masuk.
calvin langsung menuju ke dalam kamar, tapi tidak bisa dibuka.
"tenang vin, kalo kamar gua kunci ganda" ucap radit memberi tahu, dan memberi kunci pintu dan kunci gembok pada calvin.
"kalian liat kamar mandi, itu tanah semua, siapa yang ngelakuin ini" ucap keiza kesal setelah memeriksa bagian belakang, radit dan leo ke belakang juga, sedang calvin sedang membuka kamar.
calvin melihat kamar lantainya penuh dengan pasir dan basah, mungkin mereka mengotori ini dengan air dan pasir hingga bisa melalui celah bawah pintu, calvin mengecek isi lemari, semua barang di kamar aman.
keiza, radit dan leo kembali dari kamar.
"vin kamar juga kotor" leo kaget.
"kalian liat sendiri, mereka pasti memasukan pasir-pasir ini dengan air" ucap calvin.
"tapi barang-barang disini aman kan?" tanya radit.
"bagusnya barang-barang aman, barang di luar gimana?" tanya calvin.
"aman, tapi kertas gambar dalam keadaan terbuka, untungnya kita sudah membakar kertas yang berisi rencana-rencana sebelumnya" radit memberi tahu.
__ADS_1
"keiza, foto dan kirim ke grub, kabari yang lain, sepertinya besok atau lusa kita harus kerja bakti" ucap radit lagi.
"oke" keiza.
"setelah itu kita liat rekaman CCTV" tambah calvin, ia memasukkan macbooknya ke dalam tas lalu keluar kamar dan memberi kuncinya lagi pada radit.
"gua ke rumah andika dulu, mau nitip ini" calvin keluar bangunan, melangkah ke arah motornya.
"mending kita omongin aja di rumah andika, leo, keiza kalian ikut" radit yang baru saja keluar dari dalam ikut ke arah motornya, setelah mengunci pintu kamar kembali.
mereka berempat langsung menuju rumah andika, andika membawa mereka ke kamarnya.
"mereka pasti bukan maling atau perampok, mereka memang sengaja mengotori markas kita" ucap radit saat di kamar andika.
keiza yang sedang melihat ke layar laptop andika dan membuka rekaman CCTV sebelumnya.
"silent night?" keiza agak kaget melihat itu, yang lainnya ikut melihat ke layar laptop, itu adalah jaket dari silent night.
"what the f*ck" ucap calvin.
"vin liat kelakuan temen lo" ucap radit.
"mereka semua pake helm lagi" ucap andika.
"pasir dari serokan got anjir, jorok banget" sahut leo "pantes bau"
"vin jangan bilang lo kasih tau keberadaan markas kita ke silent night" radit melihat ke arah calvin.
"gak pernah gua kasih tau mereka tentang hal ini" jawab calvin.
"bentar, vin bukannya mereka ke bandung?" tanya leo.
"iya mereka ke bandung" jawab calvin.
"berapa hari mereka ke bandung?" tanya keiza.
"ya mana gua tau kalo itu" jawab calvin.
"baru kemarin malam mereka melakukan ini" keiza memberi tahu. ia melihat dari waktu kejadian di CCTV.
"mana mereka hanya menggunakan lampu flash dari hp, pintar sekali" sahut leo, karena lampu di markas sedang dimatikan saat itu.
"gua gak terima, ini keterlaluan" ucap radit "vin gua gak mau tau kita harus balikin ini, gua gak peduli mereka temen lo, tapi lo juga harus mikirin anggota lo".
"iya dit iya, jangan terburu-buru oke" sahut calvin "biar gua cari tahu dulu kebenarannya dan dengan alasan apa mereka melakukan ini".
"oke, gua tunggu kabar selanjutnya dari lo" balas radit.
"dika malam ini gua nginep rumah lo ya" ucap calvin lalu rebahan di kasur.
"boleh, kalian kalo mau nginep juga gapapa, dit, keiza, leo" balas andika.
"makasih dik, gua juga mau istirahat dulu, abis 12 jam perjalanan, pulang-pulang liat markas begitu" sahut leo.
"anjing kesel banget gua, rasanya gua pengen abisin mereka satu-satu" sahut keiza.
"yaudah kalian istirahat dulu sekarang, gua mau bilang bibi buat masak untuk makan malam kita" ucap andika lalu keluar kamar.
mereka berempat menginap di rumah andika malam itu.
__ADS_1