
jam 5 pagi, dari rumah jeremy calvin pulang ke rumah orang tuanya.
calvin beribadah bersama lalu berjalan-jalan dengan keluarganya.
sekitar jam 8 malam, calvin sampai di rumahnya lagi, ia beristirahat sebentar di kamarnya, mandi kemudian menyiapkan pakaian untuk dibawa. sekitar pukul 10 malam, calvin turun ke lantai bawah, tepatnya ruang keluarga, disana seluruh keluarga nya sedang berkumpul.
"kamu gak berangkat besok pagi aja sayang?" tanya mama calvin ketika calvin duduk di sofa bergabung dengan keluarganya yang lain.
"sekarang aja ma, biar besok jalannya gak buru-buru" jawab calvin.
"sudah malam sayang, bahaya" ucap papa calvin.
"masih rame kok pa jam segini" jawab calvin
"lagian masa anak geng motor takut malam, gak lucu pa" sahut harrold.
"diem gak, jangan sampe gua jahit mulut lo" seru calvin kepada harrold.
"kamu butuh tambahan uang?" tanya papa calvin.
"hilih, tiap minggu aja minta uang, boros banget" ucap ketus harold.
"butuh banget dong pa hehe" jawab calvin, menghiraukan omongan harrold.
papa mengambil hp nya dari atas meja, calvin hanya diam menunggu.
"udah papa transfer ke rekening kamu" ucap lagi papa calvin dan meletakkan hp nya lagi.
"makasih pa, kalo gitu calvin jalan dulu pa, ma" ucap calvin laku bersalaman dengan kedua orang tuanya.
"belajar yang rajin adik-adik ku sayang ahaha" ucap lagi calvin sambil mengacak-acak rambut austin lalu harrold dengan lebih keras yang diikuti dengan suara ketawa calvin. setelah itu, ia keluar dengan menggunakan jaket satria kenanga.
calvin melewati jalan-jalan besar menuju markas nya.
tanpa diduga, saat calvin sudah berada di daerah biasanya, ada yang tiba-tiba muncul dan jalan mendahuluinya, beberapa yang didepan memperlambat kecepatan untuk menyampingkan calvin, dari arah belakang juga sudah ada yang menjaganya.
"sial, berani juga mereka ke jalan raya" ucap calvin dalam hatinya.
saat ada belokan ke kiri, mereka memberi jalan untuk masuk ke kiri itu, tapi memblok untuk terus lurus, sisi kanan calvin juga di blok, calvin malah berhenti dan tidak berbelok.
satu diantara mereka maju dengan motornya, mendekat ke calvin, memaksa calvin untuk meneruskan jalannya, satu lagi maju, terpaksa calvin harus mengikuti permainan mereka. tak lama, di depannya jalan tertutup oleh beberapa anggota silent night, calvin berhenti mendadak.
"aduhh, mana ada silent night, mereka kenal gua, gua lagi gak pake slayer, buka helm ketahan gua dong, ngomong juga ketauan" ucap calvin dalam hatinya, melihat siapa yang ada di depannya.
calvin berputar arah, hingga dia membelakangi silent night yang menutup jalannya. alfandra turun dari motor, juga beberapa anggota yang lain, mereka mendekati calvin.
"jangan beraninya bermain dibalik topeng lo" ucap andra di depan calvin.
calvin tidak menjawab apapun, dan tidak bergerak sama sekali.
"lo tuli? bisu?" tanya andra lagi, lagi-lagi calvin hanya diam, dia sedang berpikir mencari jalan.
__ADS_1
"kok gua gemes ya sama nih orang" suara gabriel lalu muncul di hadapan calvin.
"gua akan kasih lo jalan, asal lo tunjukkin wajah lo sekarang" bastian ikut bicara.
"eh gak bisa gitu dong" sahut cakra.
"gini ya, yang kita tau dari satria kenanga cuma radit, sisanya? kita tidak rupa nya bagaimana" jawab bastian lagi.
calvin ingin menjalankan motornya, tapi di depannya banyak orang yang berdiri.
"masa sih gua tabrak?" pikir calvin.
"woi lo bisa ngomong gak?, apa emang lo bisu?" tanya alfandra lagi,
gabriel menempeleng kepala calvin.
"eh kalo orang tanya tuh jawab" sahut gabriel kasar.
calvin turun dari motornya, menatap gabriel.
"gab ingat tujuan kita disini" wildan turun dari motornya dan berbicara ke gabriel. wildan menarik gabriel kembali ke belakang.
"sabar vin, untung temen gua lo gab, kalo enggak udah abis lo" ucap calvin dalam hati, menahan emosinya.
"buka aja sih langsung" ucap bastian lalu mengarahkan tangannya untuk membuka paksa helm calvin, calvin mengepak tangan bastian.
"berani lo lawan kita, disini kita ber 22" ucap bastian lagi.
"duhh tumben banget otak gua lemot, mana lagi dibutuhin kan, pikir vin pikir" ucap calvin lagi dalam hati.
cakra yang mendekat ingin melepas helm itu, calvin menyerangnya menggunakan kaki, calvin melompat dan menendang cakra dengan kedua kakinya, hingga cakra mundur ke belakang.
"masih berani nyerang lo?" tanya cakra kasar, lalu menendang balik perut calvin, hingga calvin sedikit terdorong ke belakang.
calvin mencoba melepaskan kedua tangannya, tapi pegangannya masih erat.
cakra mendekati calvin lagi, calvin ingin menyerangnya lagi dengan kaki, tapi kali ini tendangannya ditangkis cakra, kemudian cakra memukul perut calvin, yang membuatnya terbatuk sekali.
"masih mau ngelawan?" tanya cakra dia benar-benar dihadapan calvin sekarang.
tak lama, bunyi suara motor yang ingin melewati jalan itu, suara motor itu terdengar dari arah belakang calvin, di belakang barisan silent night, suara motor itu seakan berhenti dibelakangnya, Calvin menengok kebelakang, ternyata itu anggota geng motornya.
"ah gila pas banget kalian dateng, untung kalian lewat sini" ucap calvin dalam hati.
semua satria kenanga melepas helmnya, lalu turun dari motornya, mereka semua menggunakan slayer atau buff untuk menutupi setengah wajah mereka, mereka berjalan melewati batasan silent night.
sesampainya di tengah-tengah.
"lepasin dia" suruh radit menunjuk calvin.
"siapa lo nyuruh-nyuruh kita, hah?" sahut cakra.
__ADS_1
"lepasin, atau lo terima akibatnya" ucap lagi radit.
calvin yang merasakan pegangan bastian dan delmar melemah, dia langsung menyerang bastian dan delmar dengan sikunya, cakra menyerang calvin, calvin menyerang balik, tak lama cakra termundur kebelakang, lalu calvin berlari mendekat ke arah radit dan berdiri di sampingnya.
"dia udah lepas tanpa kalian bantu lepas ahaha" ucap radit lagi setelah calvin lepas dan berdiri di sampingnya.
"lo gapapa vin?" bisik radit pada calvin.
"gapapa, untung kalian cepet dateng" jawab calvin pelan.
"kita bantai aja gak sih mereka" sahut bastian keras.
leo pura-pura tertawa mendengar itu.
"kalian tau diri aja, 6 lawan 2, menang yang 2 dari kita" sahut leo setelah tertawa.
"mereka ber 22" bisik calvin.
"kalian ber 22 saat ini, kita 20, tapi sepertinya hanya membutuhkan 8 orang untuk melawan kalian" tambah radit.
calvin melangkah mundur ke belakang,
"liat noh 1 anggota kalian sudah mundur, belum apa-apa" sahut ikbal dari black flower yang melihat calvin mundur ke belakang teman-temannya.
"ada yang bawa slayer atau buff lebih?" tanya calvin saat berada diantara teman-temannya, jordan memberikan 1 kepada calvin, dia membuka helmnya diantara temen-temannya, meletakkan helmnya sementara di tanah, lalu menggunakan slayer dan kembali berdiri di samping radit.
"takut sama ulat-ulat kaya kalian? jangan mimpi" keiza ikut bicara yang berdiri di samping radit sisi lainnya.
"dit kita percepat untuk sekarang, kepala gua udah pusing" bisik calvin kepada radit.
"tapi vin, motor lo ditengah-tengah mereka" jawab radit bisik.
"kalian ngomongin apa? bikin strategi, atau lagi ngelawan rasa takut?" sahut kenzie.
"atau lo punya ide, gimana caranya ambil motornya dari tengah-tengah mereka?" tambah bisik lagi radit.
"gak ada ide dit, lagi buntu otak gua, lo ada gak?" tanya calvin, masih berbisik dengan radit.
"kita dikacangin sama mereka guys" sahut alfandra yang tidak ada jawaban sama sekali dari satria kenanga.
"kita serang mereka, pas saat itu, lo ambil kesempatan ambil motor lo, setelah itu kita langsung pergi" bisik radit.
"guys, mereka orang miskin atau kaya ya? masa motor aja diambil juga, katanya anak geng motor, tapi motor gak punya" sahut keiza keras, sepertinya keiza mendengar percakapan radit dan calvin.
"et jangan sembarangan ngomong kalian, nih ambil, gak butuh gua" sahut cakra.
"vin ambil" sahut radit.
"gua keluar lewat mana?" tanya calvin bisik.
"lo puter balik, itu ada sedikit celah, lo terobos aja" sahut radit memberi tahu calvin celah yang ada dipinggir.
__ADS_1
calvin berjalan mendekati motornya, setelah menyalakan mesin, dia langsung berputar balik dan menerobos celah yang diberi tahu radit, calvin bisa melewatinya tanpa tersenggol pagar ataupun motor salah satu anggota silent night di kedua sisinya.
radit langsung ke arah motornya, diikuti anggota yang lain, semua anggota satria kenanga pergi, sedangkan dari silent night, black spider maupun black flower tidak mengejar satria kenanga, melihat itu, anggota satria kenanga langsung menuju markas.