To The Night Street

To The Night Street
membantu teman atau musuh?


__ADS_3

"vin lo lagi dimana?" gabriel di telpon saat calvin sedang makan malam bersama teman-temannya di markas, sebelumnya calvin menjauh untuk menjawab telpon gabriel.


"di rumah temen gua, kenapa?" tanya calvin.


"bisa ke saung asoy sekarang gak?" tanya gabriel.


"maaf, gak bisa gab, gua mau ngerjain tugas abis ini, deadline-nya tar malam kan" jawab calvin.


"anjir, tipe-tipe ngerjain tugas pas deadline" jawab gabriel.


"lo udah emang?" tanya calvin.


"udah dari 2 hari yang lalu" jawab gabriel.


"gece" sahut calvin.


"yaudah, udah dulu ya gua mau ngerjain tugas, babay" tambah calvin lalu mematikan telponnya, kembali bersama teman-temannya dan meneruskan makannya, setelah itu ia ke kamar mencari ketenangan untuk mengerjakan tugasnya.


"baru saja membuka file kemarin, radit masuk ingin mengambil vape nya, lalu menutup pintu lagi.


tak lama lagi, jordan masuk.


"ehehe, bentar vin mau ngambil obat merah" ucap jordan yang dilihat calvin, mengambil obat tersebut lalu keluar dan menutup pintu lagi.


tak lama, keiza masuk, calvin melihatnya, dia mengambil earphone lalu keluar lagi.


calvin mengambil sebuah kertas lalu menulis kan diatasnya


..."JANGAN MASUK!!!...


...GUA LAGI NGEJAR DEADLINE!"...


^^^calvin.^^^


calvin memberikan solasi pada ujung-ujung kertas lalu keluar.


"woi ada yang mau masuk lagi gak, ngambil apa gitu, kalo mau sekarang" ucap calvin saat keluar pintu, kertas masih ditangannya.


"gak ada? awas aja kalo ada yang masuk" ucap lagi calvin, saat semua terdiam, dan beberapa sibuk sendiri.


calvin menempelkan kertas itu di pintu, lalu ingin masuk lagi.


"bentar vin ehehe" ucap vino lalu berdiri, masuk ke kamar dan keluar dengan buku nya.


"ada lagi gak?" tanya calvin lagi, semua terdiam, calvin menutup pintu dan kembali mengerjakan tugas.


sementara itu diluar markas satria kenanga, mikel dan norik sedang berjalan-jalan berdua, membicarakan kecepatan motor masing-masing sambil berjalan-jalan, sesekali adu balap, mereka juga belum membaca pesan dari calvin tadi pagi, hingga mereka saat ini masih menggunakan jaket satria kenanga.


saat mereka melintasi jl. j, sekitar 10 motor mengejar mereka dari belakang.


"kel, kita di kejar" norik memberi tahu.


mikel langsung mempercepat lajunya, juga norik, tapi dari depan juga ada 10 orang lagi menghadang dari depan, hingga terpaksa mereka berhenti mendadak.


"hai" salah seorang diantara mereka turun dari motor lalu membuka helm dan meletakkannya di atas motor, itu cakra, ketua black flower.

__ADS_1


"bilang yang lain" bisik norik pada mikel yang berada di belakang norik, mikel diam-diam berusaha mengabari yang lain lewat vn. mikel berhasil mengirim vn ke grub satria kenanga untuk meminta bantuan.


"mau apa kalian?" tanya norik.


"jelas ngelakuin atas hal yang pernah kalian lakukan" jawab cakra.


"hal apa?" norik berusaha mengulur waktu.


"kemarin geng lo menyerang beruntun 3 anggota silent night dan 1 anggota motor gua, black flower" cakra semakin mendekat.


"lo gak inget? apa amnesia? geng motor lo yang nyerang anggota kita duluan sampe koma, bahkan berani-beraninya lo cekik dia, seakan-akan dia hewan yang tak pantas hidup" jawab norik dengan suara ditinggikan.


"iya, memang kalian kumpulan hewan yang pantas dibuang" jawab cakra.


"kalo kita hewan lo apa? bentuk lo sama kaya kita" jawab norik.


"banyak bacot lo, lawan gua" ucap cakra.


"ogah, gak sudi gua lawan lo" jawab norik.


"takut?" tanya cakra ketus.


"takut sama lo? idih… yang ngeroyok siapa yang kabur siapa" jawab norik mengingatkan pada kejadian kemarin.


"sekarang malah ngajak ribut? gak tau malu" jawab lagi norik.


cakra langsung menarik norik, membuatnya turun dari motor. norik membuka helmnya, setengah wajahnya masih tertutupi dengan slayer.


kemudian terdengar bunyi suara sirene polisi, sekejap semuanya langsung bubar. juga norik dan mikel melewati jalan dalam menuju ke markas.


sesampainya di markas, mereka langsung memasuki ruang tengah.


"kalian gak niat bantuin kita gitu? kalian malah nyantai disini?" tanya mikel melihat mereka sibuk dengan kerjaan masing-masing.


"liat noh ketua penyerangan kalian" radit menunjuk ke arah pintu kamar.


"jangan masuk, gua lagi ngejar deadline, Calvin" norik membaca tulisan itu.


"lah kalo misalnya kenapa-kenapa kita gimana? tadi rame banget" ucap mikel.


"tapi nyatanya sekarang kalian baik-baik aja kan?" tanya aksa.


"yah baik-baik aja sih" jawab mikel, lalu duduk, juga norik dan nimbrung memakan makanan yang ada.


sekitar sejam, calvin keluar kamar, mencabut kertas dari pintu dan membuangnya.


"tugas aman?" tanya vino saat calvin baru saja keluar kamar.


"aman" jawab calvin lalu duduk bergabung bersama yang lain.


"kel, rik aman? kalian gapapa kan?" tanya calvin.


"iya gapapa, untung polisi dateng, jadi langsung pada bubar" sahut mikel.


"yakin lo itu polisi?" tanya calvin.

__ADS_1


"pas lo ngomong gitu gua jadi gak yakin sih" jawab mikel, lalu calvin tertawa.


"kok malah ketawa sih lo" sahut norik.


"gapapa lucu aja" jawab calvin.


"apa yang lucu? lo suka kita di sergap? diserang?" tanya mikel.


"eh kalian tau gak? tadinya kita udah siap-siap mau berangkat, terus gua ke kamar samperin calvin, takut dia terlalu sibuk sama tugasnya kan jadi gak dengerin vn kalian, terus kata calvin, udah gak usah, mereka aman, calvin malah jawab begitu, akhirnya kita santai lagi" alvino menceritakan apa yang terjadi di markas.


"lah vin? apa jangan-jangan itu bukan suara sirene polisi yang datang?" tanya mikel.


"udah gak usah dipikirin, yang penting kalian aman kan sekarang" jawab calvin lalu menonton tv.


"tapi, gua kepo dah itu suara sirene dari mana? kalo lo yang lakuin kan gak mungkin vin, lo disini aja dari tadi" jordan penasaran.


"siapa bilang gua yang lakuin itu jordan purnama" jawab calvin.


"lah terus siapa yang lakuin calvin alfredo yudira?" tanya jordan lagi.


"gak sopan lo manggil yang tua an bagitu, tapi udah gak usah dipikirin" jawab calvin.


"kel, rik, tadi yang nyerang kalian, geng motor mana?" tanya calvin.


"black flower sih paling banyak, ada juga beberapa dari silent night sama black spider" jawab norik.


"ohh" jawab calvin, lalu berdiri mengambil sweater dan memakainya.


"lo mau kemana vin?" tanya radit.


"ke rumah temen gua, biasa numpang tidur ahaha" jawab calvin diikuti tertawa kecil lalu keluar.


ditengah perjalanan calvin membeli martabak telor dahulu kemudian ke rumah jeremy.


"vin lo gapapa?" tanya saron saat calvin masuk ke kamar jeremy.


"gapapa, makasih" jawab calvin lalu duduk dan meletakkan martabaknya.


"hmm, gua mencium bau-bau enak" sahut jeremy.


"makam nih makan" jawab calvin membuka martabak yang dibawanya.


"eh vin kok lo lama banget dah kan sekumpulan tadi udah bubar dari tadi" tanya jeremy sebelum menyuap potongan martabak.


yang dimaksud jeremy adalah sekumpulan anak geng motor yang tadi ingin mengejar mikel dan norik, kebetulan rumah jeremy di jln j, jadi calvin meminta tolong mereka untuk menyalakan sirene, dari kecil lalu diperbesar perlahan. calvin bilang ke jeremy bahwa ia ingin ke rumah nya, namun di perjalanan menemukan sekumpulan anak geng motor, hingga dia tidak bisa lewat.


"ohh, jadi pas gua gak bisa lewat, kan gua telpon kalian tuh buat nyalain sirene biar mereka bubar, terus sebelum mereka bubar, gua pergi duluan, takut jadi korban salah sasaran aja" jawab calvin.


"terus sekalian aja gua beli martabak dulu sampe bener-bener gua yakin aman baru gua balik lagi" tambah calvin.


"anjay, mayan lah dapet makanan kita, pas banget laper nih gua tengah malam begini" jawab saron. calvin tertawa kecil.


jadi jeremy mempunyai speaker depan rumahnya yang bisa disambungkan ke komputernya.


"gua kamar mandi dulu ya" ucap calvin lalu masuk ke kamar mandi.

__ADS_1


saron tidak cerita bahwa sekumpulan yang tadi beberapa adalah temannya sebagai anggota geng motornya, begitu juga calvin dia tidak pernah cerita bahwa dirinya adalah anggota geng motor, tapi calvin tau bahwa dia anggota geng motor black spider, tapi saron tidak mengetahui bahwa calvin juga anggota geng motor, yang saron tahu bahwa calvin berteman dengan jeremy dan dengan gabriel, anggota dari silent night yang dimana mereka satu kelas di kampusnya. calvin menutupi identitasnya sebagai anggota geng motor.


seperti biasa, malam itu mereka ber 3 bermain-main bersama hingga mereka tidur.


__ADS_2