
5 hari kemudian sejak penyerangan ke cakra, pada hari kamis, dikabarkan bahwa cakra tidak tertolong dan meninggal dunia.
sepulang kuliah dan belajar kelompok, setelah maghrib calvin ke markas satria kenanga.
"dit udah dapet kabar?" tanya calvin ketika mendekati perkumpulan temannya di teras bangunan markas, lalu dia duduk bersama yang lainnya.
"apa?" tanya radit.
"cakra tidak tertolong" calvin memberi tahu.
"bagus, hilang 1 sampah dunia" jawaban radit membuat calvin menatapnya, radit juga menatap calvin.
"lagi dia meninggal bukan karena kita, tapi sakit kan?" sahut radit.
"secara langsung begitu" sahut calvin.
calvin memakan cemilan yang ada di meja.
"tumben lo gak ke markas silent night?" tanya radit santai, calvin menatapnya lagi.
"ngusir gua nih?"
"kalian kenapa sih? berantem mulu" sahut farhan.
radit dan calvin tatapannya langsung ke farhan.
"hayoloh han, jadi sasaran mereka" sahut vino.
"lanjutin urusan kalian, jangan liatin gua mulu, udah" ucap lagi farhan, calvin dan radit masih melihatnya.
"leo, bantu gua" ucap lagi farhan, dia salting.
"salah sendiri ganggu singa dan harimau yang lagi debat" jawab leo.
"gabriel nelpon tuh" ucap radit yang melihat hp calvin yang berada di atas meja menyala tapi tidak berbunyi karena nada deringnya mati.
calvin mengangkatnya tanpa pindah tempat.
"vin, materi yang bagian kerangka tadi lo udah masukin semua? gambar juga?" tanya gabriel di telpon.
"udah"
"dimana?"
"ada di slide berapa ya, coba cek aja, terus gambarnya itu kayanya baru gua download doang, tinggal masukin ke ppt"
"nambah kerjaan gua aja lo"
"tinggal masukin doang, jangan lupa sekalian edit ahaha"
"dahlah, bye" gabriel mematikan telponnya. calvin meletakkan hp nya lagi.
"tugas?" tanya radit.
"yo'i"
"muter-muter yuk" ajak calvin.
"besok pada sekolah woi" radit memberi tahu.
"ya sampe jam 11 aja paling" jawab calvin.
"pada mau gak?" tanya radit pada anggotanya.
"gas" sahut andika.
"kuy lah" leo menyetujui.
"ayok aja" vino juga menyetujui.
"okelah, berangkat" sahut radit.
"eh gua gak bilang berangkat sekarang, masih jam segini, macet jam pulang orang kerja, nanti aja jam 9 an" ucap lagi calvin.
"apasih mau lo" ucap lagi radit, calvin hanya tertawa.
__ADS_1
"vin, ini si nando yang gua bilang jago taekwondo udah masuk nasional" aksa memberi tahu.
"ohh keren…" calvin mengangkat satu jempolnya dan melihat ke arah nando.
"coba duel lah vin, karate vs taekwondo" sahut jordan.
"mantap… boleh dicoba tuh vin" sahut mikel.
"kalah gua, taekwondo maennya kaki, karate mainnya tangan, kaki lebih panjang kan dari pada tangan ahaha, mending lawan vino atau radit" ucap calvin lalu tertawa.
"olahraga bela diri yuk, kayanya seru nih" ajak keiza.
"gua bingung, ini sebenernya geng motor atau apa? random banget anjir ahaha" ucap calvin lagi dan tertawa.
"eh vin gapapa, selain kita pecinta motor sport, kita juga mewadahi hoby lainnya, biar gak terlalu monoton" radit berkata.
"bener banget tuh, btw kita juga udah lama gak beatbox an, maen musik" sahut andika.
"iyaya sejak ngurusin pembalasan dendam sana sini ahaha" sahut norik.
"tapi, semoga aja sekarang udah gak ada lagi" sahut mikel.
"yaudah yuk minggu pagi kita sewa 1 ruangan bela diri" ajak radit.
"ehhemmm" calvin berdeham.
"oiya, jangan minggu pagi ada yang ibadah, sabtu pagi aja" radit mengganti hari.
"boleh" calvin menyetujui.
"vin pokoknya lo harus lawan gua" ucap lagi radit.
"siapa takut" calvin dengan nada menantang.
"danes, farhan bisa olahraga bela diri?" tanya calvin.
"enggak" keduanya menjawab.
"tapi ikut kegiatan lagi selain belajar di sekolah?" tanya calvin lagi.
"basket" jawab danes.
"mantap, btw keren-keren banget ini anggota geng motor" ucap calvin.
"calvin juga jago basket nih, pernah ikut olimpiade basket pas SMA dan menang juara 2 tingkat provinsi" radit memberi tahu.
"lo juga setim sama gua, jangan merendahkan diri dah" ucap calvin. calvin, radit, dan leo dulu satu SMA, juga sekarang vino dan jordan adalah adik kelas mereka.
"gak mau sombong gua ahaha" sahut radit laku tertawa.
mereka hanya mengobrol dan bercanda hingga pukul 9.10 malam.
"ayuk berangkat" ajak radit.
"gas" calvin menggunakan jaket satria kenanga nya dan slayer lalu berjalan ke arah motornya, begitu juga anggota-anggota yang lain.
"ini kita full pasukan ya?" tanya calvin.
leo menghitung dan mengatakan "iya".
"mantap" jawab calvin "aksa jaket lo mana?".
"di rumah ketinggalan ehehe" jawab aksa.
"woke, namanya juga mendadak" calvin menaiki motornya.
"siapa yang mau mimpin jalan?" tanya radit.
"gua dong, terserah kan ini mau kemana" ucap danes.
"iya terserah, yang penting jam 11 udah balik" calvin yang menjawabnya.
"oke".
semuanya bersiap memakai helm, danes berjalan di paling depan ditemani leo dan keiza yang agak dibelakangnya sedikit, dan seperti biasa radit dan calvin di barisan paling belakang.
__ADS_1
setelah sekitar 1 jam berjalan, danes berhenti.
"istirahat dulu ya sini" ucap danes setelah memarkirkan motornya, yang lainnya juga ikut, mereka berhenti di pinggir jalan dan memarkirkan motornya dengan rapi, sekarang sedang tidak terlalu ramai dan banyak tukang kopi pinggir jalan yang biasanya menggunakan motor atau sepeda.
radit yang paling dahulu memesan segelas kopi dan diikuti yang lainnya.
calvin melihat jordan, leo, nando dan farhan sedang duduk di atas pembatas jalan, mereka semua masih menggunakan helm, sedang keiza seperti merekamnya dengan hp.
"lagi ngapain kalian?" tanya calvin mendekat.
"buat tiktok" ucap farhan.
"ikut dong ahaha" sahut calvin.
"pake helm" ucap leo, calvin mengambil helm dan kembali.
"urutan ganjil di mulai dari kanan ya, genap ke kiri" leo memberi tahu, mereka duduk berderet ke belakang diatas pembatas jalan.
"oke".
"3,2,1" keiza menghitung untuk memulai merekam membuat video.
mereka mulai bergerak kanan dan kiri berdasarkan urutan.
"weh jordan lo mulai dari kiri, kenapa kanan" leo ketika melihat hasil videonya.
"eheh maap-maap" sahut jordan.
"ulang-ulang" sahut leo, memberi hp nya lagi pada keiza dan membuat video.
"nah ini baru keren, biar gua edit dulu biar pake jedag jedug ahaha" ucap leo dan tertawa, mereka masih di atas pembatas jalan.
tiba-tiba ada geng motor silent night lewat dan mereka berhenti tepat di sebelah motor-motor anggota satria kenanga. tapi mereka yang sedang asik membuat tiktok tidak menyadari itu, hingga selesai membuat video, mereka melepas helmnya lagi.
beberapa anggota silent night mendekati yang sedang kumpul di pembatas jalan.
"vin" panggil gabriel.
"eh gabriel, kok lo ada disini?" tanya calvin.
"lah kan gua emang suka jalan-jalan malam, kebetulan gua liat ada geng satria kenanga ya kita berhenti dulu, istirahat sambil ngobrol" gabriel memberi tahu.
"lo anggota satria kenanga vin?" tanya wildan pada calvin yang sedang memakai jaket satria kenanga.
"gua minjem buat bikin video aja, biar samaan gitu" calvin mencari alasan.
"duh pengen jujur, tapi gua ketua penyerangan, kalo ada apa-apa masalah penyerangan pasti ke gua, udah mulut kenzie kalo ngomong suka jujur banget" pikir calvin.
"minjem punya siapa?" tanya kenzie.
"aksa" jawab calvin.
wildan, gabriel, kenzie dan niko langsung melihat ke perkumpulan satria kenangan di belakangnya, benar aksa tidak menggunakan jaket nya.
"duh, untung aksa lagi gak pake" calvin dalam hati.
"eh tapi andika gimana? udahlah andika pinter juga" pikir calvin dalan hatinya.
"dah yuk kumpul bareng yang lain disana" ajak leo dan berjalan ke perkumpulan, calvin dan lainnya mengikuti juga anggota satria kenanga.
"ada black flower dan black spider" ucap vino memberi tahu yang lain, yang mereka masih di ujung jalan lalu melintas di depan mereka dan menghilang.
"balik yuk udah jam setengah 11" ajak calvin.
"ayok" radit menyetujui.
"vin nginep dimana lo ntar?" tanya gabriel.
"di.." calvin berpikir "belum tau ahaha"
"di rumah zayeen yuk" ajak gabriel.
"udah bilang zayeen?" tanya calvin.
"udah"
__ADS_1
"oke, abis ini gua kesana".
"oke".