
Keesokkan harinya
Aya bersama kedua orang tua Asha baru saja menyelesaikan sarapannya, seperti biasa Aya membereskan meja makan dan mencuci piring yang kotor.
Setelah semuanya selesai Aya berjalan ke ruangan depan. Aya duduk di sofa tamu dimana di sana ada kedua orang tua Asha yang sedang mengobrol.
Melihat kebersamaan keduanya, Aya pun teringat kepada kedua orang tuanya karena mereka berdua juga sering saling mengobrol seperti itu saat sudah selesai sarapan sebelum ayah Aya berangkat kerja.
Air mata Aya tiba-tiba jatuh sendirinya, dan dengan cepat Aya menyekanya.
Aya menarik nafasnya dalam, lalu berlahan menghembuskan nya, Aya berusaha untuk tersenyum supaya suasana hatinya lebih baik.
Suasana di ruangan itu tiba-tiba hening.
"Om Tante...(ucap Aya membuka suara dan memecah keheningan)
Ayah dan ibu Asha seketika melihat ke arah di mana Aya duduk.
"Ada apa nak...? (tanya ayah Asha)
"Om Tante, terima kasih ya karena om dan tante selama ini sudah sangat baik kepada Aya. Aya tidak tahu harus membalas kebaikan om dan tante dengan apa. Dan Aya juga minta maaf kalau Aya ada salah karena selama Aya di sini Aya sudah membuat om dan tante repot.
"Nak kenapa kamu ngomong seperti itu, om dan tante tidak pernah merasa direpotkan, malah om dan tante sangat senang kamu mau tinggal bersama kami di sini. Ya gak Bu...?
"Iya nak Aya, apa yang di katakan om kamu itu benar sekali kami berdua tidak pernah merasa direpotkan oleh kamu.
"Om sama tante memang sangat baik, Aya sangat beruntung bisa mengenal kalian. (Aya meneteskan air matanya yang sejak tadi berusaha dia tahan)
Ibu Asha yang melihat itu langsung beralih tempat duduk, ibu Asha duduk di samping Aya lalu memberikan pelukan hangat untuk Aya.
Dan Aya pun terlihat lebih tenang. Mereka pun mengobrol dan sesekali mereka bertiga terlihat tertawa.
Pada malam hari nya.
Setelah makan malam dan membereskan meja makan Aya menghampiri ayah Asha yang sedang menonton televisi di ruangan keluarga.
"Om, di mana Tante...? (tanya Aya sambil duduk)
__ADS_1
"Tante ke kamar sebentar katanya mau ambil ponselnya. (Jawab Om Arsyad Ayahnya Asha)
(Ayahnya Asha bernama Arsyad dan ibunya bernama Melly)
"Nah itu Tante...(ucap ayah Asha lagi saat melihat ibu Asha keluar dari kamar)
Aya tersenyum, lalu ibu Asha juga duduk di sana bergabung dengan Aya dan ayahnya Asha.
"Om Tante, Aya sudah memutuskan untuk kembali ke kota. (ucap Aya)
Ayah dan ibu Asha terkejut dan langsung melihat ke Aya.
"Kembali ke kota...? maksud kamu bagaimana Aya...? apa kamu gak betah tinggal di sini dengan Tante dan om (ucap ibu Asha dengan menatap Aya)
"Bukan, bukan begitu Tante Melly, Alhamdulillah Aya sangat betah tinggal di sini dengan Tante dan juga om. Bahkan Aya sangat ingin tinggal lebih lama lagi di sini tapi Tante om itu tidak mungkin, Aya tidak ingin selalu bergantung sama om dan tante Aya juga pengen hidup mandiri. Aya yakni Aya bisa dan Aya ingin mencobanya kembali seperti dulu. (jelas Aya)
"Tapi Aya...(ibu Asha tidak melanjutkan perkataannya dia langsung menoleh ke arah suaminya karena ayah Asha memegang pahanya memberi isyarat untuk ibu Asha tidak melanjutkan perkataannya)
"Sayang, kamu gak boleh mencegah kemauan dari Aya, mas setuju dengan apa yang di katakan oleh Aya. Kalau dia sudah memutuskan begitu kita berdua hanya bisa mendukungnya. (jelas ayah Asha)
"Baik lah nak, Tante dan om tidak akan mencegah kamu pergi, tapi kamu harus janji sama Tante, kamu harus selalu memberi kabar kepada Tante atau pun om, dan satu lagi kalau kamu mau pulang ke kampung sini kamu pulang lah ke sini, rumah ini selalu terbuka untuk kamu.
"Ya Tante Aya janji akan selalu memberi kabar kepada Tante atau pun om nantinya. terima kasih Tante om, terima kasih untuk semuanya. (ucap Aya lalu mendekat ke ibu Asha dan memeluknya)
"Oh ya nak Aya, kira-kira kapan kamu mau berangkat...? (tanya ayah Asha)
"Setelah Aya mendapatkan izin dari om dan tante Aya akan berangkat secepatnya om. Kemarin Aya dengar dari Ibuk Siska (tetangga samping rumah Asha) katanya dia dan suaminya akan berangkat besok pagi ke kota untuk mengantarkan putri mereka karena dia pindah sekolah ke sana dan akan tinggal sementara dengan bibik dan omnya di sana. Jadi Aya berencana untuk pergi besok pagi biar saat di jalan Aya ada teman, orang yang Aya kenal.
"Itu bagus nak, dengan begitu om dan tante juga bisa tenang melepas kamu pergi.
"Jadi kamu akan berangkat besok Ai, apa harus secepat itu...? (ucap ibu Asha sedih)
Aya bergelayut manja kepada ibu Asha dia tidak menjawab apa yang di katakan oleh ibu Asha dia hanya tersenyum.
"Kalau kamu berangkat besok pagi apa kamu sudah membereskan pakaian yang ingin kamu bawa nak Aya...? (tanya Ayah Asha)
"Belum om, tapi nanti akan Aya bereskan. (ucap Aya)
__ADS_1
"Di kota kamu akan tinggal dengan Asha kan nak...? Om titip Asha sama kamu ya, tolong kamu jaga Asha baik-baik dan bilang sama dia jangan pacaran terus, kuliah yang benar. (pesan ayah Asha)
"Ya om, insyaallah Aya akan jagain Asha. (jawab Aya)
"Baiklah nak, terima kasih. Baiklah om akan ke rumah Siska dulu mau kasih tau kalau kamu mau ikut berangkat ke kota bersama mereka besok.
"Ya om. terima kasih sebelumnya
Ayah Asha menganggukkan kepalanya lalu berdiri dan berjalan keluar rumah.
"Aya ayo Tante bantuin kamu Peking-peking, biar cepat selesainya dan kamu juga harus cepat tidur biar tidak terlalu capek nanti saat di perjalanan. (ucap ibu Asha)
"Baiklah Tante, Ayo...
Aya dan Tante Melly pergi ke kamar untuk membereskan pakaian yang akan di bawa oleh Aya. Sambil memasukkan pakai ke dalam kopernya Aya dan ibu Asha mengobrol.
Tidak butuh waktu lama mereka pun selesai, ibu Asha keluar dari kamar dan Aya pun tidur sesuai yang di perintahkan oleh Tante Melly (ibu Asha)
...*Bersambung*...
...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman semuanya, karena jejak yang di tinggalkan itu yang membuat Author semakin semangat 💪 untuk menulis ✍️ dan bisa Update setiap hari tanpa jeda....
...🤗🤗🤗...
...Vote, Like dan Komen....
...Hidupkan juga tanda Favorit ❤ biar ada notif yang masuk setiap kali Author update....
...Semoga menjadi pembaca setia dari Novel Author yang berjudul "Warna Kehidupan Aya" ini ya....
...🥰🥰🥰...
...Nb: Tolong tinggalkan komen yang membangun ya, jangan komen yang membuat Author nya down....
...Terima kasih 🙏...
...😘😘😘...
__ADS_1