
Ibu Asha menatap Angga yang saat ini sudah duduk di samping Aya, dan beberapa detik kemudian tatapannya beralih kepada Aya.
"Nak sebentar ya Tante tinggal ke belakang sebentar. (Ujar ibu Asha menatap Aya)
"Ya Tante (jawab Aya menganggukkan kepalanya)
Ibunya Asha pun pergi dari sana berjalan menuju dapur, Aya hanya menatapnya saja sampai akhirnya ibu Asha pun tidak terlihat lagi.
"Terima kasih ya mas, mas sudah bawa saya ke sini...! Saya benar-benar tidak menyangka kalau mas akan bawa saya ke sini. (ujar Aya menatap Angga)
"Ya sama-sama (jawab Angga)
Angga pun mulai melebarkan pandangannya melihat setiap sudut rumah itu.
"Oh ya di mana suami dari Tante itu...? (tanya Angga menatap Aya)
"Saya juga kurang tau di mana mas, biasanya sih di jam segini dia masih di kantor desa mas. (ujar Aya)
"Kantor desa...? (tanya Angga yang sedikit bingung)
"Ya mas, kan om itu kepala desa di kampung sini jadi otomatis dia bekerjanya di kantor desa, dan sesekali dia juga akan bekerja ke luar (jelas Aya)
"Oh begitu, baik saya mengerti sekarang. (jawab Angga)
Aya pun tersenyum.
"Oh ya, sebentar ya mas saya lihat Tante dulu, kenapa ya dia lama banget di belakang. (kata Aya)
Angga tidak menjawab dia hanya menggelengkan kepalanya.
Aya pun berdiri dari duduknya, dan baru saja Aya ingin melangkah ibunya Asha pun terlihat berjalan ke depan dari dapur dengan membawa nampan yang berisi gelas air serta satu piring yang berisi potongan kue.
__ADS_1
"Tante kenapa harus repot-repot begini sih...! Kalau Tante bilang ke Aya tadi kan Aya bisa bantu. (ujar Aya yang langsung menghampiri ibu Asha dan langsung mengambil alih nampan yang di pegangnya)
"Gak apa-apa nak, Tante gak merasa repot kok. Lagian cuma ini aja jadi Tante bisa kerjakan sendiri dan gak perlu bantuan. Udah kamu duduk saja biar Tante aja. (kata ibu Asha)
"Udah lah Tante biar Aya saja. (ujar Aya yang bersih keras)
"Ya sudah kalau begitu (kata ibu Asha mengalah, lalu melepaskan tangannya dari nampan itu.
Ibu Asha duduk di sofa tempat dimana dia duduk tadi, dan Aya meletakkan nampan yang dia pegang di atas meja. Setelah mengaturnya Aya pun duduk di sofa yang dia duduki tadi.
"Oh ya Tante maaf Aya lupa memperkenalkannya kepada Tante. Ini mas Angga Tante. (ujar Aya sambil menunjuk dengan sopan ke Angga)
"Panggil saja Angga Tante, saya calonnya Aya. (ujar Angga sambil mengulurkan tangannya ke hadapan ibunya Asha)
Ibu Asha menoleh ke Aya untuk mencari jawaban atas pengakuan laki-laki yang ada di hadapannya itu. Dan Aya yang mengerti arti dari tatapan ibu Asha itu langsung menganggukkan kepalanya. Isyarat membenarkan apa yang di katakan oleh laki-laki itu.
"Saya Tante Aya, ibu dari sahabat baik Aya. Pasti kamu sudah tahu itu. (ujar ibu Asha yang menyambut uluran tangan Angga)
Setelah saling berkenalan mereka pun berbicara banyak hal di sana. Termasuk membahas tentang ayahnya Asha Dan setelah lelah berbicara sambil menikmati hidangan yang di suguhkan serta Angga dan Aya memberikan buah tangan yang di bawah mereka, ibu Asha pun meminta Aya untuk mengantarkan Angga untuk istirahat di kamar tamu, dan Aya bisa istirahat di kamar Asha.
Aya dan Angga akan menginap di sana selama 1 atau 2 hari, dan setelah semua urusan mereka selesai baru lah mereka akan kembali ke kota. Begitu lah yang di katakan Angga saat masih berada di ruang tamu dan di tanya oleh ibunya Asha tadi.
Aya sudah berada di dalam kamar, meletakkan tas pakaiannya lalu Aya pun mengambil handuk serta pakaian ganti yang akan digunakannya karena Aya ingin membersihkan dirinya.
Aya berjalan dan keluar dari kamar, berjalan ke arah dapur karena kamar mandi di rumah itu ada di dapur.
"Tante lagi ngapain...? (tanya Aya saat melihat ibunya Asha yang sedang berada di dapur sedang berkutak dengan peralatan dapur nya)
"Eh nak Aya, ini Tante lagi mau masak nak untuk makan siang kita nanti.(ujar nya saat sudah berbalik badan melihat ke Aya)
"Oh, biar Aya bantuin ya Tan (kata Aya lagi, lalu meletakkan pakaian serta handuk nya di atas meja yang ada di sana, dan berjalan mendekati ibunya Asha)
__ADS_1
"Eh gak usah nak, biar Tante saja. Udah kamu mandi saja sana dulu. (tolak ibu Asha)
"Gak apa-apa Tante biar Aya bantuin dulu abis masak baru Aya mandi. (jelas Aya, yang sudah memulai membantu ibunya Asha)
"Ya udah kalau begitu. (kata ibu Asha pasrah)
Dengan cekatan Aya membantu ibunya Asha memasak untuk makan siang mereka, dan tidak butuh waktu lama masakan yang mereka masak pun selesai di eksekusi.
"Udah nak kamu pergi mandi saja sana...! biar Tante yang menyelesaikan sisanya, lagian kan ini cuma tinggal menatanya di atas meja makan aja lagi. (ujar ibu Asha)
"Baiklah Tante, kalau gitu Aya mandi dulu ya. (ngalah Aya)
Ibunya Asha pun menganggukkan kepalanya lalu Aya pun mengambil peralatan mandi nya lagi yang diletakkannya di atas meja, Aya berjalan lalu masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
Setelah Aya masuk ke dalam kamar mandi ibu Asha mulai menata makanan di atas meja makan, setelah semuanya tertata rapi dan di tutupnya, ibu Asha pun berjalan ke depan dan masuk ke dalam kamar nya untuk menghubungi suaminya memintanya pulang untuk makan siang.
Saat berbicara dengan suaminya lewat sambungan ponsel ibu Asha juga mengatakan kalau di rumah nya sedang ada tamu namun ibu Asha sengaja tidak mengatakan siapa tamu yang dia maksud itu.
Setelah selesai berbicara dengan suaminya dan memutus sambungannya ibu Asha masuk ke dalam kamar mandi yang ada di dalam kamar nya untuk membersihkan diri karena dia juga merasa badannya lengket setelah berkutat dengan peralatan dapur tadi.
...*Bersambung*...
...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman semuanya, karena jejak yang di tinggalkan itu yang membuat Author semakin semangat 💪 untuk menulis ✍️ dan bisa Update lagi....
...🤗🤗🤗...
...Vote, Like dan Komen....
...Hidupkan tanda Favorit ❤ biar ada notif yang masuk setiap kali Author update....
...Nb: Tolong tinggalkan komen yang membangun ya, jangan komen yang membuat Author nya down....
__ADS_1
...Terima kasih 🙏...
...😘😘😘...