Warna Kehidupan Aya

Warna Kehidupan Aya
Episode 66


__ADS_3

Angga baru saja keluar dari perusahaan, Angga melajukan mobilnya menuju sekolahan Aretha putrinya. Siang ini Angga menjemput Aretha ke sekolah karena hari ini Aretha tidak main ke rumah Aya karena hari ini Aya tidak pulang ke kostan namun Aya akan langsung pergi ke kampus.


Aretha memang tidak setiap hari main di tempat Aya sepulang dia sekolah, cuma 3 hari dalam satu Minggu Aretha bisa main sepulang sekolah di tempat Aya.


Sejak berapa bulan ini anaknya Aretha selalu mengikut Aya pulang ke kostan nya sepulang sekolah, jadi Nattan pun kini sudah tau jadwalnya di mana dia harus menjemput Aretha ke sekolah pada siang hari.


Karena jalanan tidak macet jadi tidak butuh waktu lama untuk Angga sampai di sekolahan Aretha. Dan kini Angga sudah memarkirkan mobilnya tidak jauh dari gerbang sekolah.


Angga tidak turun dari mobil seperti biasanya, karena nantinya akan ada salah seorang guru Aretha yang akan mengantarkan Aretha ke sana, atau gak scurity sekolah lah yang akan mengantarkan Aretha ke sana.


Semua tenaga pendidik dan scurity di sekolah itu tau dengan Angga, bahkan mobil yang di gunakan Angga pun mereka tau. Karena Angga adalah pemilik sekolah itu jadi wajar semuanya tau dengan Angga.


Benar saja tidak lama Miss Rina pun datang untuk mengantarkan Aretha. Miss Rina mengetuk kaca mobil Angga karena Angga tidak tau kedatangannya. Lalu saat sudah menyadari Angga langsung membuka kunci pintu mobil yang di sampingnya.


Miss Rina pun membukanya lalu membantu Aretha masuk ke dalam mobil itu. Setelah Aretha berpamitan dengan Miss Rina dan Miss Rina menutup kembali pintu mobil, tidak lama Angga pun mulai menjalankan mobilnya.


"Kok Miss Rina yang mengantarkan sayang...? (tanya Angga kepada putrinya)


"Iya pa, Mama Aya baru saja pergi katanya mau ke kampus tadi di antarkan sama Aldo dan papanya. (jawab Aretha lugas)


"Aldo sama papanya...? (tanya Angga yang merasa bingung)


"Iya pa. (jawab Aretha singkat)


"Aldo itu siapa sayang....? (tanya Angga lagi, sambil fokus mengemudi)


"Aldo itu teman Ara di kelas pa. (jelas Aretha)


"Oh...(ujar Angga yang mulai mengerti)


"Oh ya pa, Aldo itu sama Lo pa seperti Ara (ujar Aretha)


"Sama seperti Ara...? maksudnya bagaimana sayang, papa gak ngerti...! Maksud Ara sama-sama perempuan seperti Ara...? tapi kok namanya Aldo...? kan Aldo itu nama anak laki-laki loh sayang...? (tanya Angga yang merasa kebingungan)

__ADS_1


Aretha menepuk jidatnya, dan menggelengkan kepalanya menatap papanya.


"Aduh papa bukan begitu, Biar Ara jelasin dengar ya. (ujar Aretha dan di angguki oleh papanya)


"Aldo itu anak laki-laki pa, Aldo itu sama seperti Ara begitu kata papanya Aldo. (jelas Aretha)


"Bagaimana apa papa mengerti. (sambung Aretha)


"Baik kalau itu papa mengerti sayang, tapi samanya Aldo dengan Ara seperti apa...? Dari mana samanya...?


"Papa...! Ara kan gak punya mama, dan Aldo itu kata papanya juga gak ada mama. Mamanya Aldo sudah berada di surga kata papanya Aldo.


"Kata papanya Aldo...? (tanya Angga bingung)


"Iya pa, papanya Aldo...! Papa Aldo itu selalu jemput Aldo ke sekolah dan dia sering ngobrol dengan mama Aya, kadang ngobrol sama Ara juga. (jelas Aretha)


"Apa papa tau, Aldo itu juga panggil mama loh sama mama Aya sama seperti Ara. (ujar Aretha lagi melanjutkan perkataannya)


"Bukan pa, kan Ara duluan yang panggil mama sama mama Aya, karena mendengar Ara panggil mama sama mama Aya lalu Aldo nangis mau panggil mama juga sama mama Aya.


"Apa mama...eh maksud papa, apa Miss Aya menyetujuinya...? (tanya Angga lalu langsung mematikan mesin mobilnya)


"Iya mama Aya setuju ya dari pada Aldo nya nangis terus gak berhenti-henti. (ujar Aretha)


"Anak laki-laki di kelas Ara banyak yang cengeng pa, termasuk si Aldo. Ara gak suka. (sambung Aretha


"Anak kecil memang begitu sayang. (ujar Angga lalu membuka pintu mobil dan turun dari sana)


"Ara juga anak kecil tapi arak gak cengeng pa. (protes Aretha setelah melihat Angga yang baru saja membukakan pintu mobil untuk dia turun)


"Ya anak papa ini kecuali nya. Anak papa tidak cengeng. (ujar Angga menolel hidung mancung Aretha)


"Ya siapa dulu papanya. Papa Angga...! (kata Aretha dengan riang, lalu menghambur ke pelukan Angga)

__ADS_1


Angga langsung menggendong Aretha keluar dari dalam mobil, lalu setelah mengambil tas Aretha serta menutup kembali pintu mobil, masih sambil menggendong Aretha Angga pun berjalan menuju pintu utama rumah.


Dimana pintu rumah sudah di bukakan oleh bik Santi, dan bik Santi juga berdiri di ambang pintu.


Sesampainya di dekat bik Santi Angga langsung menurunkan Aretha dari gendongannya. Lalu Angga pun berjongkok supaya sejajar dengan putrinya.


"Baiklah karena papa harus kembali ke kantor, jadi Ara sama bik Santi dulu ya...? ingat Ara bersih-bersih badan dulu, ganti baju, makan, abis itu langsung istirahat jangan langsung main. (kata Angga mengingatkan putrinya)


"Baik papa, hati-hati di jalan ya pa. (ujar Aretha, lalu langsung memberikan pelukan serta kecupan di pipi Angga papanya)


Setelah pelukan putrinya lepas, Angga pun berdiri dan berbalik badan berjalan ke mobilnya.


"Dada papa...! (ujar Aretha sambil melambaikan tangannya)


Angga yang sudah berada di dalam mobil pun membalas melambaikan tangannya ke arah putrinya. Lalu Angga pun mulai menjalankan mobilnya, melaju keluar dari pekarangan rumah.


Setelah mobil papanya sudah tidak terlihat, baru lah bik Santi mengajak Aretha masuk ke dalam rumah, berjalan menuju kamar Aretha untuk melakukan apa yang di perintahkan oleh Angga tadi.


...*Bersambung*...


...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman semuanya, karena jejak yang di tinggalkan itu yang membuat Author semakin semangat 💪 untuk menulis ✍️ dan bisa Update lagi....


...🤗🤗🤗...


...Vote, Like dan Komen....


...Hidupkan tanda Favorit ❤ biar ada notif yang masuk setiap kali Author update....


...Nb: Tolong tinggalkan komen yang membangun ya, jangan komen yang membuat Author nya down....


...Terima kasih 🙏...


...😘😘😘...

__ADS_1


__ADS_2