Warna Kehidupan Aya

Warna Kehidupan Aya
Episode 80


__ADS_3

Keduanya saling diam sejenak.


"Mas apa saya boleh minta sesuatu untuk acara pernikahan kita...? (tanya Aya dengan penuh hati-hati)


"Ya kalau saya bisa mewujudkannya kenapa tidak. (ujar Angga)


"Emangnya apa yang ingin kamu minta...? (tanya Angga menatap Aya yang duduk di hadapannya)


"Gak banyak kok mas, dan saya rasa juga tidak terlalu susah. (ujar Aya)


"Apa...? (tanya Angga bingung)


"Saya mau pernikahan kita di laksanakan secara sederhana saja mas, dan kita tidak usah mengundang terlalu orang, cukup anggota keluarga dekat serta teman-teman dekat saja. Mas kan tahu saya ini hidup seorang diri dan saya juga tidak punya kerabat apalagi di sini, dan otomatis nanti yang menghadiri pernikahan kita hanyalah keluarga serta teman-teman mas semua, karena itu saya tidak mau nantinya mereka membicarakan kita karena saya tidak memiliki satu orang pun kerabat yang datang ke acara kita. (jelas Aya)


"Baiklah saya mengerti, nanti saya akan kasih tahu sama bik Santi keinginan kamu ini. (kata Angga)


"Terima kasih ya mas. (ucap Aya yang merasa senang, karena Aya pikir tadi Angga tidak akan setuju dengan permintaan nya itu)


Angga dan Aya mengontrol cukup lama di dalam kamar kost Aya itu, berbagai hal di bicarakan oleh mereka berdua dan tanpa mereka berdua sadari jam pun sudah menunjukkan pukul 12 malam.


Angga tampak kaget saat melihat jam tangan yang melingkar di tangannya, pantasan matanya sudah terasa berat karena ini sudah larut malam.


Begitu juga dengan Aya, dia juga kaget saat menoleh ke jam yang ada di dinding kamarnya, saking asyiknya mengontrol sampai-sampai keduanya lupa waktu.


"Yakin mas mau pulang sekarang...? (tanya Aya yang tampak khawatir melihat kondisi Angga yang terlihat menahan kantuk, saat Angga berpamitan pulang kepadanya)


"Ya mau bagaimana lagi, gak mungkin kan saya tidur di sini juga, apa kata orang-orang nanti. (ujar Angga)


"Tapi mas, mas itu terlihat lelah dan mengantuk...! Apa gak ada sopir atau orang yang bisa menjemput mas ke sini, atau mas naik taksi online saja ya. (kata Aya)

__ADS_1


"Gak usah, saya masih kuat kok menyetir sendiri. (kata Angga, lalu menutup mulutnya karena Angga berkali-kali menguap)


Matanya memang terasa sangat berat, dan tubuhnya terasa begitu lelah karena belum ada istirahat seharian namun dia sudah tidak punya pilihan lain selain pulang dan menyetir sendiri.


"Baiklah kalau begitu saya pamit pulang ya. (ujar Angga setelah berdiri dari duduknya)


"Tunggu mas... (cegah Aya)


Aya pun seperti orang kebingungan, dia sendiri tidak tahu harus berbuat apa saat ini, dan dia memberanikan diri mencegah kepergian Angga karena rasa takutnya.


"Begini mas, mas tidur saja di sini bersama Ara, dan saya akan menumpang tidur di kamar kost teman yang di sebelah, nanti saya akan Cuba bangunkan dia. (ujar Aya)


"Benaran gak apa-apa begitu...? (tanya Angga)


"Benaran mas, sebentar saya coba bangunkan dulu teman saya. (ujar Aya yang langsung berdiri dan duduknya)


Aya pun langsung pergi berjalan keluar lalu pergi ke kamar kost yang ada di samping kamar nya. Beberapa kali Aya mengetuk serta memanggil penghuni kamar sebelah, setelah akhirnya penghuni kamar sebelah pun bangun dan membukakan pintu kamarnya.


"Mas saya tidur di sebelah ya, mas tidur saja dengan Ara di sini, oh ya jangan lupa pintunya di kunci saja dari dalam. Kalau ada apa-apa panggil saja saya ke sebelah. (kata Aya)


"Baiklah (jawab singkat Angga yang menahan kantuk nya)


Aya pun pergi ke kamar sebelah, setelah Angga memastikan Aya sudah masuk ke kamar sebelah baru lah Angga menutup serta mengunci pintu kamar kost Aya itu.


Angga berbaring di samping putrinya Ara, dan tidak butuh waktu lama Angga pun langsung terlelap karena memang matanya sudah sangat mengantuk.


Di kamar sebelah


Lanny, nama penghuni kamar kost yang ada di samping kamar Aya, Lanny bekerja di salah satu showroom motor yang ada di jalan besar tidak jauh dari kost nya itu, Lanny penghuni baru di kost itu, dia baru saja beberapa bulan tinggal di kost itu namun karena kamarnya berdampingan dengan Aya membuat Aya dan Lanny menjadi dekat.

__ADS_1


Lanny sering main di kamar kost Aya, begitu juga sebaliknya, apa lagi saat dia serta Aya sedang libur bekerja, mereka selalu menghabiskan waktu berdua di kamar kost salah satunya. Bahkan sesekali keduanya tampak masuk serta makan bersama.


Dan untuk keluar-keluar Aya memang tidak pernah mau saat Lanny mengajaknya, alhasil Lanny pun pasti keluar di temani pacarnya.


Aya maupun Lanny juga saling bercerita tentang kehidupan masing-masing, bahkan Lanny sering kali curhat tentang pacar nya kepada Aya. Namun berbeda dengan Aya, Aya tidak sekalipun bercerita tentang masalah pacar atau orang yang lagi dekat dengannya kepada Lanny, dan baru lah malam ini Aya bercerita tentang Angga kepada Lanny.


Lanny dan Aya sama-sama belum tidur, karena sejak Aya masuk ke dalam kamar nya Lanny tidak henti-hentinya menodongkan berbagai pertanyaan kepada Aya, dan dengan berat hati Aya pun menceritakan segalanya termasuk tentang pernikahannya.


Lanny tampak kaget dan merasa tidak percaya dengan apa yang dia dengar namun dengan melihat apa yang terjadi sekarang Lanny pun percaya.


Lanny sangat bahagia karena sebentar lagi temannya akan menikah.


Aya tidak mengungkapkan identitas Angga secara detail kepada Lanny, Aya hanya mengatakan kepada Lanny kalau Angga itu adalah papanya Aretha, dia bekerja di salah satu perusahaan yang ada di kota ini.


Cukup lama Aya dan Lanny mengobrol, sampai akhirnya keduanya pun terlelap, dan masuk ke dalam dunia mimpi.


...*Bersambung*...


...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman semuanya, karena jejak yang di tinggalkan itu yang membuat Author semakin semangat 💪 untuk menulis ✍️ dan bisa Update lagi....


...🤗🤗🤗...


...Vote, Like dan Komen....


...Hidupkan tanda Favorit ❤ biar ada notif yang masuk setiap kali Author update....


...Nb: Tolong tinggalkan komen yang membangun ya, jangan komen yang membuat Author nya down....


...Terima kasih 🙏...

__ADS_1


...😘😘😘...


__ADS_2