Warna Kehidupan Aya

Warna Kehidupan Aya
Episode 62


__ADS_3

Dengan tatapan heran Angga menatap ke arah bik Santi dan Aretha putrinya. Bik Santi membantu Aretha untuk duduk di kursi meja makan tempat biasa dia duduki.


"Di mana Miss nya bik...? (tanya Angga pada akhirnya)


"Miss Aya tuan...? (Balik tanya bik Santi, mengangkat kepalanya melihat ke Angga)


"Iya bik (jawab Angga)


"Oh...Anu tuan, Miss Aya nya sudah pulang tadi katanya dia ada kuliah siang ini. (jelas bik Santi)


"Kenapa tidak kasih tau saya kalau dia pulang, lantas siapa yang mengantarkan dia pulang. (kata Angga)


"Sebenarnya tadi bibik mau kasih tau tuan, tapi Miss nya melarang bibik ngasih tau ke tuan, katanya dia tidak mau mengganggu istirahat tuan jadi dia pamit sama bibik dan yang lain saja. Dia pulang nya menggunakan taksi online tuan. (jelas bik Santi lagi)


"Kenapa bibik gak minta pak imang aja yang antarkan...? (tanya Angga)


"Bibik sudah menawarkan tuan, tapi Miss nya menolak. Jadi dia pulang naik taksi online. Bik dan non Ara hanya mengantarkan sampai depan saja. (jelas bik Santi)


"Ya sudah baik lah (ujar Angga menganggukkan kepalanya)


Suasana di meja makan hening, Angga menatap makanan yang ada di hadapannya lalu dia pun mulai mengambil makanan dan mengisinya ke dalam piring yang ada di hadapannya.


Bik Santi juga mulai bergerak dia menanyakan kepada Aretha ingin makan pakai apa dengan sangat lembut lalu mulai mengambil makanan sesuai yang di sebutkan Aretha dan mengisinya ke dalam piring Aretha.


Dengan di dampingi oleh bik Santi Aretha mulai menyuapi makanan nya ke dalam mulut. Seperti biasa Aretha makan dengan sangat lahap.


Walaupun Aretha makan dengan sedikit berantakan namun bik Santi tetap membiarkan Aretha untuk makan sendiri, bik Santi sudah mulai mengajarkan Aretha untuk mandiri.


Angga dan Aretha sudah menyelesaikan makan siangnya, lalu keduanya pergi ke ruang keluarga dan duduk di sana. Aretha meminta papanya untuk menemaninya nonton televisi sebentar sebelum nantinya dia istirahat tidur siang. Angga menuruti kemauan putrinya itu.

__ADS_1


"Mau nonton apa sayang...? (tanya Angga kepada Aretha)


"Yang itu saja pa. (Jawab Aretha saat melihat ada film kartun kesukaannya)


"Ini...? (tanya Angga memastikan)


"Iya pa. (jawab Angga)


Aretha pun mulai fokus melihat ke layar besar nan datar itu, dan tidak lagi menghiraukan papanya yang ada di sampingnya.


Angga menyandarkan tubuhnya di sofa yang ada di ruangan keluarga itu, mengeluarkan ponselnya lalu membukanya.


Aretha hanya fokus ke acara yang di putarkan di televisi sedangkan Angga fokus dengan ponsel di tangannya.


Setelah makan siang dan membereskan dapur bersama Ana dan Ratih, bik Santi pun kedepan menghampiri Aretha yang sedang berada di ruang keluarga bersama papanya dan sedang menonton acara film kartun di televisi.


"Non Ara ayo kita naik ke atas sekarang, ini sudah waktunya non Ara bobok siang. (ujar bik Santi yang berdiri tidak jauh dari Aretha)


"Pa Ara bobok siang dulu ya. (pamit Aretha kepada papanya yaitu Angga)


"Ya sayang, selamat bobok. (kata Angga lalu mengecup kening putrinya yang ada di hadapannya itu)


Aretha dan bik Santi pun pergi dari sana, Angga meraih remote televisi yang di letakkan tidak jauh dari nya. Lalu Angga pun mematikan televisi itu.


Angga bangkit dari duduknya, meraih ponselnya yang baru saja dia letakkan di atas sofa, lalu Angga pun berjalan ke taman belakang.


Angga duduk di kursi taman tempat di mana dia dan kedua orang tuanya selalu duduk untuk sekedar berbincang bersama, sambil menghirup udara segar, karena di taman belakang rumah itu sangat lah asri, di tumbuhi berbagai pohon, serta bermacam-macam tanaman hias.


Kenangan bersama kedua orang tuanya kembali terbayang oleh Angga. Kenangan di saat pertama kali Angga belajar untuk menanam salah satu pohon buah mangga bersama mama dan papanya.

__ADS_1


Dengan penuh kesabaran sang mama mengajarkannya menanam pohon buah mangga itu ke dalam tanah.


Angga kecil yang tidak terbiasa bermain kotor pun langsung sangat antusias saat pertama kali memegang tanah. Bukannya jijik malah Angga kecil sangat suka bermain tanah yang berwarna hitam itu.


Angga tersenyum mengenang masa-masa itu.


"Pa, ma Angga kangen kalian....! Angga butuh mama dan papa dalam situasi sekarang. (Angga yang berbicara seorang diri)


Angga mengusap wajahnya dengan kedua tangannya, lalu menyandarkan tubuhnya di sandaran tempat duduk yang di duduki nya saat ini.


Cukup lama Angga merenung di taman itu, pak imang yang melihat itu hanya menatap dari kejauhan. Pak imang adalah tukang kebun kepercayaan almarhum kedua orang tuanya Angga, dia sudah bekerja di rumah itu dari Angga duduk di bangku SMA dan hingga sekarang. Jadi pak imang sangat tau Angga itu anak yang seperti apa, dan keluarga Angga itu seperti apa.


Walaupun kedua orang tuanya Angga orang nya sangat tegas apalagi dalam mendidik Angga namun kedua orang tua Angga sangat menyayangi putranya itu.


Pak imang tau benar, setiap kali Angga duduk di bangku yang ada di taman itu pasti Angga sedang ada masalah, karena Semenjak pindah dan tinggal kembali ke rumah itu Angga memang selalu duduk di bangku taman itu setiap kali dia ada masalah.


Berjam-jam Angga duduk di sana. Dan setelah leleh barulah Angga beranjak dari sana, masuk kembali ke dalam rumah berjalan ke arah tangga dan menaiki satu persatu anak tangga menuju kamarnya.


Setelah sampai di atas Angga pun langsung masuk ke dalam kamar nya, pergi ke ruangan kerjanya dan mulai menyibukkan diri di depan laptop pribadi nya itu.


Menyibukkan diri dengan semua pekerjaannya itu akan membuat Angga sejenak melupakan masalah yang tengah di pikirannya. Itu adalah cara ampuh yang selalu di lakukan oleh Angga akhir-akhir ini dan itu sangat lah efektif.


...*Bersambung*...


...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman semuanya, karena jejak yang di tinggalkan itu yang membuat Author semakin semangat 💪 untuk menulis ✍️ dan bisa Update lagi....


...🤗🤗🤗...


...Vote, Like dan Komen....

__ADS_1


...Hidupkan tanda Favorit ❤ biar ada notif yang masuk setiap kali Author update....


...Nb: Tolong tinggalkan komen yang membangun ya, jangan komen yang membuat Author nya down....


__ADS_2