
Angga dan ayahnya Asha saat ini duduk di sofa ruang tamu, setelah makan siang keduanya pun langsung pergi ke depan sedangkan ibu Asha dan Aya masih berada di dapur untuk membereskan meja makan serta mencuci piring kotor.
Angga dan ayah Asha tampak saling mengobrol banyak hal yang di tanyakan oleh Angga tentang kampung halaman tempat yang dia kunjungi saat ini. Dan dari semua pertanyaan nya itu terselip beberapa pertanyaan tentang Aya.
Ayah Asha menjawab setiap pertanyaan Angga bahkan ayah Asha juga menceritakan sedikit tentang apa yang terjadi dalam kehidupan Aya termasuk musibah yang menimpa kedua orang tuanya Aya.
Masih asyik bercerita tidak lama Aya dan ibu Asha pun muncul dari belakang, mereka berdua berjalan mendekati Angga dan ayah Asha dan duduk bergabung di sana.
Aya meletakkan air teh yang dia buat serta beberapa cemilan di atas meja, lalu dia pun duduk di sofa kecil tepat di samping Angga.
"Om, mas Angga, ayo di minum teh nya. (ujar Aya)
"Ya nak. (jawab ayah Asha)
Sedangkan Angga dia hanya menganggukkan kepalanya saja tanpa menjawab.
"Lagi ngobrolin apa sih om, kayaknya serius banget...? (tanya Aya setelah ayah Asha meneguk serta meletakkan kembali gelas air teh nya di atas meja)
"Itu nak, kita berdua lagi ngobrol tentang kampung. Nak Angga tanya-tanya tentang kehidupan di kampung sini.(jawab ayah Asha)
"Oh...Tapi ngapain mas tanya-tanya tentang kehidupan di kampung sini, emangnya mas mau tinggal di kampung sini...? (tanya Aya yang langsung menoleh ke arah Angga)
"Enggak, mas cuma tanya saja. Pengen tau saja kehidupan di kampung sini bagaimana. Ya mumpung bisa bertanya langsung sama pemimpin desanya. Ya kan om...? (ujar Angga)
"Benar nak Angga, tepat sekali. (kata ayah Asha)
Mereka semua pun seketika tertawa bersamaan.
Beberapa saat kemudian suasana pun seketika hening, ayah dan ibu Asha sibuk dengan ponsel mereka, karena baru saja mendapatkan notif pesan masuk.
Angga menoleh ke Aya, lalu Angga pun sedikit menggeser posisi duduknya untuk lebih dekat dengan Aya.
"Apa kita katakan sekarang saja sama mereka...? (tanya Angga seraya berbisik kepada Aya)
"Katakan apa mas (ujar Aya dengan suara pelan menatap Angga)
__ADS_1
"Rencana kita, apa lagi...! (seru Angga juga dengan nada suara pelan)
"Oh, baiklah (jawab Aya yang langsung mengerti apa yang di maksud oleh Angga)
Angga kembali menggeser posisi duduknya seperti semula.
"Ayo nak Angga di minum teh nya, . (kata ibu Asha menatap Angga)
"Iya Tante. (jawab Angga)
Angga pun meraih gelas teh nya, lalu meneguknya perlahan, setelah itu kembali meletakkan gelas yang di pegangnya di atas meja.
"Om, Tante, apa saya boleh mengatakan sesuatu. (ujar Angga setelah melihat ayah dan ibu Asha sudah meletakkan ponsel mereka kembali di atas meja)
"Boleh nak, apa itu...? (tanya ayah Asha)
"Begini om, tante. (Angga Menjeda ucapan nya sejenak) Sebelumnya saya minta maaf karena saya dan Aya kesini Tampa memberi kabar terlebih dahulu kepada om dan tante.
"Iya nak gak apa-apa kok. (saut ayah dan ibu Asha berbarengan)
(Lanjut Angga) "Begini om tante, Maksud kedatangan saya kesini bersama Aya yaitu kita berdua ingin mengundang om dan tante ke acara pernikahan kita.
"Iya om. Saya sudah melamar Aya dan Aya juga sudah menerima lamaran saya itu, jadi kita berdua sudah sepakat untuk melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat ini di kota. (jelas Angga)
"Iya om, Tante, Aya sangat berharap kehadiran om, Tante dan juga Asha, karena om dan tante kan tau Aya sudah tidak punya saudara yang lain lagi, jadi kalian lah keluarga Aya satu-satunya. Karena itu Aya sangat berharap kehadiran om dan tante. (potong Aya)
"Emangnya kapan nak acara nya...? (tanya ibu Asha)
"Insyaallah hari Sabtu ini Tante. (jawab Angga)
"Sebentar lagi ya, kenapa secepat itu...? (ujar ibu Asha)
"Ya tente kita sengaja mempercepatnya, lagian ini kan niat baik, jadi kalau niat baik itu kata orang-orang tidak boleh di tunda-tunda. Bukan begitu om...? (ujar Angga seraya bertanya)
"Ya nak kamu benar, kalau niat baik itu memang harus di segerakan. Om ikut bahagia mendengar rencana pernikahan kalian berdua. (ujar ayah Asha sambil menganggukkan kepalanya)
__ADS_1
"Terima kasih om, karena itu Kita berdua sangat berharap om dan tante bisa hadir di acara perpisahan kita. (Ujar Aya)
"Iya Om, Tante. Dan Untuk transportasi serta tempat tinggal selama om dan tante di sana nanti, saya sudah menyiapkan segalanya, om dan tante juga boleh membawa beberapa orang yang dekat dengan Aya dari sini. Om dan Tante cukup hubungi saya atau Aya nantinya untuk memberi tahu berapa orang yang akan pergi dan saya menyiapkan segalanya. Yang penting om dan tante harus pergi. (jelas Angga)
Ayah Asha masih tampak berpikir keras, lalu dia menoleh ke arah sang istri, dan keduanya tampak saling tatap. Lalu ibu Asha pun menganggukkan kepalanya memberikan isyarat kepada sang suami.
Setelah mendapatkan jawaban dari istri nya, ayah Asha kembali menoleh ke Aya dan Angga yang duduk tepat di hadapannya.
"Baiklah lah nak, insyaallah kita berdua akan menghadiri acara pernikahan kalian berdua. (ujar ayah Asha)
"Iya nak, om dan tante insyaallah akan ke sana. (tambah ibu Asha)
"Terima kasih om tante. (ucap Aya Angga secara bersamaan)
"Jangan lupa bawa juga beberapa orang yang bisa pergi dari sini ya om. Pokoknya untuk urusan itu saya serahkan sepenuhnya kepada om. (tambah Angga)
"Ya nak Angga, baiklah. (jawab ayah Asha)
Mereka pun kembali ngobrol biasa, dan tidak lama Aya dan Angga pun berpamitan kepada ayah dan ibu Asha untuk pergi ziarah ke makam kedua orang tuanya Aya.
Setelah bersiap sebentar, Aya dan Angga pun pergi ke makam dengan menggunakan motor yang biasa di gunakan oleh ibu Asha.
Aya dan Angga sebenarnya ingin pergi ke makam dengan berjalan kaki saja, karena makan nya juga tidak begitu jauh dari sana. Namun, ibu serta ayah Asha memaksa mereka untuk menggunakan motor saja biar lebih cepat. Dan pada akhirnya Aya dan Angga pun mengalah, dan mereka menggunakan motor ke makam.
...*Bersambung*...
...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman semuanya, karena jejak yang di tinggalkan itu yang membuat Author semakin semangat 💪 untuk menulis ✍️ dan bisa Update lagi....
...🤗🤗🤗...
...Vote, Like dan Komen....
...Hidupkan tanda Favorit ❤ biar ada notif yang masuk setiap kali Author update....
...Nb: Tolong tinggalkan komen yang membangun ya, jangan komen yang membuat Author nya down....
__ADS_1
...Terima kasih 🙏...
...😘😘😘...