Warna Kehidupan Aya

Warna Kehidupan Aya
Episode 61


__ADS_3

Angga duduk di tempat duduk yang ada di salah satu ruangan yang ada di dalam kamarnya, ruangan itu adalah ruangan yang sengaja di jadikan ruangan kerja untuk Angga saat berada di rumah.


Angga sengaja membuat satu ruangan yang ada di dalam kamar pribadinya dan di jadikan nya ruangan untuk bekerja. Ruangan yang tidak begitu besar dan di kelilingi kaca dan terhubung dengan balkon kamar.


Angga memang sengaja membuat ruangan kerja di dalam kamar pribadinya supaya mempermudah dia untuk tidak bolak-balik saat ingin istirahat karena lelah bekerja.


Angga duduk di sana, diam mematung sambil menatap layar laptop yang ada di hadapannya.


Pikiran Angga saat ini sedang berkecamuk, niat hati ingin mengecek pekerjaannya namun Angga tidak dapat berkonsentrasi.


Angga kepikiran akan putri tercintanya, salah satu anggota keluarga yang hanya di miliki nya saat ini.


Bayangan masa lalunya kembali melintas dalam ingatan Angga. Masa-masa kebahagiaan di saat dia tau kalau sang istri hamil pun kembali terputar dalam ingatan Angga.


Senyuman di bibir Angga mengembang saat mengenang kenangan itu. Namun, senyuman itu tidak bertahan lama sedikit demi sedikit senyuman itu kembali hilang dari wajah Angga, dan tergantikan dengan mimik datarnya.


Angga tampak meremas keras yang ada di hadapannya, lalu melemparkan begitu saja.


"Ini semua gara-gara kamu, sampai kapan pun saya tidak akan pernah memaafkan kamu...! (ujar Angga dengan sangat murkanya, dan dengan mimik wajah yang menahan amarahnya)


***


Kamar Aretha


Aretha dan Aya masih sibuk bermain sambil sesekali saling bercanda.


Bik Santi yang baru saja naik ke lantai dua rumah langsung saja berjalan menuju kamar Aretha, di mana di sana ada Aretha dan Aya yang sedang bermain di dalam kamar itu.


"Assalamualaikum.... (ucap bik Santi yang berdiri di ambang pintu kamar Aretha)


"Wa'alaikumsalam...(jawab Aya dan Aretha bersamaan yang sama-sama menoleh juga ke sumber suara)

__ADS_1


Bik Santi tersenyum, lalu melangkah masuk ke dalam kamar Aretha.


"Non Ara, ini sudah siang loh...! waktunya non Ara mandi, salat, makan siang dan istirahat bobok siang. (ujar bik Santi saat sudah berada di dekat Aretha)


Mendengar perkataan bik Santi, Aya yang sejak tadi asyik bermain menemani Aretha langsung melihat jam yang melingkar di tangannya. Aya langsung melompatkan matanya saat melihat jarum jam yang ada di jam yang melingkar di tangannya itu.


"Ya Allah (ucap Aya dengan nada yang mulai panik)


"Ada apa Miss...? (tanya bik Santi yang menoleh ke Aya)


"Anu bik, saya harus pulang dulu karena jam 2 saya ada kuliah. (jawab Aya, lalu berdiri dari posisi duduknya)


"Kuliah...? Em...jadi Miss gak makan siang di sini dulu...? Padahal makan siang nya sudah di siapkan loh Miss. (kata bik Santi yang juga sudah berdiri dan menghadap ke Aya)


"Maaf ya bik, tapi saya harus cepat pulang saya gak mau nanti terlambat ke kampus. (jelas Aya dan merasa gak enak hati)


"Baiklah Miss, kalau begitu sebentar bibik panggilkan tuan Angga dulu. (kata bik Santi dan melangkah untuk keluar dari dalam kamar)


"Bik...bik...bik sebentar.... (cegah Aya, dan langsung berjalan menghampiri bik Santi yang baru saja menghentikan langkahnya dan berbalik badan)


"Bik, gak usah panggil papanya Ara, saya pamit pulang sama bibik saja, gak enak saya harus mengganggu istirahat nya. (kata Aya)


"Tapi Miss, bagaimana Miss Aya pulang nya...? Em...atau Miss Aya di antar sama supir rumah ini aja ya, biar bibik panggilkan sekarang bapaknya. (kata bik Santi)


"Gak sudah bik, Saya pulang pakai taksi online saja nanti. (tolak Aya)


"Baiklah Miss Aya kalau begitu. (kata bik Santi)


Aya pun menghampiri Aretha, berjongkok dan memegang kedua pundak Aretha yang sudah berdiri tidak jauh dari nya dan bik Santi. Aya berbicara kepada Aretha. Dengan lembut Aya menjelaskan kepada Aretha kalau dia harus pulang sekarang.


Aretha tampak memasang wajah yang tidak rela melepaskan kepergian Aya, namun karena penjelasan yang di berikan oleh Aya pada akhirnya Aretha pun mengerti dan mengizinkan Aya untuk pulang saat ini.

__ADS_1


Aya, Aretha dan bik Santi berjalan keluar dari dalam kamar, ketiganya berjalan berdampingan menuruni satu persatu anak tangga menuju lantai satu rumah mewah itu.


Dan setelah sampai di bawah, Aya berpamitan kepada Mbak Ami dan juga Ratih yang kebetulan sedang membersihkan ruang tamu. Lalu Aya pun pergi dengan di antar oleh bik Santi dan Aretha ke depan pintu gerbang rumah.


Beberapa menit sudah Aya, bik Santi dan juga Aretha berdiri di gerbang rumah lalu tidak lama taksi online yang sudah di pesan Aya pun sampai di sana.


Aya berpamitan kepada bik Santi dan Aretha.


Setelah memberi salam, Aya pun naik ke dalam taksi yang sudah dia pesan itu. Aya melambaikan tangannya kepada Aretha dan juga bik Santi yang juga membalas dengan melambaikan tangannya.


Mobil taksi yang di tumpangi Aya itu berangsur menjauh, lalu setelah sudah tidak terlihat lagi bik Santi pun mengajak Aretha untuk kembali masuk ke dalam rumah, dengan menggandeng tangan Aretha bik Santi dan juga Aretha masuk ke dalam rumah, dan kembali ke atas untuk menuju kamar Aretha untuk mandi.


Bik Santi membantu Aretha mandi setelah keduanya sudah berada di dalam kamar mandi, di sela-sela mandi Aretha tidak henti-hentinya bercerita tentang Miss Aya, bercerita tentang apa yang mereka berdua lakukan tadi, dan bik Santi mendengarkan semua cerita Aretha dan sesekali menanggapi cerita anak majikannya itu.


Setelah selesai mandi, bik Santi membantu Aretha untuk berpakaian, bik Santi memakaikan pakaian Aretha sesuai yang di pilihnya. Dan setelah selesai dan rapi, Aretha pun salat dengan di tuntun oleh bik Santi.


Bik Santi melipat mukena yang di gunakan oleh Aretha dan meletakkan ke tempat semula setelah Aretha selesai salat. Lalu Aretha dan bik Santi pun keluar dari kamar dan turun ke bawah menuju ruangan makan untuk makan siang. Dan ternyata sudah ada papanya Aretha yaitu Angga di sana.


Sudah duduk di kursi meja makan, tempat duduk dia bisanya.


...*Bersambung*...


...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman semuanya, karena jejak yang di tinggalkan itu yang membuat Author semakin semangat 💪 untuk menulis ✍️ dan bisa Update lagi....


...🤗🤗🤗...


...Vote, Like dan Komen....


...Hidupkan tanda Favorit ❤ biar ada notif yang masuk setiap kali Author update....


...Nb: Tolong tinggalkan komen yang membangun ya, jangan komen yang membuat Author nya down....

__ADS_1


...Terima kasih 🙏...


...😘😘😘...


__ADS_2