Warna Kehidupan Aya

Warna Kehidupan Aya
Episode 54


__ADS_3

Cittt...


Suara rem mobil saat Angga menginjaknya secara mendadak.


Mobil yang di Kendari oleh Angga berhenti tepat di depan gerbang sekolah yang terlihat sudah tertutup rapat itu bahkan gerbangnya sudah di gembok.


Setelah memastikan mesin mobil nya, dengan cepat Angga dan bik Santi keluar dari mobil, Angga langsung berjalan tergesa-gesa ke arah pos scurity sekolah. Dan di ikuti oleh bik Santi dari belakang.


"Pak...halo...(teriak Angga sambil mengintip di kaca kecil yang ada di pos itu, dan melihat ada seorang yang tengah memejamkan matanya di sana sambil duduk)


Orang yang berada di dalam pos itu seketika langsung membuka matanya dan langsung menoleh ke sumber suara.


"Ya pak ada apa...? (tanya bapak-bapak itu dan langsung berdiri dari duduknya dan berjalan keluar dari pos dan mendekat ke pagar sekolah)


"Apa bapak yang jaga di sekolah sini...? (tanya bik Santi saat bapak-bapak itu sudah dekat dengannya, walaupun masih di halangi oleh pagar sekolah yang sangat tinggi itu)


"Ya bik saya yang jaga sekolah ini, dari sore sampai pagi (jawab si bapak)


"Apa bapak lihat putri saya (ujar Angga dengan cepat tanpa mau berbasa-basi lagi)


"Putri bapak...! (seru bapak itu seraya berpikir)


"Ya pak kami adalah keluarga dari Aretha salah seorang murid yang bersekolah di sini. (ujar bik Santi menjelaskan, saat bapak itu terlihat sedang berpikir)


"Ah iya nak Aretha, murid perempuan yang berkulit putih yang rambutnya sebahu itu ya buk....?(kata bapak itu seraya bertanya untuk memastikan)


"Ya pak benar, itu putri saya (ujar Angga dengan cepat dan bik Santi menganggukkan kepalanya)


"Di mana dia pak...? (tanya Angga)


"Sebentar pak buk, saya ambilkan alamatnya dulu (ujar bapak itu lalu berlalu pergi ke arah pos scurity)


Angga dan bik Santi hanya menatap kepergian bapak itu.


Tidak lama bapak itu kembali ke dekat Angga dan bik Santi dengan membawa satu lembar kertas yang di pegangnya.


"Ini pak alamat Miss yang tadi bersama Putri bapak, dia menitipkan alamat ini kepada saya karena dia sudah menunggu bersama anak itu lebih dari satu jam di sekolah ini untuk di jemput tetapi jemputan nya belum juga datang dan Miss itu juga sudah mencoba menghubungi pihak keluarga tetapi tidak aktif dan tidak di angkat, karena kasihan dengan anak itu karena sudah mulai bosan di sini dan sekolahan juga mau di kunci jadi Miss itu memutuskan untuk membawa Putri bapak ke tempat tinggalnya yang kebetulan tidak jauh dari sini. Dan dia menitipkan alamat ini kepada saya untuk memberikan kepada keluarga Aretha kalau mereka datang menjemput. (jelas bapak itu)


Angga langsung mengambil kertas itu dan langsung melihat alamat yang tertulis di kertas itu.


"Saya tau alamatnya bik (ujar Angga menatap bik Santi)

__ADS_1


Bik Santi menganggukkan kepalanya.


"Baiklah pak kalau begitu kami pergi dulu untuk menjemput putri kami. Terima kasih pak informasinya. (ujar bik Santi)


"Baiklah buk (jawab si bapak)


"Kita pergi sekarang bik (ujar Angga)


"Baik tuan (kata bik Santi)


Angga pun berlalu pergi dari sana berjalan dan langsung masuk ke dalam mobilnya.


"Kami permisi ya pak (ujar bik Santi)


"Baik buk (Jawab si bapak)


Bik Santi pun berlalu pergi dari sana menyusul Angga yang sudah duluan masuk ke dalam mobil.


Setelah bik Santi masuk ke dalam mobil, Angga pun langsung menjalankan mobilnya untuk menuju ke alamat yang tertulis di kertas itu.


Cuma butuh 5 menit, mobil yang di kemudikan oleh Angga pun berhenti tepat di depan gerbang kost Aya.


"Bukankah ini kost milik almarhumah nyonya besar tuan...? (tanya bik Santi karena merasa gak asing dengan kostan itu, dan dia juga pernah beberapa kali menemani mama Angga dan bersama mantan istri Angga ke kostan itu)


"Karena ini adalah kostan putri jadi Bibik masuk sendiri saja saya tunggu di mobil. Sepertinya yang itu kamar dari Miss yang membawa Ara itu. (ujar Angga lagi sambil menunjuk salah satu kamar yang paling pinggir dan di sana juga terlihat ada seragam guru yang mengajar di sekolah TK milik Angga dan Angga juga sangat mengetahui corak dari seragam itu karena dia lah yang memilihnya secara langsung yang di bantu oleh Ibuk kepala sekolah, yang sedang di jemur oleh pemiliknya)


"Baik tuan (jawab bik Santi)


Tanpa berlama-lama bik Santi pun keluar dari dalam mobil, berjalan menuju kamar yang di tunjuk oleh majikannya yaitu Angga.


Tok...tok..tok...


"Assalamualaikum...(ucap bik Santi setelah sampai di depan pintu kamar yang dia tuju)


"Wa'alaikumsalam...(jawab seseorang yang ada di dalam)


Aya yang berbeda di dalam, sambil berbaring di samping Aretha yang sedang tidur itu, saat mendengar suara seseorang yang mengucap salam langsung menjawab, dan duduk sejenak di pinggir tempat tidur, lalu berdiri dan berjalan ke arah pintu kamarnya untuk membukakan pintu melihat siapa yang datang.


Aya merapikan pakaiannya serta jilbab yang dia gunakan, lalu setelah di pastikan rapi Aya pun langsung membukakan pintu kamarnya.


"Sore Miss (kata bik Santi yang langsung mengenali Aya, karena dia pernah bertemu dengan Aya beberapa kali saat menjemput Aretha di sekolah dalam 1 Minggu ini)

__ADS_1


"Sore bik, mau jemput Ara ya. (ujar Aya yang juga langsung mengenali bik Santi)


"Iya Miss, maaf saya baru jemput sekarang. Sebenarnya tadi papanya yang mau jemput di sekolah, tetapi karena kesibukannya jadi papanya lupa. (jelas bik Santi)


"Oh begitu, ya udah bik ayo masuk dulu. Tuh si Ara nya sedang tidur. (ujar Aya sambil melihat ke arah Ara yang sedang tidur di tempat tidurnya.)


Bik Santi pun juga mengintip ke dalam mengikuti arah pandang Aya. Bik Santi tersenyum melihat Ara yang tertidur dengan sangat pulas itu.


"Ayo bik masuk aja dulu. (ajak Aya)


"Ya Miss terima kasih (kata bik Santi, lalu melangkah masuk ke dalam kamar Aya)


Bik Santi mengikuti langkah kaki Aya yang berjalan mendekati Ara yang tertidur di atas tempat tidurnya. Aya duduk di pinggir tempat tidurnya sedangkan bik Santi hanya berdiri di sisinya.


"Udah lama non Ara nya tidur Miss...? (tanya bik Santi)


"Udah hampir 1 jam bik, mungkin karena kelelahan jadi dia tertidur dengan pulas seperti ini. (ujar Aya sembari membelai lembut kepala Ara yang terlelap)


"Iya ya, non Ara tidur nya sangat pulas dan terlihat sangat tenang tidak seperti biasanya, apa non Ara merasa nyaman bersama gurunya ini, makanya Ara tidurnya seperti ini. (batin bik Santi sambil menatap Ara)


"Bik ada apa...? (tanya Aya yang melihat bik Santi bengong)


"Ah gak, gak apa-apa Miss. (kata bik Santi yang tersadar dari lamunannya)


"Oh ya Miss, maaf ya kami sudah merepotkan Miss, gak seharusnya kami telat menjemput non Ara. (ujar bik Santi lagi)


"Ya bik gak apa-apa kok, saya tidak merasa kerepotan kok, lagian Ara anak nya angteng, malah saya sangat suka Ara menemani saya di sini jadi saya tidak kesepian. (ujar Aya lalu mengembangkan senyumnya, dan itu menambah kecantikan pada dirinya saat seseorang melihat nya)


...*Bersambung*...


...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman semuanya, karena jejak yang di tinggalkan itu yang membuat Author semakin semangat 💪 untuk menulis ✍️ dan bisa Update lagi....


...🤗🤗🤗...


...Vote, Like dan Komen....


...Hidupkan tanda Favorit ❤ biar ada notif yang masuk setiap kali Author update....


...Nb: Tolong tinggalkan komen yang membangun ya, jangan komen yang membuat Author nya down....


...Terima kasih 🙏...

__ADS_1


...😘😘😘...


__ADS_2