
Motor yang di gunakan oleh Aya dan Angga saat ini sudah terparkir tepat di depan pintu masuk kawasan makam, setelah memastikan motor yang mereka gunakan terparkir dengan benar dan mengantongi kunci nya, Aya dan Angga pun mulai berjalan masuk kawasan makam lebih dalam.
Aya dan Angga berjalan berdampingan, di makam itu terlihat sangat sepi tidak seorang pun terlihat di sana, bahkan orang yang biasa menjaga serta membersihkan makam pun tidak terlihat di sana.
"Apa makam di sini selalu sepi seperti ini...? (tanya Angga memecah keheningan)
"Maksud mas...? (tanya balik Aya yang seketika menghentikan langkahnya dan menatap ke Angga yang juga menghentikan langkahnya)
"Enggak, ini...! tadi saya cuma bilang di sini sepi. (ujar Angga dengan sedikit terbata-bata karena dia tau pertanyaan dia tadi tidak masuk akal)
"Oh... ya jelas lah di sini sepi mas, namanya juga di makam. Tapi di hari-hari tertentu di sini ramai kok mas sama orang yang mau ziarah. (jelas Aya)
Aya kembali memutar tubuhnya dan langsung melanjutkan jalannya. Melihat Aya kembali berjalan dengan cepat Angga pun menyusul.
"Apa masih jauh...? (tanya Angga karena mereka berdua belum juga sampai di makam kedua orang tuanya Aya)
"Gak kok mas, di depan situ makam ayah dan ibu (ujar Aya sambil menunjuk ke arah makam kedua orang tuanya yang memang seingatnya tidak jauh dari sana)
Beberapa saat kemudian, tiba-tiba Aya menghentikan langkahnya dia menatap dua makam yang ada di hadapannya, makam dengan keramik yang berwarna putih kombinasi hitam, makam yang sangat cantik dan tampak terawat.
"Kenapa...? (tanya Angga yang juga ikut berhenti melangkah, Angga mengerutkan keningnya menatap punggung Aya yang mematung. Angga merasa bingung melihat Aya yang tiba-tiba terdiam seperti patung itu)
Aya diam, dia tidak menjawab bahkan merespon.
Angga menoleh ke kiri dan kanan, suasana pemakaman itu sangat sepi dan juga di kelilingi oleh pepohonan yang besar dan rimbun serta banyak semak belukar.
Angga sedikit merinding di sana, walaupun sore masih terang namun Angga tetap saja merasa merinding, secara itu sedang berada di pemakaman yang sangat sepi, di tambah lagi dengan Aya yang hanya diam mematung.
"Hai, ada apa...? (tanya Angga lagi, dan kali ini Angga sudah berada di samping Aya dan memegang pundak Aya)
"Eh mas apa-apaan sih.... (ujar Aya seraya menggerakkan sedikit badannya untuk melepaskan genggaman tangan Angga di pundaknya dan itu berhasil)
__ADS_1
Angga menatap tajam ke Aya, dan Aya menatap nya dengan bingung.
"Ada apa sih mas...? (tanya Aya dalam kebingungannya)
"Loh kok kamu malah bertanya begitu, kan saya yang sejak tadi bertanya itu ke kamu...! bukannya di jawab, ini malah balik bertanya. Dasar aneh (Sewot Angga dengan menyilangkan kedua tangannya di dada)
"Kapan mas tanya itu, kok saya gak dengar. (kata Aya dengan berpikir keras)
"Makanya punya telinga itu di pakai, jangan bengong aja.(omel Angga)
"Buat takut saja (ujar Angga lagi dari dalam hati, dan itu tentunya tidak di dengar oleh Aya)
"Ya mas, Maaf ya mungkin saya gak dengar tadi. Karena saya sempat bingung dan kaget tadi makanya gak dengar mas bertanya. (ujar Aya menjelaskan)
"Kaget dan bingung kenapa...? (tanya Angga)
"Ini mas, makam ayah dan ibu. (ujar Aya dan langsung berbalik badan melihat ke kedua makam yang dia maksud)
"Saya ingat banget mas makam ayah dan ibu itu ada di sini, persis sebelah makam yang berkeramik hitam berpagar ini, tapi kenapa makam ini sangat berbeda dengan makam ayah dan ibu. (jelas Aya yang masih kebingungan)
"Begini mas...(Aya pun menjelaskan kondisi makam kedua orang tuanya yang terakhir kali dia berkunjung di sana, makam yang masih gundukan tanah yang berdempetan dengan di palang oleh kayu besar di sisi kanan dan kiri serta atas dan bawah nya, dengan papan nisan yang bertuliskan nama keduanya)
"Terus bagaimana....? tapi gak mungkin kan makamnya berpindah tempat, coba deh kamu lihat nama yang tertulis di batu nisannya. (ujar Angga menyarankan)
Tanpa berkata apa-apa lagi Aya pun langsung mengecek nama yang ada di batu nisan itu, dan saat melihat nya Aya pun kaget dengan melotot kan matanya karena merasa tidak percaya dengan apa yang dia lihat.
"Bagaimana...? (tanya Angga)
"Iya mas, ini ini benar nama ayah dan ibu. (ucap Aya dengan terbata-bata sambil menunjuk ke batu nisan yang bertuliskan nama kedua orang tuanya)
Aya merasa tidak percaya dengan apa yang di lihat, berulang kali Aya memastikan nama yang tertera di batu nisan itu.
__ADS_1
Angga berjalan mendekati Aya, lalu Angga berdiri tepat di samping Aya, membaca nama yang tertulis di batu nisan kedua makam itu. Setelah membacanya dengan tanpa di lihat dan di sadari oleh Aya senyuman tipis timbul dari bibir Angga.
"Sepertinya benar mas ini makam ayah dan ibu, tapi....(ucapan Aya terhenti)
"Tapi kenapa...? (tanya Angga menatap Aya)
"Gak apa-apa kok mas. (jawab Aya)
"Saya yakin pasti om dan tante yang mempercantik makam ayah dan ibu. (kata hati Aya)
Aya pun berjongkok lalu mengelus serta mengecup secara bergantian batu nisan yang bertuliskan nama kedua orang tuanya.
"Assalamualaikum ayah...,Assalamualaikum ibu... (Ujar Aya menatap kedua makam yang ada di hadapannya, lalu Aya menengadahkan tangannya untuk mengirimkan do'a untuk kedua orang tuanya, dan tanpa dia sadari air matanya jatuh begitu saja membasahi pipinya, dengan cepat Aya mengusapnya karena Aya tidak mau Angga melihat nya)
Aya tersenyum menatap makam kedua orang tuanya, lalu aya tanpa bercerita tentang kehidupannya kepada kedua orang tuanya, begitu banyak yang Aya katakan di sana, termasuk memperkenalkan Angga yang masih berdiri di sampingnya.
Cukup lama Angga dan Aya berada di makam itu, setelah merasa puas barulah Aya mengajak Angga pergi dari sana dan pulang ke rumah orang tua Asha tempat di mana mereka menginap malam ini.
Setelah sampai di rumah, Aya langsung masuk ke dalam kamar sedangkan Angga dia duduk di sofa ruang tamu dimana di sana ada ayahnya Asha sedang duduk seorang diri sambil menonton televisi.
...*Bersambung*...
...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman semuanya, karena jejak yang di tinggalkan itu yang membuat Author semakin semangat 💪 untuk menulis ✍️ dan bisa Update lagi....
...🤗🤗🤗...
...Vote, Like dan Komen....
...Hidupkan tanda Favorit ❤ biar ada notif yang masuk setiap kali Author update....
...Nb: Tolong tinggalkan komen yang membangun ya, jangan komen yang membuat Author nya down....
__ADS_1
...Terima kasih 🙏...
...😘😘😘...