Warna Kehidupan Aya

Warna Kehidupan Aya
Episode 33


__ADS_3

Keesokkan harinya.


Cuaca pagi ini cukup dingin, karena sedang turun hujan, walaupun tidak begitu deras tetapi dari semalam hingga pagi ini hujan belum juga reda.


Ini adalah hujan pertama semenjak Aya berada di kost-an. Setelah shalat subuh tadi Aya tidak ngapa-ngapain dia hanya bermalas-malasan di atas tempat tidur.


Niat hati ingin menyambung kembali tidurnya, tetapi karena sudah terbiasa bangun lebih awal membuat mata Aya tidak mau terpejam lagi. Alhasil Aya hanya bermalas-malasan di atas tempat tidur, memikirkan apa yang akan dia lakukan untuk kedepannya.


Lamunan Aya seketika buyar saat ponselnya tiba-tiba berdering, pertanda ada panggilan masuk.


Aya meraih ponselnya yang tidak jauh dari sana, Aya melihat layar ponselnya tertera di sana ada panggilan masuk dari nomor yang tidak di kenalnya.


📞 (Assalamualaikum...) Ujar Aya saat sudah mengangkat panggilan itu dengan menggeser tanda hijau yang ada di layar ponsel dan meletakkannya di telinga.


Aya diam, dia sepertinya sedang mendengarkan seseorang yang berada di sambungan itu sedang berbicara kepadanya.


📞 (Baiklah Miss, terima kasih. Wa'alaikumsalam...) ujar Aya sebelum panggilan itu terputus dan meletakan kembali ponsel di atas tempat tidur di sampingnya)


"Ya Allah, terima kasih sudah menjawab do'a-do'a hamba. (ucap syukur Aya, dengan menengadahkan tangannya)


Aya tersenyum, lalu menatap foto kedua orang tuanya.


"Ayah, ibu, Aya sangat bahagia hari ini. Berkat do'a dari Aya dan ibu akhirnya Aya mendapatkan pekerjaan. Terima kasih Ayah ibu. Aya sayang....benget sama kalian. (ujar Aya menatap foto kedua orang tuanya, Aya memberikan kecupan pada keduanya secara bergantian, lalu memeluk foto itu dengan senyuman yang mengembang di bibirnya)


"Aya kangen ayah, ibu (ujar Aya lagi sembari masih memeluk foto kedua orang tuanya)

__ADS_1


Mata Aya mulai berkaca-kaca, setiap kali mengingat kedua orang tuanya Aya selalu terbawa perasaan.


Aya menarik nafasnya dalam lalu menghembuskan secara berlahan, Aya berusaha untuk menenangkan kembali hatinya.


Setelah lebih tenang, Aya mengusap air matanya yang hampir jatuh itu, lalu kembali menatap foto kedua orang tuanya, dan mengecupnya.


Dengan hati-hati Aya meletakkan kembali foto kedua orang tuanya di meja kecil yang ada di samping tempat tidur, Aya mengusap foto itu lalu mengembangkan senyumnya, dengan tatapan yang sendu.


Aya turun dari tempat tidur, lalu berjalan ke dapur dan masuk ke dalam kamar mandi. Aya membasahi seluruh wajahnya, mencuci tangan serta kakinya.


Aya keluar dari kamar mandi lalu mengambil handuk mengusap wajahnya untuk mengeringkannya. Aya juga mengusap tangan dan kakinya.


Setelah kering, Aya kembali menggantung handuknya di tempatnya.


Karena cuaca yang dingin, Aya pun mengambil stok mie instan di dalam lemari tempat penyimpanannya. Lalu Aya pun mulai mengeksekusi mie instan yang di ambilnya. Tidak butuh waktu lama sarapan mie instan ala ala Aya pun jadi.


Aya dari dulu memang jarang makan mie instan, karena itu Aya tidak banyak menyetok mie instan di dalam lemari tempat penyimpanan makanannya, cuma ada beberapa bungkus di dalam sana.


Aya menghabiskan makanannya dengan santai, karena Aya makan sambil bermain ponsel, melihat-lihat sosial media miliknya.


Setelah selesai sarapan Aya pun membersihkan kembali piring kotornya meletakkannya di dapur dan mencucinya, serta Aya juga mencuci beberapa peralatan dapur yang tadinya dia pakai dan belum sempat di cuci.


Semuanya sudah bersih dan rapi, Aya kembali ke ruangan tempat tidurnya lalu duduk di pinggir tempat tidur. Aya melihat-lihat ke sekeliling kamar.


Karena tidak tau lagi mau ngapain, dan Aya pun kepikiran untuk menata ulang posisi tempat tidur serta yang lainnya.

__ADS_1


Aya mulai melihat-lihat posisi yang pas, setelah di yakinnya pas posisinya Aya pun memulai pekerjaannya. Aya terlebih dahulu memindahkan tempat tidurnya, setelah membersihkan tempat letak tempat tidur nya di pastikan sudah bersih.


Tempat tidur pun selesai di pindahkan, lalu Aya pun mulai memindahkan yang lain, sambil membersihkan tempat pemindahan tersebut. Satu persatu di tata kembali dengan rapi oleh Aya. Sampai akhirnya ruangan tempat tidur pun tertata dengan rapi.


Tidak hanya ruangan tempat tidur, Aya juga menata ruang dapur kecilnya serta membersihkan kamar mandi, ya walaupun kamar mandinya sebenarnya masih terlihat bersih tetapi Aya tetap membersihkannya.


Beberapa jam kemudian


Kedua ruangan itu pun sudah terlihat rapi dan bersih. Setiap barang sudah tertata rapi kembali ke tempatnya, walaupun sudah ada beberapa barang yang berpindah tempat dan posisi tetapi semuanya sudah kembali rapi.


Karena tubuhnya sudah terasa lengket karena keringat saat bersih-bersih tadi Aya pun memutuskan untuk membersihkan diri atau mandi.


Setelah istirahat sejenak menghilangkan panas di tubuhnya Aya pun, masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri.


...*Bersambung*...


...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman semuanya, karena jejak yang di tinggalkan itu yang membuat Author semakin semangat 💪 untuk menulis ✍️ dan bisa Update lagi....


...🤗🤗🤗...


...Vote, Like dan Komen....


...Hidupkan tanda Favorit ❤ biar ada notif yang masuk setiap kali Author update....


...Nb: Tolong tinggalkan komen yang membangun ya, jangan komen yang membuat Author nya down....

__ADS_1


...Terima kasih 🙏...


...😘😘😘...


__ADS_2