Warna Kehidupan Aya

Warna Kehidupan Aya
Episode 74


__ADS_3

Seperti biasa, di sekolah Aya membantu Miss Rina mengajar sampai jam pulang sekolah. Setelah itu Aya pun langsung pergi kuliah karena hari ini Aya ada jadwal kuliah.


Hari ini Aya terlihat sedikit berbeda, sejak datang ke sekolah Aya terlihat lebih banyak diam dan melamun dan begitu juga saat Aya berada di kampus Aya terlihat diam dan banyak melamun. Sampai-sampai Aya di tegur oleh salah seorang dosen yang mengajar mata kuliah hari ini karena Aya terlihat tidak konsentrasi.


Di sisi lain


Angga tampak melakukan aktivitas seperti biasa nya, di pagi hari Angga mengantarkan Aretha ke sekolah, ke kantor serta menjemput kembali Aretha ke sekolah di saat jam sekolah habis.


Namun kali ini sedikit berbeda karena Angga tidak bertemu dengan Aya baik saat mengantar Aretha ke sekolah maupun saat menjemput pulang nya.


Aya terlihat seperti berusaha untuk menghindarinya.


Awalnya Angga mengira Aya tidak masuk mengajar hari ini karena pagi harinya Angga tidak melihat Aya berada di barisan para guru yang menyambut kedatangan anak murid. Begitu juga saat Angga menjemput Ara pulang, Aya tidak mengantarkan Aretha seperti biasa nya.


Dan di saat sudah berada di dalam mobil bersama putrinya Angga pun memberanikan diri untuk bertanya, dan Aretha mengatakan kalau Miss Aya ada, dia lagi ngerjakan sesuatu di kelas makanya tidak mengantarkan Ara ke mobil saat di jemput.


Mendengar jawaban dari Ara pun Angga sudah bisa menebak kalau Aya sengaja menghindari bertemu dengannya karena itu Aya tidak terlihat hari ini.


Setelah mengantarkan Aretha ke rumah dari menemaninya makan siang Angga pun kembali ke kantor.


Di dalam ruangannya


Angga mengambil ponsel pribadinya lalu Angga pun mulai mencari nomor kontak Aya. Setelah menemukannya Angga pun mulai mengetik kata demi kata di sana.


Yang isinya...!


📱 Saya tunggu jawabannya besok. Saya harap jawaban kamu tidak mengecewakan Ara dan saya.

__ADS_1


Begitulah isi chat yang di kirimkan oleh Angga kepada Aya.


Aya saat ini berada di dalam kelas sedang menunggu dosen yang akan memberikan materi kuliah kedua di hari ini.


Saat satu notifikasi masuk di ponselnya, Aya mengambil ponsel yang ada di dalam tasnya lalu mengeluarkan nya serta melihat pesan chat siapa yang masuk.


Satu nomor yang tidak dia kenal mengerikan satu chat di sana. Aya pun langsung membuka pesan chat itu. Aya langsung melotot kan matanya karena kaget saat melihat serta membaca isi chat itu.


Aya menarik nafas dalam, jantungnya langsung berdegup dengan sangat kencang.


Aya mengatur pernafasannya, setelah sedikit lebih tenang Aya pun langsung memasukkan kembali ponsel ke dalam tasnya. Aya hanya meread isi chat itu dan tidak ada niat untuk membalasnya.


"Tenang Aya tenang, yakinlah pasti akan ada jawaban terbaik nantinya. (kata hati Aya untuk menenangkan dirinya sendiri)


Di sisi lain


Angga terus saja menatap layar ponselnya, dan dia melihat chat yang dia kirim sudah di read oleh Aya namun balasan yang dia tunggu tidak kunjung masuk juga.


Angga memasukkan kembali ponsel nya ke dalam saku jas sebelah kanannya, lalu Angga pun kembali konsentrasi pada pekerjaannya. Melihat serta membaca beberapa berkas yang ada di hadapannya serta mengecek berbagai email pekerjaan yang masuk.


Angga pun kembali menyibukkan diri dengan pekerjaannya sehingga dia bisa melupakan sejenak tentang Aya.


Langit sudah terlihat gelap dan suasana di perusahaan juga sudah sepi, cuma ada beberapa orang yang masih berdiam diri di sana untuk menyelesaikan pekerjaannya termasuk Angga.


Angga melihat jam yang melingkar di tangannya, dan saat ini jam sudah menunjukkan pukul 19.00wib. Angga mulai meregangkan otot-otot tubuhnya yang terasa kaku karena lelah bekerja.


Angga mulai mematikan komputer yang ada di hadapannya, menyusun berkas-berkas yang berserakan di atas mejanya, serta memisahkan berkas-berkas yang sudah dia kerjakan.

__ADS_1


Setelah mejanya kembali rapi baru lah Angga bangkit dari duduknya lalu mengambil jasnya yang tergantung dan menggunakannya. Angga mengambil barang bawaannya serta memasukan ponselnya ke dalam saku jas.


Angga pun sudah mulai berjalan untuk keluar dari ruangannya. Angga berjalan dengan santai tidak seperti biasanya yang selalu saja tergesa-gesa.


Suasana di perusahaan itu benar-benar sudah sangat sepi, karena para karyawan perusahaan sudah pulang.


Jam kerja di perusahaan itu hanya sampai pukul 5 sore. Jadi wajar saja perusahaan itu sudah sangat sepi.


Angga masuk ke dalam mobil pribadinya yang terparkir di parkiran perusahaan, sebenarnya saat Angga baru saja melangkah keluar salah seorang scurity menawarkan kepada Angga untuk di ambilkan mobilnya, namun Angga menolaknya dan dia berjalan sendiri ke parkiran untuk mengambil mobilnya.


Tidak butuh waktu lama, mobil yang di kendarai oleh Angga pun mulai melaju, meninggalkan parkiran perusahaan.


Angga melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang, membelah jalanan yang cukup ramai oleh berbagai kendaraan baik itu kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat.


Di saat mobil nya berhenti pas lampu merah Angga pun menyempatkan diri untuk mengecek ponselnya, berharap ada balasan dari Aya, setelah Angga melihat tidak ada balasan dari Aya Angga pun kembali memasukkan ponselnya ke dalam saku jas yang digunakannya.


...*Bersambung*...


...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman semuanya, karena jejak yang di tinggalkan itu yang membuat Author semakin semangat 💪 untuk menulis ✍️ dan bisa Update lagi....


...🤗🤗🤗...


...Vote, Like dan Komen....


...Hidupkan tanda Favorit ❤ biar ada notif yang masuk setiap kali Author update....


...Nb: Tolong tinggalkan komen yang membangun ya, jangan komen yang membuat Author nya down....

__ADS_1


...Terima kasih 🙏...


...😘😘😘...


__ADS_2