
Aya bergegas berjalan menuju sekolah, karena dia sudah sedikit terlambat untuk datang ke sekolah. Dan karena itu juga Aya tidak jadi mampir untuk membeli sarapannya.
Butuh waktu 10 menit untuk Aya baru sampai di sekolah tempat dia mengajar, dengan ngos-ngosan Aya masuk ke dalam ruangan kelas yang di mana di sana sudah ada Miss Rina yang terlihat sedang menata pembelajaran yang akan di berikan untuk anak-anak hari ini.
"Assalamualaikum...(ucap Aya saat melangkah masuk ke dalam ruangan kelas)
"Wa'alaikumsalam...(jawab Miss Rina, sambil berbalik badan melihat ke sumber suara)
"Maaf ya Miss Rina saya terlambat. (ujar Aya yang sudah berjalan masuk ke dalam kelas dan meletakkan tasnya di atas meja depan)
"Ya Miss Aya gak apa-apa. Tapi kok tumben kamu terlambat gak biasanya...! (seru Miss Rina yang merasa heran)
"Ya Miss Rina, tadi itu saya ada sedikit urusan yang harus di selesaikan, makanya saya sedikit terlambat. (jelas Aya)
"Oh begitu, ya udah sekarang kamu pergi kedepan untuk menggantikan jam piket saya menyambut anak, dan untuk urusan kelas biar saya yang selesaikan semuanya, ini udah tanggung masalahnya, jadi biar saya saja yang menyelesaikannya. (ujar Miss Rina)
"Baiklah Miss, kalau begitu saya permisi ke depan dulu. Sekali lagi saya minta maaf ya Miss. (ucap Aya dengan wajah yang penuh penyesalan)
"Iya Miss Aya, gak apa-apa. Santai aja. (kata Miss Rina sambil mengembangkan senyumnya)
Aya pun langsung lega dan juga membalas tersenyum.
Tanpa berkata apa-apa lagi Aya pun langsung ke depan untuk menggantikan jam piket Miss Rina, menyambut anak-anak yang datang.
Di depan
Aya mulai melakukan tugasnya, menyambut setiap kedatangan anak-anak murid, dengan ramah Aya menyambut setiap kedatangan anak, menyalami mereka serta membantu mereka untuk turun dari kendaraan orang tua atau walinya yang mengantarkannya.
Di sana Aya tidak seorang diri, ada beberapa guru lagi yang melakukan tugas yang sama dengan Aya.
__ADS_1
Guru-guru yang bertugas menyambut ke datangan anak di tuntut untuk menyambut semua kedatangan anak, tidak boleh membedakan antara anak yang di antar dengan roda empat, roda dua, anak kelasnya, anak kelas lain.
Semua anak yang datang itu sama dan tidak boleh di bedakan, harus di sambut dengan ramah. Bahkan di saat ada anak yang tidak mau turun dari kendaraan atau tidak mau berpisah dari orang tuanya guru yang bertugas itu harus bisa membujuknya tanpa harus memanggil guru kelas anak tersebut.
Seperti saat sekarang ini, Aya sedang membujuk salah seorang anak murid yang sejak tadi tidak mau turun dari mobilnya, dengan trik dan keramahannya akhirnya anak itu mau turun dari mobil, Aya terlihat menggendong anak itu, dan saat mobil nya pergi anak itu pun langsung menangis dalam gendongan Aya.
Aya berusaha menenangkan anak itu.
Dan tanpa Aya sadari ada sepasang mata melihat ke arahnya dari dalam mobil yang kaca mobilnya tertutup dengan rapat.
Dia adalah Angga, setelah sang putri berpamitan kepadanya dan turun dari mobil tatapannya tiba-tiba tertuju pada seorang guru yang menggendong anak yang sedang menangis dan ternyata itu adalah Aya.
Angga yang berapa tahun ini sangat mahal untuk tersenyum tiba-tiba senyuman itu mengembang di bibirnya, namun senyuman itu tidak bertahan lama. Saat dia menyadari kalau dia sedang tersenyum dengan cepat dia langsung merubah ekspresi wajah nya menjadi datar kembali.
Angga menggelengkan kepalanya, lalu mulai menghidupkan mesin mobilnya. Dan tanpa menoleh ke arah Aya lagi Angga pun langsung saja melajukan mobilnya, menuju kantor.
Aretha berjalan seorang diri tepat di belakang Aya, dan Aya yang sibuk menenangkan anak yang ada di gendongannya tidak menyadari kalau Aretha lewat tepat di belakangnya. Begitu juga dengan Aretha dia tidak menyadari kalau dia sedang lewat di dekat Aya.
"Assalamualaikum...(ucap Aretha saat melangkah masuk ke dalam kelas)
"Wa'alaikumsalam...eh anak cantik udah datang, ayo sayang masuk. (sambut Miss Rina yang berdiri tidak jauh dari sana dan langsung menghampiri Aretha)
Aretha melebarkan pandangannya, melihat kesana kemari untuk mencari Miss Aya.
"Loh kok anak cantik diam saja, ayo masuk kita letakkan dulu tas nya ya. (kata Miss Rina sambil memegang tangan Aretha untuk mengajaknya masuk)
"Iya Miss (jawab Aretha, yang langsung mengikuti langkah kaki Miss Rina)
Aretha meletakkan tas yang dia bawa di loker tempat tas dan di bantu oleh Miss Rina.
__ADS_1
"Misa Rina sendiri aja di sini...? (tanya Aretha sambil menatap Miss Rina yang baru saja membetulkan letak tas Aretha)
"Iya sayang Miss Rina masih sendirian, Karena teman-teman Ara belum pada datang. Tapi Ara tenang saja pasti sebentar lagi mereka datang. (ujar Miss Rina sambil memegang kedua bahu Aretha)
"Oh... Miss Aya juga belum datang Miss...? (tanya Aretha lagi)
"Kalau Miss Aya, dia sudah datang sayang...! dia ada di depan. Eh... emang nya Ara tadi gak ketemu Miss Aya di depan...? (balik tanya Miss Rina sambil menatap mata Aretha)
"Enggak Miss. (jawab Aretha sambil menggelengkan kepalanya)
"Oh mungkin Miss Aya nya sedang membantu anak yang lain keluar dari mobil nya, makanya Ara tidak melihat nya. Ya sudah sambil menunggu teman-teman yang lain datang, Ara main saja dulu ya di sana. Miss Rina mau menyelesaikan ini dulu. (ujar Miss Rina)
"Baik Miss (jawab Aretha)
Aretha pun pergi ke tempat bermain yang ada di ruang kelas itu, sedangkan Miss Rina kembali melanjutkan pekerjaannya sambil sesekali menoleh ke arah Aretha yang sedang bermain seorang diri.
...*Bersambung*...
...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman semuanya, karena jejak yang di tinggalkan itu yang membuat Author semakin semangat 💪 untuk menulis ✍️ dan bisa Update lagi....
...🤗🤗🤗...
...Vote, Like dan Komen....
...Hidupkan tanda Favorit ❤ biar ada notif yang masuk setiap kali Author update....
...Nb: Tolong tinggalkan komen yang membangun ya, jangan komen yang membuat Author nya down....
...Terima kasih 🙏...
__ADS_1
...😘😘😘...