Warna Kehidupan Aya

Warna Kehidupan Aya
Episode 6


__ADS_3

Perjalanan yang sangat melelahkan, itulah yang di rasakan oleh aya saat ini. Ini adalah perjalanan terjauh yang di rasakan aya saat ini.


Aya menghela nafasnya, meregangkan kaki serta tangan yang terasa pegal karena lama duduk, aya melihat jam yang ada di pergelangan tangan nya.


"Sudah hampir jam 1 siang. (ucap aya dengan suara pelan saat melihat jam di tangan nya)


Aya melihat ke asha yang sedang tidur, lalu aya melihat orang yang duduk di bangku bus tepat di sampingnya, mereka juga tertidur.


Aya melihat lurus ke depan, tidak lama bus pun berhenti. Karena bus berhenti aya melihat kanan dan kiri, melihat di sekitar bus.


"Sha bangun...! bus nya udah berhenti, orang juga pada keluar. (kata aya, sambil mengguncang tubuh asha supaya asha terbangun)


Asha menggeliat, lalu secara berlahan membuka matanya, melihat-lihat sekitar.


"Udah sampai di mana kita sekarang ay...? (tanya asha)


"Aku gak tau sha, tiba-tiba bus nya berhenti di sini dan orang-orang pada keluar. (kata aya menjelaskan)


Asha melihat jam yang ada di tangannya.


"Oh...ya udah ayo kita keluar juga, ini pasti rumah makan, kita akan istirahat makan di sini sebentar setelah itu bus akan melanjutkan perjalanan nya. Ayo...(Ajak asha, yang berdiri dari duduk nya)


Tanpa menjawab Aya pun menuruti apa yang di katakan oleh asha, lalu asha dan aya pun keluar dari bus.


"Aku mau cari kamar mandi dulu aya, aku kebelet kamu masuk aja duluan, pesan aja kamu mau makan apa. (kata asha, lalu tanpa mendengar Aya asha pun langsung berlari menuju kamar mandi yang ada di rumah makan itu)


Aya masuk ke dalam rumah makan, aya melihat-lihat apa yang akan dia makan, cukup lama aya melihat-lihat di sana, dan belum memesan apa-apa.


"Apa kamu sudah memesan makanan untuk kamu ay...? (tanya asha yang baru saja kembali dari kamar mandi)


"Sha...em...belum sha, aku gak tau mau pesan apa...! (kata Aya yang menatap asha)


"Ya udah kalau begitu biar aku aja yang pesan, kita samain aja pesanan kita. (kata asha)


"Ya baiklah (kata aya, menganggukkan kepalanya)


Asha pun memesan makanan untuk dia dan juga Aya, setelah selesai memesan asha mengajak aya untuk duduk di kursi yang sudah di sediakan rumah makan.


Sambil menunggu pesanannya datang asha tampak menjelaskan banyak hal kepada aya tentang perjalanan menuju kota yang ingin mereka tuju.


Kedua sahabat itu masih berbincang-bincang, dan tidak lama makanan yang mereka pesan pun datang. Lalu keduanya menikmati makan siang mereka.


Setelah selesai makan, Aya pergi ke kamar mandi yang ada di rumah makan itu, saat sebelum masuk kedalam kamar mandi aya berpapasan dengan salah seorang karyawan rumah makan, aya menanyakan tempat untuk shalat kepada karyawan itu.


Keluar dari kamar mandi, aya pun berjalan menuju ruangan shalat sesuai yang di beritahu oleh karyawan rumah makan.


Aya pun shalat.

__ADS_1


Setelah selesai aya kembali masuk ke dalam rumah makan, menghampiri asha yang sedang berbicara lewat dengan ponselnya.


Aya duduk di kursi yang didudukinya tadi, lalu aya mengisi gelasnya dengan air dan aya pun meminumnya.


"Kenapa kamu lama di belakang ay...? (tanya asha setelah memutus sambungan telponnya)


"Oh tadi aku shalat dulu sha makanya lama, oh ya kamu sendiri gak shalat sha...?


"Gak ah ayah malas, kalau lagi dalam perjalanan seperti ini aku gak pernah shalat, gak tau kenapa aku malas aja. (kata asha)


"Tapi sha...


"Udah lah ay, ayo kita bayar makanan kita, kita itu harus buru-buru kembali masuk ke dalam bus, kalau tidak kita bisa-bisa di tinggal nanti. (potong ashar, lalu berdiri dari duduk nya, pergi menuju kasir tanpa menghiraukan aya yang masih duduk di sana)


Aya pun berdiri, lalu berjalan mendekati asha. Setelah asha selesai membayar makanannya aya pun juga membayar makanannya.


Lalu keduanya kembali masuk ke dalam bus.


Semua bangku bus pun sudah kembali penuh terisi, setelah kernet supir bus memastikan semua nya sudah masuk ke dalam bus, lalu bus pun mulai berjalan.


Asha menyadarkan tubuhnya di sandaran bangku bus, sambil bermain dengan ponsel nya.


Aya hanya diam, dia menatap lurus ke depan dan menikmati pemandangan.


Beberapa jam kemudian


Hari sudah mulai gelap, Matahari sudah bersembunyi saat ini, susana di dalam bus sudah hening karena semua penumpang sudah tertidur. Begitu juga dengan asha yang ada di samping aya dia juga sudah tertidur.


Bus saat ini sudah mulai memasuki kota, cahaya lampu jalan, serta bangunan di sisi jalan menambah keindahan pemandangan di malam hari.


"Akhirnya sampai juga, ah...hari ini sangat melelahkan. (kata asha, yang baru saja bangun dari tidur nya lalu melihat ke sekeliling sambil menggeliat)


"Emangnya kita sudah sampai di jakarta sha...? (tanya aya memastikan)


"Ya ay, kita sudah sampai ini sudah memasuki jakarta (kata asha)


Bus pun berhenti di terminal, aya dan juga asha dengan cepat turun dari bus, mengambil barang bawaan mereka masing-masing.


Setelah membayar serta memastikan barang bawaannya susah di bawa semua, asha pun memanggil taksi, lalu asha dan aya pun masuk kedalam taksi setelah terlebih dahulu memasukan barang bawaan mereka ke bagasi yang di bantu oleh supir taksi.


"Perumahan indah permai **** Pak...(kata asha menyebutkan alamat rumah nya kepada supir taksi, setelah supir itu masuk ke dalam taksi)


"Baik neng (jawab sang sopir)


Taksi pun mulai melaju, menuju alamat yang di sebutkan oleh asha.


Setelah 30 menit perjalanan dengan menggunakan taksi asha dan aya pun akhirnya sampai di depan rumah.

__ADS_1


Asha membayar ongkos taksi, dengan di bantu supir taksi, asha dan aya mengeluarkan barang bawaan mereka.


Asha dan aya membawa semua barang sampai di depan pintu rumah. Lalu asha pun membuka pintu rumahnya yang dalamnya terlihat sangat gelap itu. Asha masuk lalu menghidupkan lampu rumah.


"Ayo ay masuk, dan kunci kembali pintu nya ya, kita langsung istirahat aja, aku capek banget hari ini (kata asha yang berjalan untuk menghidupkan beberapa lampu lagi)


Aya pun masuk, membawa semua barang. Lalu aya mengunci kembali pintu sesuai yang di beritahu oleh asha.


Asha mendekati aya yang masih mematung di depan pintu yang sudah terkunci itu.


Asha menjelaskan setiap ruang yang ada di rumah mini malis itu, rumah yang terdapat dua kamar, satu kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga dan juga dapur itu.


Asha juga memperlihatkan kamar yang akan di tempati oleh aya.


Aya memasukan barang bawaan nya ke dalam kamar yang terdapat kasur busa tipis dan satu lemari itu.


"Ya udah kita langsung istirahat aja ya ay, ini sudah hampir tengah malam. Kalau kamu butuh apa-apa kamu panggil aja aku di sebelah ya. (kata asha)


"Baiklah sha, oh ya sha apa aku boleh meminjam ponsel kamu sebentar...? aku mau mengabari ayah dan ibu kalau aku sudah sampai (kata aya, yang sebenarnya merasa tidak enak)


"Ya udah, tapi jangan lama-lama ya, aku mau istirahat. (kata asha, sambil memberikan ponselnya kepada aya)


Aya pun mulai menghubungi ayah dan ibu nya.


Setelah sambungan terhubung ayah berbicara dengan ayahnya, memberi kabar kalau dia dan asha sudah sampai.


Karena merasa tidak enak dengan asha, aya tidak berbicara banyak kepada ayahnya.


Aya pun memberikan ponsel asha kepada nya, setelah sambungan telponnya terputus. Asha mengambil ponselnya lalu asha pun keluar dari kamar aya, mengambil dan membawa barang bawaan nya masuk ke dalam kamarnya.


Aya keluar dari kamar, berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.


...*Bersambung*...


...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman semuanya, karena jejak yang di tinggalkan itu yang membuat Author semakin semangat 💪 untuk menulis ✍️ dan bisa Update setiap hari tanpa jeda....


...🤗🤗🤗...


...Vote, Like dan Komen....


...Hidupkan juga tanda Favorit ❤ biar ada notif yang masuk setiap kali Author update....


...Semoga menjadi pembaca setia dari Novel Author yang berjudul "Warna Kehidupan Aya" ini ya....


...🥰🥰🥰...


...Nb: Tolong tinggalkan komen yang membangun ya, jangan komen yang membuat Author nya down....

__ADS_1


...Terima kasih 🙏...


...😘😘😘...


__ADS_2