Warna Kehidupan Aya

Warna Kehidupan Aya
Episode 97


__ADS_3

Aya baru saja membaringkan tubuhnya dan memejamkan matanya di samping Aretha namun suara langkah kaki membangunkannya, Dengan cepat Aya duduk kembali di pinggir tempat tidur, matanya menatap pintu kamar.


Dan benar saja ada seseorang yang tampak hendak masuk ke kamar itu. Gagang pintu pun mulai turun berlahan hingga akhirnya pintu pun terbuka dan terlihat dari balik pintu muncul lah bik Santi.


Aya yang sempat tegang karena sudah menerka-nerka siapakah yang datang langsung menghembuskan nafasnya, perasaan lega pun langsung menyelimuti hati nya.


"Bik.... (Sapa Aya saat bik Santi sudah berada di dekatnya)


"Nak Aya, apa Aretha masih tidur...?


"Iya bik.


"Ya sudah nak Aya istirahat saja di kamar tuan Angga, biar bibik saja yang di sini yang jagain Ara nya.


"Istirahat....! Gak usah bik saya di sini saja.


"Tapi nak Aya sepertinya tuan Angga sedang nunggu nak Aya di kamarnya, mungkin tuan Angga lagi butuh sesuatu. (jelas bik Santi)


Aya pun terdiam sejenak memikirkan apa yang baru saja di katakan oleh bik Santi.


"Baik lah bik kalau begitu saya pamit ke kamar sebelah dulu, titip Ara nya ya bik.


"Baik nak Aya.


Aya menoleh ke Ara lalu mengecup kening Ara sejenak, Aya juga membenarkan selimut yang menyelimuti tubuh Ara. Setelah memastikan semuanya Aya pun berdiri dan berjalan keluar dari dalam kamar.


Aya berdiri mematung di depan kamar Ara, sorot matanya mengarah ke pintu kamar Angga yang sedikit terbuka.


Seketika Aya merasa tubuhnya terasa kaku, jantungnya berdetak sangat kencang. Aya menarik nafas dalam lalu menghembuskan secara berlahan. Setelah di rasa hati nya sedikit tentang Aya pun mulai melangkahkan kakinya secara berlahan.


Aya menyeret kakinya dengan rasa ragu dan itu membuat langkah kakinya terasa sangat berat. Aya sempat berhenti sejenak, namun setelah teringat kembali apa yang di katakan oleh bik Santi barusan Aya pun kembali melangkahkan kakinya secara berlahan.


Aya sudah berdiri tepat di depan pintu kamar Angga saat ini, tangan nya sudah memegang ke gagang pintu itu.

__ADS_1


Aya ingin membuka lebar pintu itu dan masuk ke dala, namun keraguan di dalam dirinya membuat nya mengurungkan niatnya.


"Masuk lah


Terdengar suara Angga dari dalam kamar, dan itu membuat Aya seketika tersentak kaget dan dengan refleks melepaskan genggaman tangannya di gagang pintu dan kembali diam mematung.


Sesaat kemudian terdengar lagi suara Angga dari dalam.


"Kenapa masih diam di situ...! masuk lah...! (ujar Angga lagi)


"I i iya mas (jawab Aya dengan suara yang sedikit bergetar dan terbata-bata)


Aya kembali memegang gagang pintu, lalu dengan berlahan mendorongnya hingga pintu itu terbuka lebih lebar dari tadi, Aya pun melangkahkan kakinya untuk masuk ke dalam.


Aya menjelajahi setiap sudut ruang kamar itu dengan sorot matanya, semuanya tidak luput dari perhatian Aya.


Aya tampak sangat kagum dengan kamar itu, kamar yang sangat luas dan begitu rapi, setiap furniture beserta pernak pernik nya tersusun dengan rapi, bahkan di sana juga terdapat banyak sekali piala serta piagam penghargaan yang sekilas tertulis nama Angga di sana dan juga ada lukisan yang begitu indah tertata rapi di salah satu dinding kamar itu yang membuat sejuk di mata saat melihat nya.


"Itu adalah ruang ganti dan juga kamar mandi


Ujar Angga saat melihat Aya yang sudah meletakkan tangannya di gagang pintu itu.


Aya pun seketika tersadar bahwa bukan hanya dia sendiri yang ada di dalam kamar itu. Dengan cepat Aya melepaskan pegangan nya lalu berbalik badan melihat ke arah sumber suara.


Seketika Aya pun terdiam dan mematung, lalu menundukkan tatapannya karena sempat untuk beberapa menit dia dan Angga saling tatap.


Terdengar suara langkah kaki mendekati nya, jantung Aya seketika berdetak kencang dan kaki nya mulai gemetaran, tubuhnya dengan refleks mematung.


Aya seketika menoleh ke arah pintu saat mendengar suara pintu terbuka, lalu langsung menatap ke Angga yang sudah berdiri di samping nya.


"Ini adalah akses untuk ke kamar mandi dan kamar ganti. Semua pakaian kamu sudah tersusun rapi di dalam sini oleh bik Santi, Silahkan kamu boleh lihat-lihat ke dalam sana. (ujar Angga yang saat ini sudah berdiri di samping Aya)


Aya memutar kepalanya menoleh ke Angga, Aya seketika terbengong melamun menatap Angga.

__ADS_1


"Masuk lah (kata Angga sambil mengibaskan tangannya di depan wajah Aya)


Seketika Aya pun kaget dan langsung tersadar dari lamunannya.


"Kenapa masih bengong, masuk lah (ujar Angga dengan sedikit meninggikan suaranya)


"Ba baik mas (jawab Aya dengan sedikit gugup)


Dengan perasaan masih sedikit ragu Aya pun melangkahkan kakinya masuk ke dalam ruangan itu, Angga tidak ikut masuk cuma Aya sendiri yang masuk ke dalam sana.


Yang pertama Aya pun melihat-lihat ruang ganti, Aya mulai membuka satu persatu pintu lemari yang ada di sana, dan juga hal-hal lainnya.


setelah puas berada di ruang ganti Aya pun masuk ke dalam kamar mandi melihat semuanya yang juga ada di sana.


Aya sangat kagum melihat semuanya, bahkan Aya tidak menyangka kalau semua pakaian serta perlengkapannya yang lain juga ada di sana.


Cukup lama Aya berada di kedua ruangan yang saling terhubung itu yaitu ruang ganti dan kamar mandi, melihat dengan kagum semuanya.


...*Bersambung*...


...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman semuanya, karena jejak yang di tinggalkan itu yang membuat Author semakin semangat 💪 untuk menulis ✍️ dan bisa Update lagi....


...🤗🤗🤗...


...Vote, Like dan Komen....


...Hidupkan tanda Favorit ❤ biar ada notif yang masuk setiap kali Author update....


...Nb: Tolong tinggalkan komen yang membangun ya, jangan komen yang membuat Author nya down....


...Terima kasih 🙏...


...😘😘😘...

__ADS_1


__ADS_2