
"Bibik... (ujar Angga yang tamak kaget melihat bik Santi yang diam mematung di depan kamarnya saat dia berhasil membuka pintu kamar untuk keluar bersama Aretha)
Angga mengelus dadanya, karena jantungnya seakan meloncat ke luar karena terkejut.
Aretha yang ada bersama Angga hanya tertawa melihat papanya yang kaget, dan bik Santi dia hanya diam sambil tertunduk.
"Ngapain sih bik Santi diam seperti itu di depan kamar saya. (kata Angga dengan nada suara yang sedikit tinggi)
"Maaf tuan, maafin bibik. (dengan suara bergetar bik Santi mengatakan itu)
"Bibik tau gak kalau saya punya riwayat sakit jantung pasti saya sudah mati karena kaget. (marah Angga masih dengan nada suara yang sedikit tinggi)
"Maaf tuan. (ujar bik Santi lagi, yang tampak tidak tau harus berkata apa lagi)
"Udah lah lupakan, dari pada bibik hanya bisa minta maaf saja, lebih baik bibik bantu Ara mandi dan bersiap karena kita mau keluar sebentar lagi. (kata Angga, lalu berlalu pergi dari sana membalikkan tubuhnya dan kembali masuk ke dalam kamar nya, meninggalkan bik Santi dan Aretha di sana)
Bik Santi yang sudah membuka mulutnya untuk mengeluarkan kata-kata pada akhirnya hanya bisa menutup kembali mulut nya dan melihat Angga yang sudah masuk kembali ke dalam kamar dan hilang di balik pintu kamar yang sudah tertutup.
Aretha menatap bik Santi.
"Kenapa non Ara menatap bibik seperti itu...? (tanya bik Santi yang baru saja mengalihkan pandangannya ke arah Aretha)
"Bibik aneh. (ujar Aretha)
"Aneh...? Aneh kenapa non...? (tanya bik Santi yang merasa kebingungan)
Aretha tidak menjawab, dia mengambil tangan bik Santi lalu menarik nya berjalan dan masuk ke dalam kamarnya yang ada di samping kamar Angga papanya.
Aretha membawa bik Santi ke depan meja rias yang ada di dalam kamar nya.
"Tuh...! coba bibik lihat...! (kata Aretha yang melepaskan tangan bik Santi dan menunjuk ke arah kaca meja rias yang memantulkan gambar mereka berdua di sana.)
"Ya Allah...(Teriak bik Santi, lalu dengan refleks menutup mulutnya dengan kedua tangannya setelah melihat wajahnya di pantulan kaca itu)
__ADS_1
Aretha tertawa melihat tingkah bik Santi yang menurutnya sangat lucu.
"Hehehe... maaf ya non, bibik lupa cuci wajah setelah di pakaikan masker wajah oleh mbak Ratih tadi. (kata bik Santi sambil cengengesan menatap Aretha)
Aretha tersenyum.
"Pantesan papa non Ara berkata seperti itu tadi, bibik kirain dia marah karena bik gak bangun kan dia sampai kebangun tadi. (ujar bik Santi yang sedikit berpikir keras)
"Oh ya, katanya non dan papa mau keluar hari ini...! Lalu sekolah non bagi mana...! (seru bik Santi lagi sambil menatap Aretha)
"Bik, tadi kata papa untuk hari ini Ara libur sekolah karena tanggal merah. (jelas Aretha)
"Tanggal merah...! (seru bik Santi lalu berlalu pergi dari sana berjalan mendekati kelender yang ada di atas meja belajar Aretha)
Bik Santi mengambil kelender itu lalu melihat semua angka yang ada di sana.
"Wah.... Iya ternyata non. (ucap bik Santi, lalu meletakkan kembali kelender itu di tempatnya semula)
"Baiklah, kita mandi sekarang...? Kan katanya non Ara mau keluar dengan papa, jadi supaya papa tidak menunggu lama kita mandi dan bersiap sekarang...? (tanya bik Santi sambil mengulurkan satu tangan nya kepada Aretha)
"Ya bik (jawab Aretha sambil menganggukkan kepalanya)
Sebenarnya Aretha itu sangat susah untuk mandi, apalagi pada pagi hari dan cuaca dingin, walaupun Aretha mandi selalu menggunakan air hangat oleh bik Santi namun Aretha tetap sangat sulit untuk mandi. Perlu bujuk rayu khusus barulah Aretha mau mandi biasanya.
Namun, hari ini tanpa bujuk rayu yang macam-macam Aretha langsung menurut. Walaupun sempat terkejut dan sedikit bingung namun bik Santi sangat senang melihat sedikit ada perubahan pada Aretha.
Bik Santi dan Aretha sudah berada di dalam kamar mandi, setelah membersihkan wajahnya yang penuh masker itu, lalu bik Santi pun mulai membantu Aretha untuk mandi.
Tidak butuh waktu lama bik Santi pun selesai memandikan Aretha, lalu keduanya pun masuk ke dalam ruang ganti yang masih satu ruangan dengan kamar mandi Aretha itu.
Dengan hanya menggunakan handuk kimono yang menutupi tubuh mungilnya, Aretha pun mulai memilih pakaiannya sendiri seperti biasa, lalu memberikan nya kepada bik Santi untuk di bantu memakainya.
Satu demi satu pakaian Aretha di pakaikan oleh bik Santi sampai akhirnya Aretha pun siap dan terlihat cantik. Bik Santi juga sudah merapikan rambut dan membedakan wajah Aretha serta menyemprotkan parfum.
__ADS_1
Aretha sudah rapi dan cantik, lalu bersama bik Santi Aretha pun keluar dari dalam kamar dan berjalan menuruni satu persatu anak tangga untuk menuju lantai satu rumah.
Bik Santi membawa Aretha ke ruang makan untuk memberikan sarapan kepada anak majikannya itu, setelah Aretha duduk di meja makan, tidak lama Angga pun bergabung di sana untuk sarapan bersama sang putri.
"Wah...anak papa sudah rapi dan juga sudah wangi. (ujar Angga sambil duduk di kursi meja makan)
"Iya dong pa, kan Ara mau ketemu Miss Aya. (kata Aretha)
Dan kata-kata yang di lontarkan oleh Aretha membuat bik Santi dan juga mbak Ami yang ada di sana saling tatap dalam diam.
Angga yang menyadari hanya diam seribu bahasa, dia tidak membalas perkataan putrinya. Angga mengambil nasi goreng yang ada di hadapannya lalu menyendoknya ke dalam piring yang ada di hadapannya dan mengambil telur yang juga di letakkan di dalam piring nya, lalu langsung menyendok makanan itu ke dalam mulutnya.
Bik Santi juga meletakkan roti yang di pegangnya ke dalam piring Aretha, karena Aretha mau sarapan pakai roti katanya.
Aretha juga mulai memakan makanannya. Dan bik Santi menuangkan minuman untuk Aretha dan juga Angga, sedangkan mbak Ami dia sudah kembali ke dapur, setelah bik Santi memintanya kembali ke dapur.
Setelah selesai sarapan Aretha dan Angga pun pergi, Aretha berpamitan kepada bik Santi lalu mobil mereka pun mulai berjalan, dan Aretha melambaikan tangannya ke arah bik Santi yang masih menatapnya.
...*Bersambung*...
...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman semuanya, karena jejak yang di tinggalkan itu yang membuat Author semakin semangat 💪 untuk menulis ✍️ dan bisa Update lagi....
...🤗🤗🤗...
...Vote, Like dan Komen....
...Hidupkan tanda Favorit ❤ biar ada notif yang masuk setiap kali Author update....
...Nb: Tolong tinggalkan komen yang membangun ya, jangan komen yang membuat Author nya down....
...Terima kasih 🙏...
...😘😘😘...
__ADS_1