
Sekolah
Aretha yang mood nya sudah terlihat tidak baik saat berada di rumah tiba-tiba cemberut dan tidak mau keluar dari dalam mobil saat sudah sampai di sekolah TK tempat dia sekolah.
Angga sudah berusaha membujuknya namun Aretha yang sifatnya keras sama seperti papanya tetap tidak mau di bujuk.
Angga sudah bingung harus bagaimana dengan anaknya, kalau seandainya ada bik Santi saat ini mungkin hal ini tidak akan terjadi, begitu lah yang terlintas di pikiran Angga.
Angga turun dari dalam mobil, lalu berjalan ke arah samping dan langsung menggendong sang putri untuk keluar dari dalam mobil, Angga masuk ke kawasan sekolah dengan menggendong putrinya.
"Sayang, papa pergi kerja dulu ya. Sayang itu sekolah dulu di sini, belajar yang rajin, kan anak papa anak pintar...! nanti kalau sayang sudah pulang papa jemput. Ok (ujar Angga setelah menurunkan anaknya dari gendongannya)
"Gak mau, Ara mau pulang pa...! (rengek Aretha)
(Aretha memang memanggil dirinya dengan nama Ara)
"Sayang katanya Ara anak pintar, bukanya Ara sendiri yang bilang sama papa kalau Ara mau sekolah, jadi Ara harus nurut ya. (kata Angga menasihati anaknya)
Aretha diam, dia cemberut melihat ke Angga.
Angga mulai panik apalagi saat dia melihat jam yang melingkar di tangannya, dan dia tau kalau waktunya sudah tidak banyak lagi dan bisa-bisa dia akan terlambat ke pertemuan penting hari ini kalau dia tidak buru-buru pergi.
__ADS_1
"Sayang papa pergi dulu ya, ini papa sudah terlambat. Sayang masuk ke dalam bersama pak scurity ya. (ujar Angga kepada putrinya yang masih cemberut itu, Angga mengecup kening Aretha yang diam mematung dan tidak menjawab apa yang di dikatakannya itu)
"Pak titip putri saya, tolong antarkan dia ke dalam kelasnya. (ujar Angga kepada salah seorang scurity yang sudah berdiri di dekatnya sejak tadi)
"Baik pak (jawab scurity itu tegas)
Scurity itu tau kalau Angga adalah pemilik sekolah itu, makanya sejak mobil Angga berhenti tepat di depan gerbang sekolah dia sudah berlari mendekati mobil itu.
Angga pergi dari sana, lalu masuk ke dalam mobilnya, dan melambaikan tangannya ke arah sang putri yang masih berdiam diri mematung di tempatnya berdiri tadi. Lalu mobil Angga pun mulai melaju meninggalkan sekolahan dan sang putri di sana.
Angga sebenarnya tidak tega meninggalkan putrinya dalam keadaan yang seperti itu, Angga sangat yakin pasti nanti putrinya Aretha akan ngambek dan marah kepadanya, karena itu semua sudah pernah terjadi kepadanya. Butuh strategi khusus untuk membuat putrinya kembali baik terhadapnya.
Aretha masih diam dan mematung menatap mobil papanya yang semakin menjauh sampai menghilang dari pandangan.
Kedua scurity itu saling kode dengan sorotan mata mereka, lalu setelah menutup kembali pintu gerbang sekolah salah satu scurity berlari menuju ruang kelas di mana Miss Rina mengajar.
Karena menurut informasi yang dia dapat dari Ibuk kepala sekolah yang sebelum pergi ke luar tadi mengatakan kalau ana pak Angga pemilik sekolah itu nanti akan di tempatkan di kelas Miss Rina.
Sebenarnya Angga sudah menghubungi pihak sekolah saat dia dan Aretha berada di jalan tadi, Angga menghubungi pihak sekolah untuk memberitahukan kalau putrinya hari ini akan ke sekolah, dia juga meminta tolong pihak sekolah menjaga Aretha.
Karena Miss Bella ada rapat di luar sekolah jadi Miss Bella sudah menitipkan pesan kepada kedua scurity sekolah dan juga kepada Miss Rina selaku wali kelas.
__ADS_1
Salah seorang scurity yang bersama Aretha masih mencoba membujuk Aretha untuk masuk, dia masih berusaha membujuk sambil menunggu rekannya datang bersama Miss Rina, namun scurity itu masih tidak berhasil membujuk Aretha. Malah sekarang Aretha sudah menangis sambil memegang dengan erat besi pintu gerbang sekolah, dan tatapannya masih tertuju kepada arah di mana mobil papanya berlalu pergi hingga menghilang.
Aretha menangis sambil memanggil papanya, dan dia juga mengatakan kalau dia ingin pulang.
"Papa bawa Ara pulang...! (ujar Aretha di sela-sela tangisannya)
Sampai akhirnya Miss Rina pun datang dan mulai membujuk Aretha untuk mau masuk ke dalam kelas.
Dan tidak butuh waktu lama Aretha pun diam tidak menangis lagi dan mau mengikuti Miss Rina untuk masuk ke dalam kelasnya.
...*Bersambung*...
...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman semuanya, karena jejak yang di tinggalkan itu yang membuat Author semakin semangat 💪 untuk menulis ✍️ dan bisa Update lagi....
...🤗🤗🤗...
...Vote, Like dan Komen....
...Hidupkan tanda Favorit ❤ biar ada notif yang masuk setiap kali Author update....
...Nb: Tolong tinggalkan komen yang membangun ya, jangan komen yang membuat Author nya down....
__ADS_1
...Terima kasih 🙏...
...😘😘😘...