
Tok...tok...tok...
Terdengar suara ketukan pintu dari luar, Aya dan juga Aretha seketika menoleh ke pintu yang di ketuk. Keduanya sedang duduk di atas tempat tidur sambil menonton acara di televisi, dan Aretha berada di dalam pangkuan Aya.
"Siapa...? (tanya Aya dengan sedikit berteriak karena orang yang mengetuk pintu itu tidak kunjung mengeluarkan suara dia hanya mengetuk pintu saja)
"Saya... (jawab seseorang yang ada di luar)
"Sepertinya itu papa ma. (ujar Aretha memutar kepalanya melihat ke arah Aya)
"Papa...! Baiklah itu artinya kamu di jemput sayang. (ujar Aya menoel hidung Aretha yang menatapnya)
"Tapi....! (Aretha tidak melanjutkan perkataannya)
"Tapi apa lagi sayang...? Udah-udah jangan mau ngambek-ngambek lagi, ayo kita keluar kasihan papa kamu lama menunggu di luar. (Aya langsung menggendong Aretha yang berada di pangkuannya lalu turun dari tempat tidur dan berjalan ke arah pintu lalu membuka nya)
Ya benar, saat pintu sudah terbuka terlihat Angga yang diam mematung di depan pintu kamar kost Aya itu namun Angga terlihat membelakangi pintu.
"Papa...(panggil Aretha)
Mendengar suara putrinya Angga pun langsung berbalik badan.
Aya yang tadinya menggendong Aretha langsung menurunkan nya. Dan Aretha pun langsung menghambur ke pelukan papanya.
"Kok papa cepat banget sih jemput Ara, biasanya kan papa jemput setelah Ara selesai mandi sore. Ini Ara baru bangun tidur eh papa sudah datang. (proses Aretha kepada Angga yang saat ini berada di dalam gendongannya)
"Sayang, tadi itu di kantor pekerjaan papa cepat selesainya, dan papa bisa pulang cepat. jadi sebelum pulang ke rumah papa putuskan jemput Ara dulu di sini. (jelas Angga)
"Kenapa cepat selesainya pa...? apa pekerjaan papa tidak banyak...? (tanya Aretha dengan kepolosan nya)
"Iya sayang, makanya papa cepat menyelesaikannya. (jelas Angga lagi)
Aretha pun menganggukkan kepalanya, itu tandanya dia sudah mengerti.
"Kita pulang sekarang...? (tanya Angga dengan menatap manik mata putrinya)
Aretha tidak menjawab dia hanya menganggukkan kepalanya dan tersenyum kepada papanya.
__ADS_1
"Baiklah, sekarang Ara pamit dulu sama Miss Aya nya. (perintah Angga lalu menurunkan Aretha dari gendongannya)
"Bukan Miss Aya papa, tapi mama. (protes Aretha lalu berbalik dan menghampiri Aya yang berdiri di depan pintu kamar kostnya sejak tadi)
Angga tidak berkata apa-apa lagi dia hanya menatap kepergian putrinya yang menghampiri Aya.
Tidak butuh waktu lama untuk Aretha berpamitan kepada Aya, setelah sedikit obrolan dari keduanya dan saling peluk, Aretha pun kembali ke Angga dan meminta untuk di gendong oleh Angga.
Dan saat ini Aretha sudah berada di gendongan Angga. Aya pun berjalan mendekati keduanya, lalu Aya pun memberikan tas Aretha yang baru saja di ambilnya kedalam.
"Baiklah, kalau begitu kita berdua pamit pulang dulu Miss (ujar Angga setelah mengambil tas Aretha yang di berikan oleh Aya yang tanpa mengeluarkan satu kata pun)
"Ya tuan (jawab singkat Aya, lalu Aya pun memundurkan sedikit langkahnya)
"Assalamualaikum...(ucap Angga)
"Wa'alaikumsalam... (jawab Aya)
"Dada sayang...(Aya melambaikan tangannya kepada Aretha yang melihat kepada nya setelah Angga mulai melangkah pergi)
Aretha pun membalas melambaikan tangannya dan tersenyum kepada Aya.
Dan saat asyik berbaring sambil matanya melihat ke arah televisi, tiba-tiba terlintas dalam pikiran Aya tentang Angga, papanya Aretha yang pasti sudah lama beranda di luar kost nya.
"Jangan-jangan dia mendengar pembicaraan saya dengan putrinya itu tadi. (ujar Aya pada dirinya sendiri)
Aya bangkit dari berbaring nya, lalu duduk dan menyandarkan tubuhnya di sandaran tempat tidur.
"Ah...gak mungkin...! semoga saja dia tidak dengar (ujar Aya lagi yang berbicara sendiri)
Aya pun mengusap wajahnya, lalu kembali meyakinkan dirinya sendiri kalau Angga tidak mendengar pembicaraan nya dengan Aretha tadi.
Dan di mobil
Aretha duduk di bangku mobil tepat di samping Angga yang sedang mengemudi. Aretha tampak fokus melihat ke jalanan yang ada di depan. Sedangkan Angga dia terlihat tidak begitu fokus untuk mengemudi, sejak mobil meninggalkan kost an Aya tadi, Angga terlihat curi-curi pandang kepada putrinya Aretha.
Angga sepertinya sedang ingin menanyakan sesuatu kepada putrinya itu namun Angga terlihat tidak berani memulai walau hanya sekedar mengeluarkan satu kata saja.
__ADS_1
Angga terlihat menggelengkan kepalanya lalu kembali fokus melihat ke depan ke jalanan.
Mobil yang di Kendari oleh Angga itu berhenti karena lampu merah, Angga kembali melihat ke putrinya lalu kembali melihat ke arah depan.
"Kenapa kita berhenti pa...? (tanya Aretha, lalu membetulkan posisi duduknya)
"Lagi lampu merah sayang. (jawab Angga dengan hanya menoleh sedikit ke putrinya)
Aretha menganggukkan kepalanya tanda mengerti lalu Aretha kembali menyandarkan tubuhnya di sandaran bangku mobil.
"Oh ya Ara, apa papa boleh bertanya...? (ujar Angga dengan melihat ke arah putrinya)
"Bertanya...? Emangnya papa mau tanya apa...! (Aretha juga menatap ke arah papanya)
"Anu, itu sayang...! Apa...? Em...(Angga terbata-bata dia sedikit ragu menanyakan apa yang ingin dia tanyakan kepada putrinya itu)
"Apa sih pa Ara gak ngerti. (kata Aretha yang menatap bingung kepada papanya)
"Itu sayang...(kata-kata Angga kembali terhenti)
Tit...tit...t...t...
Terdengar suara klakson mobil dari belakang dengan sangat besar, dan itu membuat Angga dan juga Aretha kaget seketika.
Dengan buru-buru Angga melihat ke arah depan lalu menoleh ke lampo rambu-rambu lalulintas, karena lampu sudah terlihat berubah warna dengan sigap Angga kembali menjalankan mobilnya karena mobil yang ada di belakangnya tidak berhenti membunyikan klakson.
Mobil yang di Kendari oleh Angga kembali melaju, walaupun sedikit terpancing emosi karena suara klakson mobil yang ada di belakangnya tadi yang membuat dia dan putrinya kaget, dengan menarik nafas dan mengendalikan dirinya Angga pun kembali tenang. Dan kini Angga kembali fokus mengemudi melihat jalanan.
...*Bersambung*...
...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman semuanya, karena jejak yang di tinggalkan itu yang membuat Author semakin semangat 💪 untuk menulis ✍️ dan bisa Update lagi....
...🤗🤗🤗...
...Vote, Like dan Komen....
...Hidupkan tanda Favorit ❤ biar ada notif yang masuk setiap kali Author update....
__ADS_1
...Nb: Tolong tinggalkan komen yang membangun ya, jangan komen yang membuat Author nya down....