When Miss Nyolot & Mr. Arrogant Dipaksa Menikah

When Miss Nyolot & Mr. Arrogant Dipaksa Menikah
Bukan bulan madu


__ADS_3

Dengan tiket bulan madu yang Adiwijaya berikan, akhirnya Marsha dan Bertrand sepakat untuk berlibur ke Eropa.


Jangan berfikir mereka bakal romantis-romantisan disana. Walaupun sudah sepakat untuk gencatan senjata dan berteman. Beberapa kali mereka bertengkar hanya berbeda tujuan lokasi yang mereka kunjungi terlebih dahulu.


Bertrand yang lebih fokus ke tempat wisata, dan Marsha yang senang menghabiskan waktu untuk kuliner dan berbelanja. Beberapa kali mereka harus adu urat terlebih dahulu sampai akhirnya beberapa kali Bertrand harus mengalah menemani Marsha terlebih dahulu.


Dan saat ini, mereka berada di kota terakhir tujuan liburan mereka. Saat ini mereka sedang berada di salah satu hotel mewah di kota Paris, suite dengan view menara Eiffel plus fasilitas mewahnya.


"Sha, gue mau ketemu seseorang, elo mau kemana terserah, elu bisa minta petugas hotel nyariin guide yang bakal nemeni elo kemana aja, tapi jangan ganggu gue!" Kata Bertrand.


"Iyyyaa!!! Tau gue!! dari kemaren juga elo udah omongin kalo sampai sini elo mau ketemu sama kenalan elo. Sama!!! gue juga udah janji mau ketemu sama temen gue yang kebetulan juga tinggal disini!" Kata Marsha gak mau kalah.


"Tapi ingat ya, karena kita pisah, jangan lupa blokir panggilan hape, biar gak ada yang nelpon dan gak cari tau tentang kita! oke?" ujar Bertrand lagi.


"Iya! iya!! ingat gue!!!" Jawab Marsha lagi .


"Ya udah, gue mau turun dulu, teman gue udah on the way!" katanya lagi


"Ya udah, gue juga bentar lagi turun, elu hati-hati, Sha!" Pesan Bertrand.


"Siap!!! Oke gue jalan dulu!" Pamit Marsha sambil keluar dari suite mereka. Tapi baru beberapa langkah Marsha keluar, Bertrand berpikir sesuatu. Dia berusaha mengejar Marsha dan menjajari langkah gadis itu.

__ADS_1


"Kenapa?" Tanya Marsha saat Bertrand sudah ada di sampingnya.


"Sorry, gue mau tau elo pergi sama siapa! paling gak gue mau lihat dulu elo sama siapa! buat jaga-jaga jangan sampai elu kenapa-kenapa, karena kalo ada apa-apa gue juga yang repot!" Kata Bertrand nyebelin.


"Ihh, kaya gue yang baru pertama kali aja kesini!! bilang aja elo kepo gue mau pergi bareng siapa!" balas Marsha tak mau kalah.


"Yaa, kalo kepo ada sih dikittt!!! nih dikitttt kaya gini!" kata Bertrand sambil menunjuk ujung kukunya.


Saat mereka keluar dari lift yang membawa mereka ke lobby hotel.Ternyata seseorang yang menjemput Marsha sudah berada disana. Seorang gadis yang sebaya dengan Marsha juga keturunan Indonesia.


"Haii,Sha!!! long time no see!!! kangen banget gue sama elo!! ayo hari ini kita kemana? pokoknya gue temenin sampai kaki elo pegel!!" Kekehnya ramah dan heboh.


"Oh! Hai, gue Rista, teman Marsha dari jaman SMP! Izin bawa Marsha ya pak bodyguard!" Selorohnya ramah.


"Gue Bertrand! gue titip Marsha ya! Tapi kalo boleh gue minta no ponsel Lo bisa? biar gampang ngubungin kalo ada perlu!" Jawab Bertrand tak kalah ramah.


Rista melirik Marsha. Marsha memberi sebuah kode yang segera di tangkap Rista.


"Oke, ini!" Kata Rista sambil menunjukan barcode di layar ponselnya yang dengan cepat dipindai oleh Bertrand.


"Thanks, titip Marsha ya, hati-hati!" Pesan Bertrand dengan manis dan ramah kepada Rista.

__ADS_1


"Ingat, Lo hati-hati!" Ucapnya lagi galak pada Marsha.


"Iya, nyebelin elo! dah ah gue mau jalan!" Kata Marsha lagi. Rista hanya tertawa melihat tingkah sahabatnya itu. setelah pamit kepada Bertrand. Marsha dan Rista segera berlalu dari sana.


***


Tak lama sepeninggalan Marsha dan Rista. Tampak seseorang menghampiri Bertrand. Seorang wanita cantik, putih dan tinggi. Seorang yang juga keturunan Indonesia.


"Hai Tan!" Sapanya sambil tersenyum manis, lalu bercipika cipiki kepada Bertrand.


"Aline!! senang bisa ketemu kamu lagi!" Kata Bertrand sambil memeluk gadis yang ternyata bernama Aline itu hangat.


"Aku juga! sudah lama sekali kita gak pernah ketemu. Bahkan sudah lama kita gak saling berhubungan." Katanya lagi.


"Tapi, sekarang kita udah ketemu kan?!" Kata Bertrand lagi sambil melepas pelukannya.


"Oke, jadi sekarang kamu mau kemana? Aku akan temani kemana kamu mau!" Kata Aline sambil mengerlingkan matanya.


"Aku mau...!" Ucap Bertrand sambil membisikkan sesuatu ke telinga Aline. Mereka kompak tertawa. Lalu bersama-sama masuk ke mobil yang tadi di kendarai Aline untuk tiba di hotel tempat Bertrand berada.


***

__ADS_1


__ADS_2