When Miss Nyolot & Mr. Arrogant Dipaksa Menikah

When Miss Nyolot & Mr. Arrogant Dipaksa Menikah
Bisikan tidur


__ADS_3

"Sha! Bangun, kok malah tidur disini? "


Entah sejak kapan Marsha tertidur, sayup-sayup terdengar suara seseorang yang memasuki gendang telinganya seperti memanggil namanya. Berlahan Marsha mulai tersadar, matanya terbuka dan yang pertama kali yang di lihatnya adalah wajah Bertrand yang tengah berjongkok di hadapannya sembari menepuk pelan pipi Marsha.


Marsha mengumpulkan seluruh kesadarannya, Dia beringsut merubah posisinya menjadi duduk. Bertrand pun ikut bangkit dan mengambil posisi duduk di sebelah Marsha.


"Kok tidur di sini? " Tanya Bertrand.


"Elo kapan pulang? " Tanya Marsha balik dengan suara khas orang bangun tidur sambil mengerjapkan matanya yang terasa masih berat untuk di buka.


"Nah, kok pake kata "elo" lagi? pasti belom 100% bangun ini! " Kata Bertrand seraya menatap Marsha sementara tangannya terangkat mengusap pelan puncak kepala gadis itu.


"Kamu kapan pulang? " ulang Marsha dengan suara yang masih serak. Dia bergerak merubah posisi dan menyandarkan kepalanya di bahu Bertrand. Bertrand mengernyitkan keningnya, agak heran dengan sikap Marsha yang tidak biasanya, terkesan manja. Tapi ia tak bertanya, di lingkarkan tangannya memeluk Marsha.


"Baru aja, pas masuk malah lihat kamu ketiduran di sini. Kok malah tidur di sini bukan di kamar? "


"Tadi di kamar, tapi ga bisa tidur, akhirnya pindah ke sini, mungkin pas lagi nonton malah ketiduran! "

__ADS_1


"Kamu udah makan? "


Marsha mengangguk " Cuma sedikit, gak selera! "


"Makan apa? kok gak selera?


" Tadi buat sup, eh pas sudah masak malah ga ke pengen makan, mungkin karena sepi, makan sendiri jadi gak semangat! " keluh Marsha masih dengan nada manja. Bertrand tertawa pelan, diciumnya puncak kepala Marsha sebelum direnggangkannya pelukan dan jarak nya dengan Marsha untuk melihat wajah gadis itu.


"Ya udah kita makan lagi yuk, aku pengen sup buatan kamu, tapi aku mau mandi dulu, gerah! "


"udah sih, tapi karena kamu bilang udah buat sup, jadinya laper lagi! " senyum Bertrand.


"Ya udah, Aku hangatin lagi sup nya! kamu cepatan mandi gih! " Bertrand mengangguk masih dengan senyum di wajahnya, di kecupnya puncak kepala Marsha sebelum ia bangkit dan melangkah ke kamar untuk membersihkan diri.


---____---


Marsha baru saja selesai menghidangkan makanan di meja makan saat Bertrand masuk ke dapur dengan tampilan yang telah berganti dengan kaos polos dan celana pendek. Lelaki itu tampak lebih segar dengan rambut yang terlihat basah polos dan aroma sabun mandi yang tercium lembut.

__ADS_1


Bertrand menarik kursi untuknya dan Marsha. Dia menghirup aroma masakan yang sudah di siapkan istrinya.


"Dari aromanya aja udah segar banget, pasti sop nya enak! " Komentar Bertrand sambil menambah beberapa bumbu pelengkap ke dalam mangkuk sup nya. Mengaduk dan mulai mencicipi.


"Hmm, enak banget, segarrr!!" komentar Bertrand. Marsha hanya tersenyum menanggapi komentar itu dia menyusul Bertrand untuk segera menikmati makanannya yang terasa jauh lebih menggiurkan dari sebelumnya saat ia menikmati makan malamnya sendiri.


---___---


"Kenyang bangettt!!" ucap Bertrand sambil mengelus perutnya berlahan. Sementat Marsha yang baru saja menyelesaikan makannya langsung membereskan peralatan makan yang kotor. Saat hendak beranjak ke westafel Bertrand segera menahannya. Eh, biar sini, aku aja yang beresin, Sha! kamu duduk aja dulu. Gantian. Kan tadi kamu udah masak. " Ucap Bertrand sambil mengambil peralatan makan yang kotor dari tangan Marsha. Marsha kembali duduk sambil mengetuk-ngetukan jarinya di meja sembari menunggu Bertrand mencuci peralatan makan yang kotor. Sesekali di rebahkannya kepalanya di atas meja. Perut kenyang membuat rasa kantuknya kembali datang. Bertrand yang mencuci sambil memperhatikan itu hanya tersenyum samar.


Saat dapur sudah kembali bersih. Bertrand segera menghampiri Marsha. Ditepuknya pelan punggung Marsha. "Yuk, pindah ke kamar! " Ajaknya.


Marsha mendongak menatap Bertrand sekilas. Lalu bangkit dari duduknya yang segera di sambut Bertrand dengan rangkulan mengajak Marsha ke kamar mereka.


Baru 5 menit terdampar di pulau kapuk, Marsha sudah tertidur pulas dalam dekapan Bertrand. Bertrand menatap wajah istrinya dengan tatapan yang dalam. Dia membisikkan sesuatu di telinga Marsha sebelum akhirnya ikut memejamkam mata.


---___---

__ADS_1


__ADS_2