
Rista mengajak Marsha mengelilingi Rue de Rivoli. melihat bangunan-bangunan megah disana, dan tentu saja mereka menikmati keluar masuk toko-toko mode dengan brand terkenal dunia yang ada disana.
"Gue capek deh, Sha, makan dulu yuk!" Ajak Rista. Dia tau Marsha saat ini sedang tidak merasakan lapar di perutnya. Tapi lapar di matanya.Dia begitu bersemangat keluar masuk toko yang satu dan yang lainnya melihat segala yang terpajang disana.
"Eh, tapi belum semua loh ini kita lewati?" Tolak Marsha.
"Gak cukup waktu sehari, Sha! akhir tahun elu balik dah kesini, gue temani elu muter-muter! elu mah lapar mata semua pengen elo borong!" Kata Rista sambil melihat tas yang di genggaman Marsha.
"Hehe!" Marsha nyengir malu. Ia melihat jam yang melingkar di tangannya. Sudah hampir jam 4 sore waktu setempat. Saat ini, Matahari terbenam di Paris sekitar pukul 5 sore.
"Ya udah, yuk!" Ajak Rista. Marsha mengikuti temannya, menjajari langkahnya menuju tempat parkir kendaraan mereka.
Ternyata tempat yang mereka tuju tak jauh dari tempat mereka berada sebelumnya. Masih di lokasi yang sama. Rista mengajak Marsha makan di sebuah cafe yang terkenal. Cafe Marly. Cafe yang terkenal dengan view Piramida louvre, serta museum dan bangunan antik dan megah di sekitarnya.
.
Marsha dan Rista makan dan bercerita dengan serunya sambil menikmati langit yang mulai merah keemasan, yang membuat Piramida kaca itu semakin indah oleh pantulan warna senja.
"Shaa!! itu bukannya Bertrand?" Tunjuk Rista dengan tatapannya pada dua sosok manusia yang yang baru saja duduk tak jauh dari mereka.
Marsha mengikuti arah mata Rista. Dia melihat Bertrand, dengan seorang perempuan berkulit putih, langsung, dan modis. Bahkan dari samping terlihat gadis itu juga berwajah cantik. Mereka duduk berdekatan, saling melempar senyum satu sama lain. Bahkan sesekali terlihat Bertrand menggoda gadis itu. Sangat berbeda dengan Bertrand yang selama ini Marsha kenal.
"Sha, benerkan itu Bertrand?"ulang Rista.
"Iya!"
__ADS_1
"Tapi dia sama siapa, Sha?" Tanya Rista lagi.
"Gue gak tau, gak kenal. Baru liat juga!" Jawab Marsha sambil mengalihkan pandangannya ke arah lain.
"Tapi elu gak papa kan? gak cemburu atau gimana? Atau mau disamperin?" Tanya Rista lagi sambil terus menatap pasangan itu.
"ih, ngapain pake samperin, emang gue kenapa? gue kan gak ada apa-apa sama Bertrand!"
"Kan elu bininya, Sha?!"
"Di atas kertas tapi!! Ahh udah ah, gak usah bahas! mending kita ke tempat lain! besok gue udah balik lagi ke indo!" Kata Marsha sambil mengibaskan tangannya.
"Ya udah, kita muter-muter disini aja ya, sekalian foto-foto. Udah puas baru gue antar ke hotel!" Ajak Rista. Yang diiyakan Marsha dengan anggukan.
Sebelum menjauh dari tempat itu, Marsha sempat menoleh kembali ke arah Bertrand dan wanita cantik itu. Keduanya sedang tertawa. Marsha melihat wajah cantik perempuan itu. Mereka terlihat serasi dan bahagia sekali.
***
"Makasih ya, Ta! udah nemenin gue seharian ini, Gue bakal kangen banget sama elo!" Kata Marsha sambil memeluk sahabatnya itu. Mereka sudah berada di depan hotel tempat Marsha menginap.
"Sama-sama, pokoknya tiap kali elo mau kesini, jangan lupa ngabarin gue dulu, biar jauh waktu gue bisa siap-siap temani elo!" Kata Rista sambil membalas pelukan sahabatnya itu.
"Maaf ya, gue gak bisa temani elo ke Bandara besok, soalnya gue udah janji sama client!" Kata Rista lagi sambil melepas pelukannya.
"No worry, gue ngerti kok! gue juga gak mau
__ADS_1
kedatangan gue sampai mengganggu kerjaan elo!" Balas Marsha.
"Sha, mengenai pernikahan elo, gue harap elo bahagia ya, apapun yang terjadi nanti. Tapi gue harap pernikahan elo dan Bertrand, bisa berjalan seperti seharusnya sebuah pernikahan, bukan main-main!" Kata Rista tulus, tapi juga seperti ada kekhawatiran dalam ucapannya.
"Apaan sih, Ta! Kayak gak tau gimana gue aja!" Kata Marsha sambil menepuk pelan pipi sahabatnya itu.
Rista hanya tersenyum miris.
"Justru karena gue tau elo, Sha!" Kata Rista, tapi hanya di dalam hati saja.
"Ya udah, elu masuk sana! Istirahat dan siapin semua yang mau dibawa balik lagi ke indo, jangan sampai ada yang ketinggalan!" kata Rista.
"Beres bos!!! Elo hati-hati di jalan ya Ta, kabarin gue kalo udah sampai di rumah! Salam buat om dan tante, maaf gue gak sempat berkunjung!"
"Iyaaa!!!"
"Oke, gue balik ke kamar yaa!" Kata Marsha lagi dia memeluk kembali sahabatnya itu sesaat. lalu tertawa bersama.
"Oke! bye, Sha!! See you next time!" Lambai Rista sampai Marsha tak terlihat lagi masuk ke dalam hotel.
***
Rista baru saja akan menjalankan mobilnya, saat dilihatnya Bertrand turun dari mobil, dan di susul oleh seorang perempuan bernama Aline yang tadi Ia dan Marsha lihat saat di Marly cafe. Segera gadis itu mengurungkan niatnya. Ia kembali keluar dari mobilnya. Dan segera berjalan Menghampiri Bertrand dan Aline.
"Bertrand! Bisa kita bicara sebentar?" Tanya Rista.
__ADS_1
Bertrand yang sedang berbicara dengan Aline menoleh ke belakang mendengar seseorang memanggil namanya.
***