
Hujan perlahan reda diiringi lagu yang di nyanyikan Band Remioly. Semua bersorak sambil bertepuk tangan atas penampilan yang telah di tampilkan. Sinar matahari bersinar masuk pada sela-sela dedaunan pohon, menyinari seluruh tempat festival.
"Pecahhhh!" Teriak Yuna yang menjadi MC di festival itu.
"Gimana guys? Seru banget kan penampilan dari Band Remioly tadi? Diliat-liat udah banyak juga nih yang dateng ke festival ini, sampe bela-belain ujan-ujanan buat kesini. Keren banget kalian semua!!!" Serunya.
"Oh ya! Mau kasih tau nih, pemain dramer tadi sudah menjadi milik gue sepenuhnya. Jadi jangan terlalu berharap ya!!!!" Katanya sembari memperlihatkan cincin di jari manisnya.
Huaaaaaaaaaaaa!!!!!! teriak para gadis yang sangat-sangat kecewa.
"Jangan kecewa bengitu dong, gimana langsung aja kita ke acara selanjutnya?" Semua penonton bersorak senang.
"Oke! Ladies and gentlemen, welcome to our next show!!!"
Are you ready!!!
YES!!! — teriakan penonton dengan sangat semangat.
"Keren banget ya cewek gue" Kata Hiro menyombongkan kepada teman-temannya.
"Ya-iya tanpa lo pun dia emang udah keren sih" Celoteh Elisha, Hiro langsung menatapnya.
"Apa lo? Mau gue colok mata lo pake ni sumpit?" Menakutinya dengan sumpit mie yang di pegangi nya. Hiro memalingkan pandangannya dan tersenyum pada Yuna yang sedang berjalan menghampiri.
"Embun mana? kok dari tadi gak keliatan?" Tanya Sore.
"Biasa tancap make up sama si Livy di Wc" Jawab Elisha
Embun dan Livy bersolek dan berubah menjadi peri, bayangkan saya tanpa make up pun sudah terlihat cantiknya. Menancapkan lipstick pada bibir cantiknya, perlahan terhenti saat dirinya melihat Livy memakai lipstick berwarna merah berani.
"Yakin lo pake warna itu?"
"Gila cantik banget ini"
"Tapi kemerahan banget gak sih itu"
"Lo mau?"
"Mau lah!!" kata Embun sambil mengambil lipstick itu dan memakainya.
Melepas ikatan rambut dan menguraikan rambut indahnya itu dengan terus menatap cermin sembari melepaskan tembakan jari dengan menutup mata kirinya.
"Bun! ikut gue sebentar" Tiba-tiba terdengar suara Bio saat baru keluar dari kamar mandi. Memalingkan wajah ke sumber suara dan benar itu Bio sedang berdiri di depan kamar mandi.
"Lo duluan aja ya" Kata Embun pada Livy.
__ADS_1
"Ada apa?"
"Mana anak gue?"
"Anak lo? itu anak gue bukan anak lo"
"Ya tapi gue bapak nya"
"Itu dulu, sekarang udah engga. Kan lo sendiri yang nolak kehadiran anak itu. Lagian juga lo gak mau kan punya anak dari gue? Mending lo urusin bayi di dalam kandungan Vina gih" Muka songong Embun yang sudah berani melawan Bio.
"Eh lo tau dari mana gue ngamilin Vina?" Tanya paksa Bio sembari memegang lengan Embun dengan sangat keras.
"Dari pada lo kaya gini terus, mending lo tanggung jawab aja deh sana. Jangan ngulangin kelakuan lo itu pas ke gue dulu" Ucap Embun lalu berjalan pergi menjauh dari Bio.
Sampai lapangan acara festival, tatapan Sore kearahnya sambil tersenyum dibibirnya. Embun berlari kecil-kecil menghampiri Sore dengan rambut yang bertebaran kesana-kemari, membuat detak jantung Sore mendadak berdetak tidak menentu karena melihat Embun yang berlari sangat imut itu.
"Lama banget"
"Tadi ngobrol sama si Bio dulu"
"Bio?" Kaget anak Jekarious yang tak sengaja mendengarnya.
"I-i-iya.. Bio"
"Mana sekarang?" Sore membenarkan jaket Jekarious nya diikuti oleh anak-anak lainnya, wajahnya berubah menjadi sangar.
Acara Festival selesai sampai larut malam, dan masih berlanjut selama dua hari kedepan. Hari berikutnya masih dengan Band GoodEnough dengan membawakan lagu The Hero In You. Suasana sudah sangat ramai ditemani dengan cuaca yang sangat cerah menyinari area festival. Semua penonton kembali memadati lapangan sembari mendengarkan lagu yang dinyanyikan.
so your life is flat
but i know
that you were born
to win game
Now bend your arm and fly
Now it's time
to get your dreams
and make it yours
make it yours (oooowh)
__ADS_1
LET'S GO!!
You are the hero buddy
for everyting
oh you try to fight
get up for everybody
with all your heart
HEY!!
Look around
so many
things you could do
now stop running you!
gotta lot of things to do
even on the darkest night
lit up and make it right
so stop your crying
the clock still running
don't you stop trying
Get up there and fighting
GO!!
Menghentakan kaki mengikuti alunan musik. Ada juga yang sedang asik mengambil foto dengan anak Band Remioly. Yang sangat bergerumun dan mengantri panjang hanya untuk berswafoto dengan mereka untuk di posting ke sosial media.
"Sorry-sorry boleh fotoin gue gak sama kak Sore" Ucap salah satu penonton kepada Embun yang tersenggol oleh tubuhnya sembari menyodorkan ponsel kepada Embun.
Embun menyeringai tertawa dengan wajah yang amat tak percaya. Sudah menabrak bukannya minta maaf malah dirinya disuruh mengambilkan foto dengan tunangannya.
Embun mengambil ponsel itu dan berusaha tetap tenang, agar acara tetap berjalan lancar. Baru saja berusaha tenang, dia malah melihat depan matanya sendiri gadis itu menggandeng tangan Sore dengan sangat mesra membuatnya menjadi sangat cemburu. Sore merasa jadi serba salah saat melihat wajah Embun yang berubah menjadi sangat menakutkan.
__ADS_1
CEKREK!
"Apaan sih ini! Sengaja banget tuh cewek" Katanya saat melihat hasil foto yang hanya ada dirinya saja, tanpa ada keberadaan Sore. Jadi Embun sengaja hanya mengarahkan kamera pada gadis itu tanpa membawa Sore. Sontak membuat gadis itu menjadi sangat kesal.