Young Dad!

Young Dad!
Chapter 48


__ADS_3

"Kamu abis dari mana?" Tanya Embun yang baru melihat Sore yang dari malam tidak tau dimana keberadaannya.


"Jaga Anya, Ayah sama Ibu ada kerjaan diluar jadi aku harus jagain Anya"


"Kok gak kabarin aku? Terus aku chat gak dibales?"


"Maaf ya sayang, aku keasikan main sama Anya jadi gak sempet pegang hp"


"Oh yaudah istirahat sana, pasti capek kan"


dua minggu kemudian, terdengar dering telfon masuk di ponsel Sore.


KREK~diangkat.


Kamu harus tanggung jawab.


^^^Tanggung jawab apaan masuk lo.^^^


Semalem kamu udah..


Pokoknya aku minta pertanggung jawaban dari kamu. Aku hamil anak kamu.


^^^Tau dari mana lo hamil. Lagian gue gak ngapa-ngapain lo.^^^


Kamu takut Embun tau kan? Apa harus aku ke rumah kamu sekarang.

__ADS_1


^^^Eh jangan macem-macem lo yah.^^^


Yaudah sekarang kamu ke rumah aku.


Sore mengambil jaketnya dan membawa kunci motornya berjalan turun menuruni tiap anak tangga dengan terburu-buru.


"Mau kemana lagi?"


"Ayah minta suruh jaga Anya lagi, gak apa-apa kan?"


"Oh yaudah, hati-hati yah"


Ia langsung menaiki motornya itu, tanpa membuat Embun curiga sedikitpun. Mengarah ke lokasi yang sudah diberikan Lea padanya.


Menekan bel yang terdapat di rumah besar itu dengan terus menerus, hingga tiba Lea keluar dari rumahnya membukakan pintu untuknya dan menarik kedalam Sore.


"Kamu harus tanggung jawab"


"Gue gak percaya" mengacak-acak rambutnya.


"Yaudah sekarang kita ke rumah sakit" Lea menarik Sore keluar dan pergi ke rumah sakit untuk mengecek.


Sampai disana, dokter memeriksa dan benar ia hamil sudah masuk kurang 1 bulan. Dan itu membuat Sore kebingungan.


"Kurang 1 bulan dok?"

__ADS_1


"Iyah, itu sudah dihitung saat kakak ini terakhir menstruasi"


Terhera mendengarnya dan masih tak percaya bahwa Lea benar hamil membuat Sore menjadi benar-benar kesal dengan dirinya sendiri.


"Udah percaya kan? Secepatnya kamu harus nikahin aku"


"Gila lo, gue udah punya istri"


"Ya terus di perut aku juga kan ini anak kamu! Kalo orang tua aku tau gimana? Terus aku juga malu dong sama tetangga, pasti mereka ngomong yang engga-engga"


"Belum tentu itu anak gue, siapa tau anak laki-laki waktu di club itu"


"Bener-bener ya kamu, kalo kamu tetep gak mau tanggung jawab. Aku bakal kasih tau Embun dan buat kalian cerai"


"Jangan macem-macem ya lo" Menarik keras tangan Lea membuatnya kesakitan.


Sampai kerumahnya dengan hentakan kaki yang sangat lesu dan tidak bersemangat, terus memikirkan dengan apa yang telah terjadi kepadanya. Terus berfikir bahwa ia tidak pernah melakukannya dengan Lea, dan terus menyalahkan dirinya dengan kesal.


"Udah jaga Anya nya?" Sore tak menjawabnya dan terus melamun.


"Sayang!"


"Eh, tanya apa tadi kamu?"


"Udah jaga Anya nya?" Mengulang ucapannya.

__ADS_1


"Udah yang, aku ke kamar dulu yah ngantuk banget" Ucap Sore lalu berjalan menaiki anak tangga melangkah dengan terus kepikiran dengan masalahnya yang sangat fatal.


__ADS_2