Young Dad!

Young Dad!
G2 Chapter 66


__ADS_3

Bel pulang sekolah sudah berbunyi, Violet dan Mawar bergegas membereskan buku-bukunya itu dan memasukkannya ke tas.


"Cepet-Cepet banget lo, kebelet?" Tanya Debo pada mereka berdua. Mereka tak menjawab, fokus memasukkan buku-buku itu. Dan berlari ngacir terburu-buru. Nino pun langsung memasukkan buku-buku itu dan mengejar.


"Gimana sekarang?"


"Gimana kalo kita minta pindah kelas aja?"


"Bener juga tuh, cara terampuh biar jauh dari mereka" Ucap Violet langsung bergegas lari ke parkiran.


"Violet!" Teriak Nino memanggil.


Jleb. Mereka berdua terdiam dan menoleh kebelakang secara bersamaan. Suasana menjadi horor bagi mereka, Lyli langsung pergi meninggalkan Violet.


"Lyli heh! Lyli!!" Mengayun-ngayunkan tangannya, menyuruh Lyli kembali dengan kepanikkannya melihat Nino yang semakin mendekat. Seperti nenek-nenek kepada cucunya.


"Mau kemana sih buru-buru amat"


"Toko buku, sorry gue buru-buru"


"Yaudah gue anter, buru-buru kan?"


"Eh gak usah, gue udah janji sama Mawar"


"Serius lo udah janji sama Mawar?" Mengangkat dagunya mengarahkan pada Mawar yang sudah berangkat lebih dulu menaiki ojek onlinenya. Wajah Violet benar-benar sangat malu, dan terus mencari alasan apapun untuk dirinya menjauh dari Nino.


"Oh berarti gak jadi... Gue pulang duluan yah" Ucapnya berjalan pergi, tak pantang menyerah Nino terus mengikutinya dan membujuk untuk pulang bersama.


"Engga usah gue udah pesen ojek, nah itu si amang nya" Violet tergesa-gesa menghampiri ojek itu.


"Berapa mang?"


"Eee... Tilu puluh genep rebu A, si teteh na pake diskon jadi dua belas rebuen"


"Mau ngapain lo?"

__ADS_1


"Ini mang, teu kedah di pulangan nya"


"Nuhunnya A, sering-sering weh nya"


"Eh mang, mau kemana!? Ini saya belum naik loh!" Teriak memanggil.


"Udah sekarang naik motor gue, apa susahnya sih. Ngirit-ngirit duit juga kan" Ucapnya sambil memakaikan helm pada Violet.


"Naik! Atau gue paksa buat lo naik?" Violet langsung Menaiki moge milik Nino.


"Peluk nanti jatoh"


"Engga, ngapain juga peluk segala. Lagian lo kalo bawa motor kek keong ini kan"


Brummm!! BRumm!! BRUMMM!!!


Violet memeluk tubuh Nino.


bruuuuuummmm....


"Mulai.."


"Apa?!"


"Lama banget sih ah!!"


"Ya emangnya kenapa?"


"Gue turun nih"


"Jangan main-main lo"


"Kapan gue main-main?"


"Iya-iya..." Nino menyebut hingga sampai di rumah Violet.

__ADS_1


"Besok jangan jemput gue"


"Ngapain? Kan gue besok turnamen. Idih pengen banget ya lo di jemput gue?"


"cieeeeee, ada yang ngarep nih"


"Apaan sih, engga! Cepet pulang"


"Idih, ngaku aja sih"


"Gue bilang engga ya engga"


"Yaudah... Jangan kangen gue yah"


"Idih apaan sih, ngapain juga gue harus kangen sama lo"


Esoknya disekolah, VIolet menjalankan hidupnya dengan tenang. Jadwal pagi seperti biasa dirinya sudah berada di depan gerbang, bersama anggota osis lainnya.


"Eh.. Sini lo" Violet memanggil salah satu siswi yang nyelonong masuk begitu saja.


"Eh baju lo ngapain di crop segala. Lo mau sekolah atau mau main? Pengurangan 10 poin. Sekali lagi gue liat lo pake baju ini, gue bakal gunting di tempat"


"Iya.. iya.." Nyelonong masuk.


"Mau kemana lo?"


"Masuk kelas lah"


"Balik! Ganti baju, pake yang layak" Katanya dengan santai.


"Apaan sih lo, rumah gue jauh. Masa harus balik lagi" Kesal.


"Gue bilang balik ya balik. Kalo lo gak mau ganti baju, mending pergi lo gak usah sekolah" Menatap tajam siswi yang ngeyel itu.


......................

__ADS_1


__ADS_2