ZAID & SOFIYA

ZAID & SOFIYA
MEMBUAT SARAPAN UNTUK SUAMI


__ADS_3

           


       10 september 2019


       Menjadi pagi yang pertama Sofiya Mutia. Dia menyiapkan sarapan pagi untuk suami dan ibu mertuanya. Sepagi mungkin dia   keluar dari rumah sakit itu. 


    Dan dia kembali kerumahnya. Hari masih sangat subuh,  dia berpamitan kepada ibu mertuanya untuk izin sebentar kembali kerumah. Mengambil beberapa helai bajunya di rumah. Dan mengurus segala kepentingannya nanti.


     Ibu mertuanya belum tahu apa rencana yang sudah mereka siapkan. Malam itu ibu mertuanya tertidur sangat pulas, karena sangkin kelemahannya.


     Perjalanan dari kalimantan memakan waktu yang cukup lama sampai ke batam. Apalagi di tengah perjalanan mereka mendapat musibah, dan akhirnya terlelap di sofa rumah sakit Camatha Sahidya.


      Sofiya tanpa kenal lelah dia mencoba memasak sepagi itu dirumah nya. Ini adalah masakan pertamanya untuk suami dan ibu mertuanya.


    Dia tidak ingin mengecewakan keduanya, dia sangat hati-hati  menambahkan garam di makanannya itu. Pagi itu dia memasak bubur ayam untuk suaminya, dan nasi goreng hijau untuk dirinya dan ibu mertuanya. Dia ingin makan bersama mereka pagi ini.


         Jam masih menunjukkan pukul 06.00 hampir semua pekerjaan Sofiya telah selesai. Sebelum berangkat dia mandi dan tinggal memilih baju mana yang akan dia kenakan. 


     Dia tidak ingin terlihat kusut didepan ibu mertuanya dan suaminya itu. Dia ingin tampil lebih bersemangat lagi, agar suaminya yang melihat dirinya juga mempunyai semangat juga untuk kesembuhannya dirinya.


      Beberapa helai baju dan pakaian dalam telah ia packing di tas ransel nya. Untuk dibawanya ke rumah sakit. Kemungkinan untuk beberapa hari dia akan mandi dirumah sakit itu saja.


    Kamar Zaid adalah kamar vip yang cukup besar, semua terlihat lengkap disana. Biarlah pagi pertama ini aku mempersembahkan masakan ku untuk mereka berdua pikir Sofiya.


      Sambil melihat jam dinding kamar nya yang hampir menunjukkan pukul setengah tujuh Sofiya teringat. Kemungkinan dia pagi ini tidak masuk ke kantor, dia pun segera mengirim  sms ke bos perusahaannya bekerja yaitu pak Mike.


    Dengan membuat alasan dirinya sakit untuk saat ini mungkin jauh lebih baik. Agar bos nya itu tidak terlalu banyak bertanya kenapa dia tidak masuk hari ini. 


  


   Kemungkinan dirinya besok atau lusa baru membuat surat resign kerjanya itu. Karena hari ini dia fokus untuk mengurus surat menyurat pindah dirinya ke Pulau Kalimantan Utara.

__ADS_1


    Sofiya mulai mengetik pesannya. 


      


      "Selamat pagi pak!! Mohon izin untuk hari ini , saya tidak masuk ke kantor, karena saya sedang tidak sehat. Saya harap bapak memakluminya!!" tulis Sofiya.


     Sofiya berani Sms seperti itu ke atasannya kerana dia pun tahu sikap pak Mike yang selalu care terhadap dirinya. Bahkan perasaan pak Mike terhadap dirinya pun dia sangat mengetahui itu.


    Walaupun perasaan itu belum terbalaskan pak Mike pernah berucap dia akan menunggu balasan ikhlas dari Sofiya sendiri sampai kapanpun itu.


      Benar sekali tidak lama Sofiya mengirimkan pesan itu kepada pak Mike. Balasan dari pak Mike pun lebih cepat dan mengejutkan Sofiya. Sepertinya alasan Sofiya ini akan memperumit harinya hari ini.


     "Ha Apa!! kamu sakit Fiya!!" 


   "Yaudah nggak apa-apa kamu nggak usah datang ke kantor. Istirahat saja dirumah, nanti saya singgah ke rumahmu!!"  Ada yang kamu butuhkan gak?? kamu mau makan apa!!biar saya bawakan," balas Pak Mike dengan penuh perhatian kepada Sofiya.


      Tak disangka dengan jawaban pak Mike yang penuh perhatian itu, jadi membuat Sofiya semakin serba salah bahkan bingung. Kalau sampai pak Mike datang kebohongannya akan terbongkar.


    Dia tahu sekali apa yang diucapkan pak Mike pasti akan dilakukannya. Boss nya yang satu ini memang baik, namun Sofiya hanya menganggap nya atasan tidak lebih dari itu.


      "Maaf pak, bukan saya menolak!! Tapi, tadi malam teman saya Rani menjemput saya, dan membawa saya ke rumahnya."


   "Karena dia pun khawatir kalau saya sendirian dirumah. Jadi bapak jangan repot repot datang ke apartemen saya, Karena saya sedang tidak dirumah!! Untuk tawaran makanannya, saya sudah makan kok pak!! Rani membuatkannya untuk saya. terima kasih banyak pengertian bapak terhadap saya," balas Sofiya.


    Sofiya menuntaskan pesannya itu, agar pak Mike mengerti dan memahami bahwasannya dia benar-benar tidak ingin dijenguk oleh pak Mike.


   


       Wajah pak Mike membaca pesan dari Sofiya itu sangat tampak kecewa. entah mengapa pikiranku Sofiya sulit untuk menjalin hubungan spesial dengan dirinya.


    Pak Mike melihat dirinya di cermin entah apa pikirnya yang kurang dari dirinya itu. Sofiya orang yang beruntung yang dia sukai, banyak wanita yang mengejar pak Mike. 

__ADS_1


 


    Namun pak Mike hanya menaruh hati kepada Sofiya seorang. Status pak Mike juga single, usianya pun tidak terlalu jauh. Dia tampan, dia mapan, baik dan dermawan.


   "Baiklah!! Kalau begitu, get well soon Fiya!!" balas pak Mike ditambah emoji hati dan emoji peluk.


    Sofiya hanya membaca balasan pak Mike tanpa membalasanya kembali. Sepertinya Sofiya sudah mulai lega dan dia bisa langsung menjalankan mobilnya ke arah R.s Camatha Sahidya.


    Melihat jam di tangannya sudah menunjukkan pukul setengah tujuh. Kemungkinan ibu mertuanya sudah lapar, walaupun Zaid sudah bangun pasti dia pun lapar. Sofiya mencoba sebaik mungkin untuk hari ini. 


     "Semoga hari ini segala urusanku lancar, amin!!" doa nya dalam hati.


      Hatinya sangat berharap segala yang dikerjakannya lancar tanpa kendala. Yang pertama dia ingin cepat sampai ke rumah sakit dan dia ingin menyuapi suaminya itu. 


   Untuk pertama kali nya dia sebagai seorang istri, walaupun pernikahan itu mendadak dan tidak banyak diketahui orang. Namun rasa bahagia terbesit di hati Sofiya saat ini.


    Dalam pernikahan bukan lah pesta yang ditunggu melainkan keridhoan yang ingin kedua mempelai capai. Akhirnya dia bisa menikah dan melupakan kenangan buruk percintaan dirinya dahulu dengan Dito.


    Seribu persen kini Sofiya sudah move on dari Dito. Sekarang dia akan fokus mengurus suami dan menghormati mertuanya itu.


      Bagaimanapun Sofiya  yang tidak pernah mendapat kehangatan dari seorang ibu, dia sangat bersyukur dia mendapatkan itu semua dari ibu mertuanya terhadap dirinya. Hidupnya dimulai dari pagi ini sangat bersemangat dan terlihat cerah berbinar-binar.


      Perjalanan pagi itu tidak begitu macet. Membuat Sofiya cepat sampai ke rumah sakit tersebut. Dia Pun telah memasuki area parkir, dan memarkirkan mobilnya terlebih dahulu.


    Lalu dia buru-buru masuk dan berjalan keruangan dimana Zaid dan ibu mertuanya berada.


     


        Selalu baca ya gaiss!! semoga pernikahan Sofiya dan Zaid langgeng terus ya gais!! Dan Zaid akan selalu menjadi malaikat untuk Sofiya.


   *****

__ADS_1


__ADS_2