ZAID & SOFIYA

ZAID & SOFIYA
SAYA SUAMINYA!


__ADS_3

    


       Sofiya keluar dari ruangan dokter yang memanggilnya, dan sekalian dia menebus obat-obatan untuk sang suaminya itu.


    Sofiya yang keluar dari ruangan itu tidak sengaja wajah nya tertoleh kearah Pak Mike. Dia pun dengan mengendap sambil menutup wajah nya dengan tas yang dibawanya itu untuk segera naik ke lantai atas tanpa diketahui Pak Mike.


      Pak mike yang masih tertunduk melihat ponselnya itu, masih sangat heran ponselnya menunjukkan target begitu dekat. Dia Pun mencoba menoleh ke sisi kirinya.


     Ada beberapa orang, tapi ada satu wanita dengan tas yang familiar dilihatnya, matanya tiba-tiba terbuka lebar, seolah dia mengingat sesuatu.


      "Ya...itu dia,.itu dia!!" teriak pak mike.


      "Ha..mana boss??" dua orang mata matanya itu pun melihat ke semua sisi yang ditunjuk bosnya.


      Mike terus saja melangkah kearah Sofiya. Namun harganya hampir mendekati Sofiya, Mike mencoba tidak mengecohkan perjalan Sofiya.


     Dia ingin melihat Sofiya keruangan mana, kalau dilihat dari cara berjalannya Sofiya mencoba menghindari seseorang, tapi apa Sofiya menghindari dirinya, pikir Pak Mike.


      Dan kenapa dia berbuat begitu kalau benar dia melihatku, lagi-lagi pikiran Pak Mike  berbicara memenuhi otaknya.


     Kedua tangan Pak Mike menghentikan mata-matanya. Untuk terus berjalan mengikuti Sofiya, mereka mencoba melihat Sofiya dengan taktik pantauan yang berbeda.


     Tidak jauh dari itu, Pak Mike melihat Sofiya memasuki ruangan vip ruang rawat inap.


     Apa Sofiya dirawat inap pikirnya, tapi tadi dia bisa berjalan lancar, dan dia memberitahuku dirumah temannya.


     Tak sabar lagi Pak Mike mencoba memasuki ruangan itu, entah Sofiya harus memarahinya nanti itu urusan belakangan pikirnya.


   


      "Sekarang aku harus mencari tahu tentang Sofiya ku!! ucapan yang begitu keras dari Pak Mike.


      Prak.....


    Semua yang berada disitu sangat terkejut. apatah lagi Sofiya, dia yang baru saja mengatur nafasnya masuk keruangan itu, dipikirnya dia sudah selamat dari Pak Mike, ternyata Pak Mike berhasil menemukannya.


       "Fiya, sedang apa kamu di ruangan ini?" tanyanya masih dengan nada lembut.


 


  Tanya pak mike, seolah bingung. Melihat ada lelaki yang terbaring lemah, dan ada satu ibu-ibu yang paruh baya, semua mata tertuju pada Pak Mike.

__ADS_1


     "Pak Mike. Maaf pak, saya tidak bisa jelaskan sekarang, untuk resign kerja saya semoga bapak mengizinkannya," ucap Sofiya dengan nada meminta belas kasih.


     Sofiya mencoba memperbaiki keadaan agar suaminya dan ibu mertuanya tidak berpikir macam-macam terhadap dirinya.


   


     Zaid  yang tenang masih melihat mereka berdua berdialog. Zaid  pun lega mendengar ucapan Sofiya itu, kemungkinan orang yang di depannya itu adalah boss Sofiya pikir Zaid .


      "FIYA, saya tidak mengizinkan mu resign dengan alasan apapun itu!!"


    "Dan ini siapa kamu?? Apa yang kamu rawat ini keluarga kamu??" tanya Pak Mike


   Pak mike yang mengetahui Sofiya hidup sebatang kara setelah neneknya meninggal dunia. Pak Mike tahu riwayat hidup Sofiya. Jadi dia sedikit bingung dengan apa yang dilihatnya.


  Sofiya masih bungkam. Dengan bertubi-tubi pertanyaan dari Pak Mike tersebut. Lalu dengan suara keras tiba-tiba Zaid Fahlevi membuka mulutnya.


   


       "Saya suaminya!!" ucap Zaid .


     Zaid  yang terbaring itu mengucap keras di hadapan Pak Mike. Dan kedua anak buahnya itu, entah kenapa Zaid  yang mendengar suara Pak Mike tidak mengizinkan Sofiya membuat Zaid  angkat bicara.


      Singkat padat dan jelas. Namun membuat Pak Mike terdiam sejenak, percaya entah tidak Pak Mike benar-benar terkejut dengan hal itu.


  Pak Mike mencoba mengeluarkan senjatanya, dia berpikir ini akan berhasil, dipikirnya juga, Sofiya dan Zaid  tidak akan mampu membayar denda itu.


    "Sofiya istri saya harus tetap berhenti bekerja, dan kami akan pindah," ketus Zaid  berbicara.


    


     Namun Sofiya masih membungkam, dia membiarkan suaminya yang berbicara. Dahulu Zaid  memang pernah bilang, jika menikah masalahmu adalah urusanku, itu lah kata-kata Zaid  kepadanya, dan kini telah terbukti.


     "Baik, jika memang begitu. Apa kamu sanggup membayar denda yang ada di perjanjian ini??" ucap Pak mike dengan suara yang meragukan.


     Lalu menyuruh anak buah nya untuk memberikan map merah itu kepada Zaid  yang tengah berbaring itu. Zaid  pun mulai sedikit menaikkan tubuhnya di kepala ranjang.


   Zaid  mulai membaca isi kontrak itu. Dan mempelajarinya, dendanya tertulis 500 juta rupiah. Pak Mike tersenyum sinis ke arah Sofiya.


 


     Dia begitu yakin kalau orang yang mengaku sebagai suami Sofiya itu tidak akan mampu membayar semua denda itu tidak akan mampu pikirnya.

__ADS_1


      "Baik, sekarang juga saya akan memberimu uang sanksi itu!! Hanya Lima ratus juta rupiah kan!!  ucap Zaid  pun mencoba membuat Pak Mike tambah mendidih, dengan dinginnya ia berkata begitu.


       Pak Mike merasa malu, sebelum pergi Pak Mike berbicara nada mengancam kepada Zaid . 


     "Jika hari ini tidak kalian lunasi, maka saya akan membawa ke ranah hukum ini semua," ucap Pak Mike sebelum ia keluar.


       Prak..... 


    Pak Mike menghempaskan pintu ketika ia keluar dari ruangan rawat inap Zaid Fahlevi tersebut. Karena rasa kesal yang bercampur malu yang baru saja di alaminya.


     Pak Mike masih tidak menyangka, jika Sofiya Mutia yang selalu di tunggunya dengan kesabaran sekarang ini sudah berstatus sebagai seorang istri.


       "Sialan ini benar sialan!!" ucap Mike di dalam mobilnya, saat ini dirinya begitu berapi-api.


     "Tenang Bos, apa yang bisa kami lakukan agar bos bahagia??" tanya seorang mata-matanya itu agar membuat Mike tenang.


   


    "Kalian cukup diam saat ini," pungkas Mike dengan nada yang kuat.


      Mereka pun akhirnya takut dan tidak bersuara lagi. Sepertinya Mike benar-benar menyimpan dendam amarah yang begitu besar kepada lelaki yang terbaring di rumah sakit tersebut yang mengaku sebagai suami dari Sofiya.


      Para anak buahnya itu sepertinya bisa menebak tingkah laku Mike yang seperti itu, pasalnya awal mereka pergi Mike begitu mengkhawatirkan wanita yang mereka cari hari ini.


     Namun setelah bos mereka tahu, bahwa wanita yang mereka cari-cari tersebut sudah bersuami tingkah laku Mike berubah menjadi pemarah dan pendendam.


     Nafas Mike begitu terdengar kuat hembusannya. Sepertinya amarah itu benar-benar ingin dia ledakan sekarang.


     "Lihat saja nanti, jika hari ini lelaki brengsek itu tidak membayar nya, aku akan tuntut dia dan memasukkannya ke dalam penjara!!" ucap Mike berbicara sendiri.


    "Dia akan membusuk disana!!" ucap nya lagi dengan nada keras dan tangannya yang mengepal.


     Wajah putih Pak Mike berubah menjadi merah padam. Dia benar-benar terlihat seperti singa kelaparan saat ini yang akan menerkam mangsanya.


       "Sofiya kamu tidak akan pernah bisa lolos dariku, lihat saja nanti Sofiya!!" ucap nya lagi sambil menahan gigi gerahamnya karena geram.


     Sofiya membuat Pak Mike menjadi kecewa, dan kini Pak Mike akan menunjukkan karakter seseorang yang dibuat kecewa oleh seorang wanita. Pak Mike tidak mahu Sofiya jatuh ketangan siapa pun itu.


*******


  

__ADS_1


      


__ADS_2