ZAID & SOFIYA

ZAID & SOFIYA
RENCANA JAHAT BU LARAS DAN ANAKNYA


__ADS_3

Tadi malam mereka berhasil memulai percintaan yang begitu hot, mungkin pagi ini Zaid sangat lelah, dan bangun begitu manja, padahal subuh-subuh tadi meraka melakukan sholat subuh bersama.


       Sofiyapun mencoba mendekat kearah suaminya, Sofiyatidak ingin menimbulkan keributan karena apa yang di lihatnya barusan kepada Santi.


     Santi yang mencoba mendekati suaminya itu, Sofiyatahu dan masih menyimpan tentang itu sendiri.


     Sofiyatidak ingin menambah beban pikiran Zaid lagi, dan masalah ini Sofiyapikir tidak akan pernah terjadi lagi, Santi tidak akan berani bertindak seperti ini untuk yang kedua kalinya, pikir Aliqa.


     "Sayang..gak apa-apa kok," ucap Sofiyamulai membuka suaranya.


     "yasudah Kanda cuci muka dulu gih, biar seger.  Dinda udah masak sarapan pagi, cepetan ibu nungguin tuh di bawah," ucap Aliqa.


      Sofiyasangat handal menutupi apa yang dia lihat, dia hanya membujuk Zaid agar cepat mencuci muka dan segera sarapan, sebelum sholat subuh Zaid sudah mandi lalu tidur kembali.


       "Iya..iya dehh, Kanda nurut aja, entar kalau enggak nurut, gak dapat kayak tadi malam... hahaha," sahut suaminya.


     Sofiyayang mendengar perkataan suaminya itu, menjadi tersipu-sipu malu, Mereka bercinta sangatlah panas tadi malam, sampailah pagi ini Zaid tidak bisa melupakan percintaan mereka.


    Yang terjadi tadi malam, Zaid segera menuju kamar mandi untuk mencuci muka nya dan Zaid meminta Sofiyamenunggu dirinya sampai selesai mencuci muka.


    "Sayang....udah belom lama banget!!"  Sofiyaberteriak dari luar kamar mandi.


   "Iyaaa..Dindaa, udah kok. Yaudah ayok kita turun, udah lapar nih," ucap Zaid.


      Zaid menggandeng tangan istrinya, Bu Laras yang melihat tangan Sofiyadi gandeng oleh tangan Zaid membuat Bu Laras merasa iri. Apalagi bu Laras merasa anaknya telah di permalukan oleh Sofiyadi depan Zaid barusan.


       Santi mengadukan apa yang baru terjadi  kepada dirinya itu, dengan Bu Laras. Santi membuat buat cerita, bahwa dirinya telah dipermalukan Sofiyadi depan Zaid.


      Bu Laras yang mendengar itu sangatlah menyimpan dendam kepada Sofiyasaat ini, sekarang pula Bu Laras pun mempunyai rencana jahat untuk membuat Sofiyabercerai dengan Zaid nantinya.


 


      Bu Laras ingin membuat Santi akan dinikahi oleh Zaid dan Sofiyaakan dibuang oleh Zaid dengan begitu saja.


    Dan Laras ingin ibu mertua Sofiyatidak menyukai Sofiya nantinya, semua rencana itu akan dimulai dari hari ini, itulah sumpah Laras oleh dirinya sendiri dan Santi.

__ADS_1


 


      Ketika mereka sedang bersama makan dalam satu meja, Sofiyapun menceritakan perkenalan singkatnya dengan teman barunya.


       yang iya baru temui saat berada berbelanja di tukang pasar keliling, Sofiyasangat senang mengenal orang baru tersebut, ketika Sofiyamenceritakan orang tersebut seketika perasaan Zaid berubah menjadi curiga.


      "Sayang, apa kamu semua yang masak makanan ini??" tanya Zaid tersenyum hangat kepada istrinya.


     "Enggak kok, Bi Sumi juga ikut membantu memasak makanan ini semua," jawab Aliqa.


     "Iya..Bi sumi tadi bilang ke ibu, kamu ikut berbelanja di tukang sayur kelilingkan??" ucap ibucsedikit bertanya.


      Ibu senang melihat menantunya itu, ikut bersosialisasi di lingkungan rumah mereka itu menandakan Sofiyaseorang yang rendah diri dan tidak sombong.


        "Oh iya Bu, Tadi juga waktu aku beli sayur, aku menemukan teman baru!" ucapnya


       "Temana baru, siapa??"  tanya Zaid begitu sangat penasaran, siapa teman baru yan dimaksud istrinya itu.


 "Iya..Kanda, namanya IRa, dan ternyata teman baruku itu sama-sama orang yang baru menempati kota ini."


     "Teman baruku ini juga sudah menikah dan mempunyai seorang anak," tambah Sofiyalagi menjelaskan tentang perkenalan dengan orang baru itu.


      Zaid selalu memberikan pesan kepada istrinya agar selalu hati-hati. Karena dia takut terjadi apa-apa kepada istri yang begitu dia sayangi tersebut.


      "Iya Sayang, terima kasih ya, selalu ngingatin Dinda," balasnya 


        Ibu mertuanya yang melihat kedua anak dan menantunya itu, sangat bahagia karena anak dan menantunya sangatlah hangat dan harmonis dalam menjalani rumah tangga.


     Dan ibu pun berharap agar mereka selalu seperti itu, damai dan selalu menjadi keluarga yang bahagia, dan ibu juga berharap agar segera bisa menimang cucu dari anak dan menantunya itu.


      "Sayang..Kanda mau sualin Dinda," ucap Suaminya itu.


     Zaid membuat tinggakah yang tidak pernah di pikirkan Sofiyasebelum ini. Tingkahnya menjadi lebih manja saat ini.


    Dia yang dahulu terkenal dengan kutub utara itu, sekarang mencair luluh di pelukan seorang Sofia Mutia.

__ADS_1


     Sofia Sering menyebut Zaid suami seperti malaikat. Karena kesabaran Zaid yang tidak pernah habis untuknya, jadi Sofiya Membuat julukan itu untuk suaminya itu.


     "Yasudah, Kanda mahu makan yang mana??" tanya Aliq pula.


      "Yang ini sayang," ucap Zaid.


     Ada emoat pasang mata melirik mereka dengan dendam dan penuh rencana jahat. Kebahagiaan ini tidak akan di biarkan lama oleh empat bola mata yang terlihat menimbulkan api kebecian itu.


    Siapa lagi, kalau bukan Bu Laras dan Santi anak gadisnya itu. Mereka sangat membenci Sofiya Mulai dari hari ini, dan mereka berjanji akan membuat Sofiya dan Zaid bercerai-berai.


     "Lihat saja nanti!!" ucap Santi.


     "Kamu tenang saja nak, ibu akan membantumu!!" ucap Ibu nya lagi.


    "Aku ingin dengam segera Bu," ucap Santi.


     "Sabar,wanita itu sangat mudah untuk kita musnahkan,” ucap Bu Laras.


  


      Dia memang ingin memusnahkan Aliqa. Impian dua anak beranak ini menjadi orang kaya dan nyonya di rumah Zaid tersebut.


     Selain itu wajah tampan Zaid membuat Santi sulit melupakan wajah itu. Santi benar-benae jatuh cinta kepada Zaid Fahlevi yaitu suami dari SofiyaMutia.


       Cinta memang boleh, namun sebaiknya cinta yang benar itu, adalah cinta yang tidak saking menyakiti sesama manusia, apalagi harus menyingkirkan seseorang.


     Itu sudah jelas cinta yang salah. Cinta sejati hanya datang dari hati, bukan dari pandangan atau pun dari sudut keduniaan lainnya.


     Kadang, orang mencintai karena sebab. Karena sebab juga orang jatuh cinta. Namun yang harus kalian ketahui, cinta sebenar-benarnya cinta datang tanpa bersebab.


       Cinta itu tumbuh seperti cendawan, dimana ia ingin tumbuh dia pasti tumbuh. Ada juga yang mengatakan, cinta itu seperti hujan, tidak tahu jatuhnya dimana dan entak kapan. Ya! itu lah cinta.


       Namun tujuan santi ini salah, dia mencintai suami orang, bahkan kadar cintanya begitu lemah, dia melihat cinta dari sudut pandang rupa dan harta.


     Seseorang yang kurang iman juga bisa mudah terkena godaan setan, Santi merupakan salah satunya. Dia dipenuhi iri dan dengki. Sifatnya merusak rumah tangga orang lain. 

__ADS_1


     Sifat perusak hanya dimiliki setan dan iblis saja, jika manusia mempunyai sifat itu, sudah bisa dipastikan dia pengikut makhluk tersebut.


*******


__ADS_2