
lnjt.
akhirnya Reyhan mengerti maksud perkataan Edward waktu itu, dia benar benar merasa lalai atas Alex dan Alice. bahkan dia sudah mendapatkan peringatan dari Edward tapi dia masih saja tidak bisa mencegah mimpi buruk itu.
Reyhan pun berusaha memikirkan sebuah alasan agar Alex dan Alice merasa tenang dan tidak menelepon Gishella atau pun Edward untuk beberapa waktu kedepan.
rumah sakit.
Reyhan memasuki ruangan VVIP tempat Alice di rawat. di sana, Alex tampak sedang menyuapi Alice makan malam. Reyhan memasuki ruangan dengan tersenyum.
"gimn keadaan Lo sekarang lice?" tnya Reyhan sambil meletakkan tas berisi pakaian milik Alex dan Alice. Reyhan duduk di sofa.
"lebih bang, oh iya Lo dh makan bg?" tnya Alice
"udh, gw dh makan tadi sebelum kesini" ujr Reyhan.
"tadi gw dh nelpon Edward sesuai permintaan Lo Lex." ujr Reyhan
"trs. bg Ed sama yg lain gimn?" tnya Alex
"mereka baik baik aj, sekarang mereka lagi pergi ke pulau Jeju buat rapat gitu kata nya" ujr Reyhan.
"mereka sekarang lagi sibuk banget, jdi klo misal nya kalian nelpon atau chat mereka trs mereka gk balas . maklum aj lah" ujr Reyhan
"iya bg, gw ngerti." ujr Alex. Alice hanya mengangguk.
Reyhan merasa sedikit lega.
...
"btw, gimn keadaan Aiden? Lo udh dapet kabar terbaru?" tnya Reyhan lagi.
"dia udh sadar tapi dia masih perlu banyak istirahat jdi dia belum bisa di jenguk dulu" jwb Alex.
"mungkin bsk pagi kita baru boleh jenguk dia" ujr Alex lagi.
"owh gitu, syukur lah " ujr Reyhan.
...
skip
hari hari berlalu, keadaan Alice dan Aiden perlahan mulai pulih, hubungan mereka berdua pun semakin akrab.
...
back to Korea.
pov Gishella.
Gishella selalu menyempatkan diri untuk mengunjungi Edward yang masih terbaring koma di ruang rawat nya. di setiap hari nya, Gishella selalu berdoa agar Edward bisa segera sadar.
...
tak terasa setahun berlalu, Edward masih belum sadarkan diri dari koma nya.
Gishella dan Erick terus berusaha untuk bersabar dan mengupayakan semua hal yang mungkin bisa membuat Edward segera sadar.
__ADS_1
Gishella juga sudah memberitahukan segala ke Reyhan beberapa waktu lalu, tapi Gishella memohon pada Reyhan agar tidak memberitahu Alice dan Alex hingga Gishella merasa siap dan Gishella sendiri lah yang memberitahu mereka berdua. Reyhan mengerti kondisi Gishella saat ini dan dia pun setuju untuk menutupi semua dari Alex dan Alice.
...
suatu malam.
Gishella pulang dari kantor nya, dia lalu menuju rumah sakit untuk menjenguk Edward.
menjelang tengah malam, Gishella baru tiba di Rumah Sakit. Gishella berjalan memasuki lorong dan menuju ruang rawat Edward.
ruang rawat Edward.
Gishella masuk dan menutup pintu, lalu Gishella meletakkan tas nya di sofa dan duduk di sebelah Edward.
Gishella mengengggam tangan kiri Edward dan berdoa untuk kesembuhan Edward.
...
"bang, Lo gk capek apa tidur terus?" tnya Gishella sambil menggenggam erat tangan Edward. "Lo gk kangen apa sama gw?" tnya Gishella. "sama Erick, sama Alice trs Alex juga" ujr Gishella
"kami kangen banget sama Lo , bang. apa lagi gw" ujr Gishella
"gw kangen denger ocehan Lo, gw kangen sama masakan Lo, gw kangen di manja sama Lo ,inti nya gw kangen banget sama Lo, bang." ujr Gishella
"gw harap Lo bisa cepet sadar bg, gw kesepian. gw butuh elo." ujr Gishella
"rasa kosong semenjak Lo sakit kyk gini. hati gw rasa sakit liat Lo terbaring disini."ujr Gishella
"gw sama Erick mulai putus asa bang, kami terus aj berbohong satu sama lain. kami berdua selalu berusaha tegar di depan satu sama lain tapi nyata gw sama Erick sama rapuh nya." lnjt Gishella
"demi gw, demi Erick sama demi Alex dan Alice juga " ujr Gishella
"gw harap cepet sadar " ujr nya sambil membaringkan kepalanya di tepi ranjang dan tetap mengengggam tangan Edward.
...
pagi hari.
Gishella terbangun karna terganggu dengan sesuatu. Gishella membuka mata nya. Gishella terkejut melihat Edward yang sudah sadar dan mu tersenyum ke arah nya.
Gishella masih belum mempercayai apa yang di lihat nya, Gishella pun menampar pipi nya sendiri.
"akh" pekik nya sambil mengusap pipi nya
"klo ini bukan mimpi berarti..." ujr Gishella senang, Gishella langsung memeluk Edward. Edward memeluk Gishella dengan penuh kasih sayang.
"akhirnya Lo sadar juga bg, gw kangen banget sama Lo" ujr Gishella sambil memeluk Edward dengan erat.
"gw harus bangun, demi elo dan yang lain" ujr Edward mengelus rambut Gishella.
"apa pun itu, gw bersyukur banget Lo udh sadar sekarang" ujr Gishella melepaskan pelukannya. Gishella duduk di kursi nya dan menatap wajah Edward.
"ada apa?" tnya Edward
"ngk ad, btw kapan Lo bangun bang?" tnya Gishella
"kemarin sore, trs semalem pas Lo datang gw denger semua nya" ujr Edward
__ADS_1
"yak! Lo kok gk bilang klo Lo udh sadar?" tnya Gishella sambil memukul lengan Edward.
"ya maaf, gw pikir Erick dh ngasih tau elo" ujr Edward berdalih
"Erick? emg nya dia juga dh tau?" tnya Gishella
"udh, kemarin pas gw sadar dia ada disini" ujr Edward.
"owh gitu" ujr Gishella berusaha tenang.
"awas aj Lo Rick"gerutu Gishella dalam hati.
...
keadaan Edward perlahan mulai pulih, beberapa hari kemudian Edward pun di perbolehkan untuk pulang ke rumah.
...
sore hari.
Erick membantu Gishella merapikan barang barang Edward yang ada di ruang rawat nya, setelah mereka pun pulang ke Mansion.
setiba di Mansion, Erick berkata pada Gishella dan Edward bahwa dia harus pergi karna ada hal yang harus dia urus. Edward pun membiarkan dia pergi.
Gishella membantu Edward berjalan menuju kamar nya.
kamar Edward.
kedua masuk ke dalam kamar itu, Gishella membantu Edward untuk duduk di tepi ranjang lalu Gishella meletakkan tas Edward di atas sofa dan mulai memilah beberapa obat obat yang harus Edward konsumsi selama masa pemulihan.
"bg ini obat nya gw taruh di meja, gw mau turun bentar ngisi teko" ujr Gishella, Edward hanya mengangguk.
Gishella pergi dapur dan mengisi air di teko lalu kembali ke kamar Edward.
...
Gishella masuk ke dalam kamar Edward, lalu Gishella meletakkan teko itu di atas meja.
"bentar lagi waktu nya makan malam, Lo mau makan apa bg?" tnya Gishella.
"nanti aj, sekarang Lo temenin gw dulu." ujr Edward sambil menarik tangan Gishella.
Gishella duduk di ranjang Edward, lalu Edward pun berbaring di pangkuan Gishella. Gishella hanya menatap Edward dengan bingung, tapi Edward hanya tersenyum ke arah nya.
"El Lo inget gk dulu....." ujr Edward.
.
.
.
.
.
end
__ADS_1